2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu sistem budidaya intensif dengan memanfaatkan lahan terbatas yang banyak diterapkan saat ini adalah dengan menggunakan kolam terpal baik secara konvensional maupun bioflok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mengukur dan membandingkan tingkat pertumbuhan ikan nila antara sistem bioflok dan sistem konvensional. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan pengukuran pertumbuhan SGR, pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SR dan FCR yang dihitung menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian pada perlakuan 1 konvensioal dan perlakuan 2 bioflok dengan masing-masing 3 ulangan yang menunjukkan bahwa bioflok memiliki nilai SGR yang terbaik yaitu 1,6%. Pertumbuhan bobot mutlak yang terbaik perlakuan 2 bioflok dengan penambahan bobot lebih cepat pada setiap ulangan yang mencapai rata-rata bobot 23 gram pada akhir penelitian. Panjang mutlak yang terbaik pada sistem bioflok dengan nilai 3,1 cm. Nilai SR tertinggi mencapai 99,5% pada bioflok. FCR terbaik dengan nilai 1%. Kualitas air pada bioflok yang meliputi suhu, pH, DO, dan amonia dalam kondisi optimal untuk pemeliharaan ikan nila. Kesimpulannya adalah sistem bioflok memiliki potensi lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan ikan nila dibandingkan dengan sistem konvensional.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nindi Riski Ananda. 2024. Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023/2024. Komunikasi interpersonal pada mahasiswa ini menjadi sangat penting karena dalam bergaul dengan teman sebayanya mahasiswa sering dihadapkan dengan hal-hal yang membuatnya harus mampu menyatakan pendapat pribadinya tanpa disertai emosi, marah atau sikap kasar, bahkan mahasiswa harus mencoba menetralisasi keadaan apabila terjadi suatu konflik. Metode penelitianya adalah Survey, populasi dan sampel adalah mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data menggunakan Angket dan analisis data dengan presentase. Berdasarkan hasil, maka diperoleh dari angket yang terdiri dari 42 item pernyataan dengan 4 alternatif jawaban. Dari hasil analisis data, secara keseluruah terdapat pada kategori tinggi, dengan presentase 32,81% yang berada pada interval 179-217. Artinya komunikasi dikalangan mahasiswa merupakan suatu kebutuhan yang kuat. Karena dalam berkomunikasi terdapat keinginan untuk mempunyai banyak teman, membangun hubungan antar teman yang lebih baik, menjadikan seseorang harus memiliki penerimaan diri yang baik agar tercipta suatu hubungan yang baik dan sehat
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Belajar di SMA Negeri 1 Tarakan. Upaya guru bimbingan dan konseling adalah suatu usaha atau tindakan yang dilakukan guru bimbingan dan konseling untuk mencegah dan memecahkan suatu permasalahan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling sebanyak 2 (dua) guru yang berada di SMA Negeri 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok kepada peserta didik dan membawa perubahan baik dirinya, hingga tujuan dari penelitian ini tercapai, yaitu untuk membantu peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan memiliki peran sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Ada beberapa faktor yang memiliki pengaruh besar yang mengakibatkan rendahnya kemampuan berpikir kreatif yaitu dengan penggunaan model pembelajaran yang tidak sesuai dan tidak menarik, salah satu upaya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu melalui model pembelajaran. Pembelajaran kreatif model Treffinger ini dapat membantu peserta didik dalam memecahkan masalah, membantu dalam menguasai konsep – konsep materi yang diajarkan, serta memberikan kepada peserta didik untuk menunjukkan potensi – potensi kemampuan yang dimilikinya termasuk kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Pretest – Posttest non equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini ialah peserta didik pada kelas VIII 3 dan VIII 4 SMP Negeri 4 Tarakan sebanyak 64 peserta didik dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa Observasi, Tes Soal dan Dokumentasi. Untuk mengukur pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik, data dianalisis menggunakan uji Normalitas, uji Homogenitas, uji N-Gain dan uji Independent Sample T-test. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan berpikir kreatif antara kelas kontrol yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Treffinger. Berpikir kreatif peserta didik pada kelas eksperimen (model Treffinger) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (model konvensional). Hal ini diketahui dari hasil uji Independet Sample T-Test yang signifikan yaitu sebesar 0,000 ≤ 0,05.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gaya belajar dan media pembelajaran merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran, oleh karena itu keduanya harus menjadi perhatian bagi tenaga pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah gaya belajar dan media pembelajaran multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 pada pembelajaran biologi. Metode penenlitian yang digunakan adalah Quasi Ekperiment dengan desain The Non-Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Sebatik kelas XI Tahun Ajaran 2023/2024 dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 72 siswa yang diambil dengan Teknik Sampling Purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner gaya belajar, tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis statistk inferensial dengan bantuan apalikasi SPSS 26. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan analisis kovarian, diperoleh (1) nilai P-value gaya belajar = 0,621, hasil tersebut jika dibandingkan dengan nilai signifilamsi 0,005 maka 0,621 > 0,05. (2) nilai P-value media pembelajaran = 0,016 maka 0,016 0,05. dan (3) nilai P- value interaksi antara gaya belajar dan media pembelajaran = 0,514 maka 0,514 > 0,05. Hipotesis dari penelitian ini (1) tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar post-test berdasarkan gaya belajar mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. (2) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar post-test berdasarkan penggunaan media pembelajaran mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. (3) tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar post-test berdasarkan interaksi gaya belajar dan penggunaan media pembelajaran mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini media pembelajaran berkontribusi terhadap hasil belajar biologi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Terjadi kasus bullying verbal yang dilakukan oleh siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Bunyu Provinsi Kalimantan Utara, Adapun bentuk bullying yang terjadi adalah mengejek teman sebaya dengan sebutan nama orang tua, melakukan penghinaan fisik dan membeda-bedakan teman berdasarkan tingkatan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab bullying verbal siswa kelas VII di SMPN 2 Bunyu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dua orang siswa dan satu Guru BK. Melaui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisi data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor penyebab bullying verbal terdiri dari tiga diantaranya, (1) faktor keluarga yaitu kurangnya pengawasan orang tua terhadap siswa, sikap keras yang ditunjukkan orangtua seperti cepat marah dan tidak ada ruang kompromi, serta kurangnya perhatian orang tua terhadap anak; (2) faktor pergaulan atau kelompok sebaya terjadi karena adanya interaksi meniru dan mendapatkan hasutan dari teman-teman; (3) faktor media sosial seperti instagram, tiktok, whatsapp, dan facebook memiliki andil yang besar karena penyalahgunaan seperti menonton konten kekerasan yang viral sampai membuat video yang sama, dan membaca dan mengetik komentar negatif. Kata Kunci: bullying verbal, faktor penyebab
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pretest- posttest control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah. Penarikan sampel menggunakan teknik cluster Random Sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu rata-rata dan simpangan baku dan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas untuk data awal dan uji hipotesis menggunakan uji statistik independen sampel t-test. Hasil analisis deskriptif menunjukan rata-rata nilai pretest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai pretest dikelas kontrol yaitu sebesar 59,87 pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol sebesar 52,87. Sedangkan nilai posttest pada kelas eksperimen yaitu 79,93, sedangkan pada kelas kontrol yaitu 65,33. Berdasarkan hasil analisis uji independent sampel t-test dengan taraf signifikan 5% (α=0,05). Dengan demikian H_0 ditolak dan H_1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R & D (Research and Development) dengan menghasilkan suatu produk berupa media bimbingan dan konseling dalam bahaya perilaku merokok bagi siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja di SMA Negeri 1 Nunukan yang teruji secara teoritis dengan memenuhi kriteria kelayakan produk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari angket hasil uji validasi ahli berupa data ordinal. Penilaian ini kemudian diintepretasikan untuk mengetahui besarnya tingkat validitas produk yang telah dibuat oleh peneliti. Sedangkan data kualitatif didapatkan dari hasil saran dan masukan dari para ahli ketika validasi produk. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menurut Borg dan Gall yang terdiri dari 10 langkah, akan tetapi pada penelitian ini hanya dilakukan 5 langkah sampai dengan revisi desain ahli validasi. Untuk mengetahui akseptabilitas produk maka dilakukan uji ahli validasi ahli media, validasi ahli materi, uji validasi dan ahli bahasa. Instrumen penelitian ini berupa angket yang digunakan untuk mengetahui akseptabilitas produk. Adapun hasil penilaiannya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari uji validasi menunjukkan bahwa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja memenuhi kriteria yang sesuai dengan aspek kelayakan penelitian. Skor yang diperoleh dari hasil validasi uji ahli materi (92%) yang artinya ‘sangat layak”, validasi uji ahli media(84%) yang artinya ‘sangat layak”dan uji ahli bahasa (84%) yang artinya ‘sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa media animasi bahaya merokok ini sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan revisi sewaktu-waktu.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Penegakan Restorative Justice Sebagai Pengganti Hukuman Punitif Terhadap Pengguna Narkoba Secara Ilegal Menurut Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restorative Justice. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Bagaimanakah penerapan Restorative Justice pada pengguna Narkoba secara ilegal dan Apakah tujuan keadilan restoratif dapat tercapai bagi pengguna Narkoba dengan penerapan Perpol Nomor 8 Tahun 2021. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Restorative Justice dalam perkara narkotika bisa dilakukan selama dapat dikategorikan sebagai pecandu, penyalahguna, korban penyalahgunaan, ketergantungan narkotika, & narkotika pemakaian satu hari sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian, Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 01/PB/MA/111/2014, Nomor 03 Tahun 2014, Nomor 11 Tahun 2014, Nomor 03 Tahun 2014, Nomor Per005 /A/JA/03/2014, Nomor 1 Tahun 2014, Nomor Perber/01/111/2014/BNN tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi. Selanjutnya Keadilan Restorative Justice dalam tindak pidana narkotika berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 dapat tercapai jika memenuhi syarat: 1) Orang tua/wali/penjamin yang membuat pernyataan pertanggungan berobat jalan; 2) Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Penempatan Penyalahgunaan, Korban Penyalahguna dan Pecandu Narkotika kedalam Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial; 3) Tidak terlibat dalam jaringan narkotika; 4) Urine positif; 5) Status jelas (PNS / Pegawai) ditanggung institusi; 6) Bukan residivis (tidak terlibat Tindak pidana narkotika) dalam kurun waktu 5 tahun terakhir; 7) Posisi hukum dalam peran peristiwa tindak pidana narkotika; 8) Pelaku terkategori anak sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak Pasal 5,6 dan 7 Tentang Diversi yang didukung dengan beberapa syarat tambahan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penjatuhan hukuman disiplin pada prinsipnya merupakan pembinaan terhadap ASN agar yang bersangkutan memiliki rasa penyesalan dan tidak mengulangi serta memperbaiki di kemudian hari. Sayangnya, penegakan hukuman disiplin maupun sanksi administratif tersebut seringkali tidak ditegakkan sendiri oleh pimpinan pada instansi bersangkutan. Penjatuhan Hukuman Disiplin dan Sanksi Administratif bagi ASN sangat bergantung pada komitmen pimpinan. Aparatur Sipil Negara harus memiliki etos kerja yang baik, tidak hanya sekedar melaksanakan tugas pokok dan fungsi Aparatur Sipil Negara juga harus menjalankan kode etik yang sudah disumpahkan. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum normatif yakni penelitian pada asasnya merupakan penelitian doktrinal atau penelitian hukum teoretis. Bahwa hukuman disiplin pegawai terhadap aparatur sipil negara pemerintah daerah Kabupaten Malinau adalah jenis hukuman disiplin ringan terdiri dari: teguran lisan; teguran tertulis; dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Jenis hukuman disiplin sedang terdiri dari: penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun; penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun; dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun. Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari: penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun; pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah; pembebasan dari jabatan; pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS; dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS. Bahwa upaya hukum preventif dan represif disiplin pegawai terhadap aparatur sipil negara pemerintah daerah Kabupaten Malinau adalah pengawasan secara langsung yang dilakukan di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau selain apel pagi juga melalui kunjungan/inspeksi mendadak serta mengecek langsung. Mengecek langsung ini tidak hanya melihat namun bisa didengar melalui udara atau lewat telepon. Sedangkan pengawasan yang dilakukan secara tidak langsung, biasanya dilakukan secara rutin, berkala dan mendadak.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kewenangan Camat dalam pengawasan pengelolaan dana desa untuk mewujudkan good governance di Kabupaten Malinau dan kewenangan Camat dalam pengawasan pengelolaan dana desa di Kabupaten Malinau sudah sesuai dengan prinsip good governance. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-Undangan (Statute aPeraturan Pemerintahroach) dan pendekatan konseptual (conceptual aPeraturan Pemerintahroach). Hasil penelitian menunjukkan, Pengaturan Camat Dalam Mewujudkan Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 112 dan sebagaimana yang telah diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 44 menyebutkan bahwa pemerintah provinsi wajib membina dan mengawasi pemberian dan penyaluran Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah dari kabupaten/kota kepada desa dan pelaksanaan pengelolaan keuangan desa. Kemudian berkaitan dengan peran pemerintah kecamatan dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan administrasi desa untuk mewujudkan Good Governance, camat melakukan pembinaan terhadap perangkat desa tentang: 1) Tata cara penyusunan administrasi desa; 2). Proses pengelolaan keuangan; 3). Petunjuk teknis yang dilaksanakan di desa; 4). Pembinaan penyelenggaraan pemerintah desa; 5). Memfasilitasi penyusunan administrasi desa. Dalam melaksanakan kewenangan pengawasan Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Malinau, Camat sudah menerapkan prinsip-prinsip Good Governance (Akuntabilitas, Transparansi, dan Partisipasi), Namun upaya kecamatan menciptakan tata pegelolaan dana desa dalam menciptakan Good Governance menemukan beberapa hambatan yaitu; kurangnya kualitas sumber daya manusia dan kurang adanya komunikasi merupakan faktor penghambat dalam melaksanakan pengelolaan APBDes.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat didalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Nunukan. Jenis penelitian ini adalah jenis peneltian kualitatif deskriptif. Metode peneltian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, Mengidentifikasi, Mengklasifikasi, Mendeskripsikan, dan Menyimpulkan. Sumber data penelitian adalah hasil pencatatan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalama Hasil penelitian ini didapatkan 34 data menujukan bahwa didalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Nunukan terdapat nilai material, nilai vital , nilai kerohanian terbagi menjadi 3 yaitu : nilai kebenaran, nilai keindahan , nilai moral dan nilai religius. Nilai material yang terkandung dalam cerita yaitu masyarakat telah mengenal bercocol tanam. Nilai vital yang terkandung dalam cerita yaitu pancing yang digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan ikan, nilai beneraran yang terdapat dalam cerita Yupai semaring ia terkenal sebagai manusia sakti, nilai keindahan yang terdapat dalam cerita yaitu orang-orang yang mengagumi kecantikan paras istri ibataol. Nilai moral yang terdapat dalam cerita yaitu ibataol yang melanggar janji. Nilai religius yang terkandung dalam cerita yaitu masyarakat yang secara serentak menerima agama kristen.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitain ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai nasionalisme di Kelas IIIA SDN 024 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SDN 024 Tarakan pada tahun ajaran 2022/2023. Terdapat tiga fokus dalam penelitian ini adalah rela berkorban, cinta tanah air, dan sikap persatuan dan kesatuan. Subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas IIIA. Analisis data model Miles dan Huberman terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi nilai nasionalisme dalam pembelajaran telah dilaksanakan di kelas IIIA SDN 024 Tarakan yang meliputi: a) dalam nilai rela berkorban, guru mengajarkan kepada peserta didik agar saling membantu ketika ada teman yang kesusahan. b) dalam nilai cinta tanah, dimana guru dan peserta didik telah menggunakan bahasa indonesia dengan baik. c) dalam nilai persatuan dan kesatuan, Peserta didik menunjukkan kekompakan saat mengerjakan tugas kelompok bersama peserta didik lainnya dan saling toleransi dengan bermain tanpa memandang suku, ras, dan agama. Saran dalam penelitian ini adalah bagi guru agar lebih bersemangat dalam meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai nasionalisme di antara peserta didik selama proses belajar-mengajar di sekolah. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi yang mendalam tentang nilai-nilai nasionalisme dan memberikan contoh konkret yang mengilustrasikan pentingnya rela berkorban, cinta tanah air, sikap persatuan dan kesatuan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan minat baca siswa dengan hadirnya gerakan literasi sekolah di SMP Negeri 5 Tarakan serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat gerakan literasi sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah dan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 270 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa minat membaca dengan gerakan literasi sekolah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa minat membaca dengan gerakan literasi sekolah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan berada pada kategori rendah. Terdapat lima kelas yang berada pada kategori rendah yaitu kelas C. dengan persentase 94% dan frekuensi 29, kelas D dengan persentase 84% dan frekuensi 26, kelas E dengan persentase 69% dan frekuensi 20, kelas F dengan persentase 66% dan a frekuensi 21, dan kelas H dengan persentase 76% dan frekuensi 22. Sedangkan kelas dengan kategori tinggi terdapat empat kelas, yaitu kelas A dengan persentase 90% dan frekuensi 28, kelas B dengan persentase 90% dan frekuensi 28, kelas B dengan persentase 90% dan frekuensi 28. persentase 93% dan frekuensi 26, kelas G dengan persentase 75% dan frekuensi 21, serta kelas I dengan persentase 87% dan frekuensi 26. Terdapat beberapa faktor penghambat dan pendukung. Faktor penghambatnya adalah rendahnya minat membaca siswa, ruang perpustakaan yang kurang tertata, dan fasilitas sekolah yang kurang memadai. Sedangkan faktor pendukung memberikan motivasi kepada siswa dan menanamkan pada siswa kecintaan membaca dan kegiatan seni pertunjukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa minat membaca dengan gerakan literasi kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan masih tergolong rendah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Prinsip kebebasan hakim merupakan bagian dari kekuasaan kehakiman. Kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hakim adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh undang• undang untuk mengadili. Hakim di dalam menjalankan tugas dan fungsinya wajib menjaga kemandirian peradilan. Tindak pidana tertentu yang bersifat extraordinary seperti tindak pidana korupsi, terorisme, tindak pidana narkotika, tindak pidana pencucian uang, perdagangan orang maupun tindak pidana lainnya yang bersifat terorganisir, telah menimbulkan masalah dan ancaman yang serius terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat sehingga meruntuhkan lembaga serta nilai• nilai demokrasi, etika dan keadilan serta membahayakan pembangunan berkelanjutan dan supremasi hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisa independensi putusan hakim dalam sistem peradilan pidana dan faktor yang mempengaruhi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang meringankan Bharada Richard Eliezer. Penelitian ini menerapkanjenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi peristiwa hukum yaitu putusan PN Jakarta Selatan 798/PID.B/2022/PN JKT.SEL dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Berdasarkan basil analisa hukum mengenai kekuasaan kehakiman yang merdeka adalah ketika hakim menghadapi persoalan hukum wajib bebas, tidak memihak, tidak terikat, tidak ada tekanan dari siapa pun baik dari kekuasaan legislatif, eksekutif, yudikatif maupun masyarakat itu sendiri. Hakim dan hakim konstitusi wajib menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Sehingga keadilan yang hendak dicapai dalam mengambil putusan adalah keadilan yang bersifat social justice atau moral justice. Berdasarkan putusan PN Jakarta Selatan 798/PID.B/2022/PN JKT.SEL sebagai faktor yang meringankan yaitu meringankan meliputi: inisiatif untuk menjadi justice collaborator, bersikap sopan di persidangan, belum pemah dihukum, umur yang masih muda sehingga diharapkan dapat memperbaiki kesalahannya, menyesali perbuatan dan mengatakan tidak akan mengulanginya kembali, dan keluarga korban telah memaafkan. Menurut hakim, Richard bukanlah pelaku utama, melainkan eksekutor dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua. Kata Kunci: tindak pidana pembunuhan, deelneming, justice col1aborator, independensi hakim, bharada richard eliezer pudihang lumiu.
2024 · Book ·
Spons merupakan organisme laut memiliki sifat yang unik dan memiliki manfaat yang baik dibidang industri, mulai dari industri pangan, farmasi, hingga detergen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas enzim dari bakteri simbion spons Clathria sp sebagai kandidat penghasil enzim bioindustri. Penumbuhan bakteri dari simbion spons Clathria sp pada media selektif yang ditambahkan substrat susu skim, CMC (Carboxy Methyl Cellulose), tributirin dan amilum pati dilakukan untuk melihat potensi bakteri yang mampu menghasilkan enzim protease, selulase, lipase dan amilase melalui proses hidrolisis. Dengan pengukuran zona bening dan diameter koloni, telah diperoleh isolat yang memiliki aktivitas enzim tertinggi pada masing-masing bakteri antara lain Proteolitik isolat BSC10 (2.49), Selulolitik isolat BSC10 (3.83), Lipolitik BSC10 (3.89) dan Amilolitik BSC02 (2.63). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat terbaik tersebut termasuk kategori kuat dalam menghasilkan ezim dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut khususnya dalam bidang bioindustri.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Spons merupakan organisme laut memiliki sifat yang unik dan memiliki manfaat yang baik dibidang industri, mulai dari industri pangan, farmasi, hingga detergen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas enzim dari bakteri simbion spons Clathria sp sebagai kandidat penghasil enzim bioindustri. Penumbuhan bakteri dari simbion spons Clathria sp pada media selektif yang ditambahkan substrat susu skim, CMC (Carboxy Methyl Cellulose), tributirin dan amilum pati dilakukan untuk melihat potensi bakteri yang mampu menghasilkan enzim protease, selulase, lipase dan amilase melalui proses hidrolisis. Dengan pengukuran zona bening dan diameter koloni, telah diperoleh isolat yang memiliki aktivitas enzim tertinggi pada masing-masing bakteri antara lain Proteolitik isolat BSC10 (2.49), Selulolitik isolat BSC10 (3.83), Lipolitik BSC10 (3.89) dan Amilolitik BSC02 (2.63). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat terbaik tersebut termasuk kategori kuat dalam menghasilkan ezim dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut khususnya dalam bidang bioindustri.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ilham Maulana, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan di SMA N 2 Tarakan kelas XII Bahasa. Kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkahlaku dan perbuatan siswa yang secara sadar melakukan aktifitas di sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan, adapaun upaya preventif yang dilakukan terkait dengan tindakan pengendalian untuk mencegah ketidakdisiplinan, dan upaya kuratif terkait tindakan yang dilakukan guru BK setelah pelanggaran kedisiplinan terjadi, serta tindakan berupa pemberian sanksi kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya, subjek primer yang datanya akan diambil adalah guru BK yang dipilih berdasarkan subjek yang mewakili, sedangkan untuk subjek sekundernya diambil secara non-random yaitu wali kelas yang banyak terlibat dalam proses kegiatan yang guru BK lakukan dan siswa kelas XII yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kedisiplinan. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru BK telah berperan dengan melakukan pemberian layanan bimbingan klasikal konseling kelompok dan konseling individu kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. setelah pemberian layanan guru BK melakukan pendampingan kepada siswa dengan kurun waktu yang tidak terbatas dalam bentuk pemantauan dan pengawasan.