Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: surgical
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Budaya Organisasi yang Berhubungan dengan Penerapan Surgical Safety checklist (SSC) di Kamar Operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

2023•

Kamar operasi merupakan bagian paling sering memiliki masalah dalam keselamatan pasien. Kesalahan yang terjadi di ruang operasi akan berimbas pada terjadinya komplikasi, kecacatan ataupun ancaman jiwa. Penggunaan surgical safety checklist yang merupakan salah satu prosedur keselamatan pasien di kamar operasi. Penerapan surgical safety checklist di kamar operasi bisa dipengaruhi banyak faktor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor budaya organisasi yang berhubungan dalam penerapan surgical safety checklist di kamar operasi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan desain penelitian menggunakan metode survey dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel yang dgunakan adalah total sampling sebanyak 56 orang responden di kamar operasi RSUD dr. H Jusuf SK Tarakan. Variabel independennya adalah budaya organisasi meliputi komunikasi, pelatihan dan pengembangan, pengambilan risiko, pengambilan keputusan, praktik manajemen, reward dan kerja sama. Variabel dependennya adalah penerapan surgical safety checklist. Data penelitian diperoleh dengan cara menggunakan kuesioner dan hasilnya diolah dengan aplikasi pengolahan data statistik dengan analisis kendall’s tau-b. Hasil peneltian untuk variabel budaya organisasi hanya pada komunikasi yang berhubungan dengan penerapan surgical safety checklist surgical safety checklist dengan nilai sig 2 tailed 0,05, sedangkan yang lainya nilai sig 2 tailed > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan. Untuk penerapan surgical safety checklist sebagian besar sudah sangat patuh dengan nilai persentase penerapan 58,9%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENJALANKAN SOP SURGICAL SAFETY CHECKLIST DI KAMAR OPERASI BEDAH SENTRAL DAN EMERGENCY RSUD dr. H. JUSUF S.K

2023•

Kamar operasi atau ruang pembedahan menjadi ruangan yang berpotensi menimbulkan masalah yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Hal ini menjadi masalah serius jika budaya kesalamatan pasien masih rendah yang diterapkan di rumah sakit. Penerapan prinsip keselamatan pasien di kamar bedah dikenal dengan Surgical safety checklist (SSC), ini merupakan sebuah daftar periksa untuk memberikan pembedahan yang aman dan berkualitas pada pasien, Organisasi kesehatan dunia atau world health organization (WHO) menetapkan bahwa SSC merupakan alat komunikasi yang praktis dan dibuat sederhana untuk memastikan keselamatan pasien dalam pra operatif, intraoperative dan paska operatif agar menurunkan tingkat komplikasi dan kematian karena tindakan pembedahan, jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskritif kualitatif dengan menggunakan pendekatan metode cross x sectional, dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa 26% sangat patuh menjalankan SOP SSC, 74% perawat bekerja lebih 5 tahun di kamar bedah, 66% perawat menjalankan tanggungjawab dengan baik, 84% perawat mengatakan mendapatkan dukungan pimpinan, 62% dalam menjalankan SOP SSC dan 62% perawat mengatakan mendapatkan supervisi pimpinan dalam pelaksanaan SOP SSC.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KASUS PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RUANG OPERASI CITO/EMERGENCY RSUD dr. H. JUSUF. SK SEBAGAI RUMAH SAKIT RUJUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan operasi cito merupakan pelayanan yang dilaksanakan pada pasien yang memerlukan tindakan operasi segera yang dapat mengancam nyawa. Pelayanan operasi cito erat kaitannya dengan isu patient safety, dimana isu ini merupakan salah satu manajemen mutu pelayanan yang harus integratif dengan unsur manajemen risiko dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggali gambaran penerapan patient safety di Ruang Operasi Cito/Emergency RSUD dr. H. Jusuf. SK. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 10 partisipan. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik Braun and Clark. Hasil wawancara partisipan didapatkan lima tema yang mengambarkan penerapan keselamatan pasien yaitu (1) mempersiapkan pasien sebelum operasi; (2) prioritas keselamatan pasien; (3) manajemen waktu operasi yang belum efektif; (4) surgical safety checklist menjadi prosedur wajib dalam penerapan patient safety dan (5) efektivitas komunikasi dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan keselamatan pasien di ruang operasi cito/emergency telah berjalan namun masih belum dilaksanakan secara optimal sehingga perlu dilakukan perbaikan terutama dalam manajemen waktu operasi cito, kedisiplinan dalam pengisian checklist serta penguatan komunikasi terutama dalam handover SBAR

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail