ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh konsumen terhadap Perumda Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan, serta bentuk perlindungan hukum bagi pihak Perumda atas pelanggaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Perumda Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pihak Perumda Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh konsumen terhadap Perumda Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan terdiri atas tujuh bentuk utama, yaitu: menimbun meter air tanpa izin petugas, menjual air tanpa izin petugas, memindahkan lokasi meter air tanpa izin, merusak jaringan pipa dan menghilangkan meter air, melakukan penyambungan kembali secara ilegal setelah pemutusan, menggunakan pompa hisap langsung dari pipa tanpa izin, serta menunggak pembayaran. Sementara itu, bentuk perlindungan hukum bagi Perumda Air Minum Tirta Alam Kota Tarakan dilaksanakan melalui penerapan kontrak Surat Permohonan Langganan, pengawasan berkala, sosialisasi, dan pendekatan persuasif, serta tindakan represif berupa penjatuhan sanksi administratif, sanksi denda, dan sanksi polisional yang terukur dengan mengedepankan mekanisme musyawarah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelayanan publik pada Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 93 responden, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,156 dan signifikansi 0,002. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 4,958 dan signifikansi 0,000. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,799 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,522 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja mampu menjelaskan kepuasan kerja sebesar 52,2 persen, sedangkan 47,8 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui kepemimpinan yang konsisten, disiplin kerja yang jelas dan adil, serta motivasi kerja melalui apresiasi dan peluang pengembangan diri.