Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: losses
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rugi-rugi pada Transformator Daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem tenaga listrik merupakan salah satu tenaga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, perkantoran, industri, dan lain sebagainya. Transformator merupakan suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari suatu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Ketidakseimbangan beban yang terjadi pada tiap-tiap fasa (fasa R, fasa S dan fasa T) ini menyebabkan arus beban berubah-ubah maka rugi-rugi juga berubah. Semakin besar ketidakseimbangan beban suatu transformator maka arus yang mengalir pada fasa netral juga semakin besar sehingga rugi daya yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Pada penelitian ini terfokus melakukan analisa pada transformator daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau untuk mengetahui rugi-rugi daya dan penyebab rugi-rugi daya pada arus netral. Dari hasil perhitungan analisa data yang diketahui bahwa transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari maupun di waktu malam hari dikarenakan masih memenuhi syarat standar IEEE. Diketahui juga waktu beban puncak terjadi pada malam hari dimana presentase pembebanannya adalah 50,24% lebih besar daripada presentase pembebanan dipagi harinya adalah 40,57%. Kemudian didapatkan perhitungan arus netral yaitu pada pagi hari 207,225 Adan pada malam hari 256,757 Adan arus yang mengalir pada penghantar netral yaitu pada pagi hari 25,97144 kW dan pada malam hari 39, 87093 kW.Adapun transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari 1,8% dan malam hari 1,81% yang dimana masih memenuhi syarat standar IEEE yaitu masih dibawah dari 5%. Rugi-rugi daya (P_losses ) yang terjadi pada transformator akan semakin besar apabila arus yang mengalir dipenghantar netral transformator semakin besar begitupun sebaliknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Aliran Daya Sistem Jaringan Transmisi 150 kV Provinsi KALTIMRA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyaluran Energi listrik dalam jumlah besar pada sistem tenaga biasanya dilakukan melalui saluran tegangan tinggi. Guna memastikan penyediaan energi listrik yang berkelanjutan dan berkualitas bagi pelanggan. Namun keadaan dilapangan energi yang disalurkan kepada masyarakat tidak sesuai dengan yang diharapkan. Studi aliran daya diperlukan untuk menetapkan kondisi operasi sistem tenaga dalam keadaan tunak. Tujuan dilakukan studi aliran daya adalah agar dapat menetapkan sudut tegangan, magnitudo tegangan, daya aktif dan daya reaktif pada saluran sistem tenaga listrik, serta losses yang muncul pada sistem tenaga. Studi aliran daya juga perlu dilakukan saat jaringan trasnmisi diperluas, tujuannya untuk memastikan bahwa sistem beroperasi dengan efisien, meminimalkan rugi daya, dan mempertahankan stabilitas serta keandalan operasi. Metode yang digunakan dalam menganalisis aliran daya adalah metode Newton-Raphson yang terdapat dalam program DIgSILENT PowerFactory. Sistem kelistrikan di Provinsi Kalimantan Timur terdiri atas sistem interkoneksi 150 kV Kalseltengtim (sistem 150 kV barito dan sistem 150 kV Mahakam) yang terinterkoneksi pada tahun 2018 melalui SUTT 150 kV Kuaro-Petung. Total kapasitas pembangkit sebesar 625,77 MW dan 565,72 MVAR dengan total daya beban yang dilayani pada sistem ini sebesar 620,93 MW dan 465,70 MVAR. Untuk losses pada sistem jaringan transmisi 150 kV Kaltimra sebesar 4,84 MW dan 100,02 MVAR.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penyeimbangan beban transformator distribusi pada BKR 43 di PT. PLN (persero) ULP Nunukan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semakin pesatnya peningkatan beban di masyarakat maka semakin besar juga potensi terjadinya ketidakseimbangnya beban, sehingga akan memicu terjadinya overlood, losses, bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada gardu dan trafo. Dampak dari beban tidak seimbang tersebut justru akan merugikan kedua belah pihak. Penyeimbangan beban dilakukaan di trafo distribusi pada gardu BKR 43 yang bertempat di PT. PLN (persero) ULP Nunukan. Metode yang dingunakan dengan cara menganalisa ketidakseimbangan beban setiap fasa, selanjutnya data hasil pengukuran dianalisis melalui perhitungan ketidakseimbangan beban stiap fasanya. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh keseimbangan beban pada beban dasar yaitu jurusan A=1,3%, B=2,67%, D=2,67% dan untuk arus netral pada penghantar netral di peroleh N=2,01 A. kemudian keseimbangan beban pada beban puncak yaitu jurusan A=0,33%, B=1%, D=8% dan untuk arus netral pada penghantar netral di peroleh N=6,83 A.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pembebanan Transformator Distribusi 3 Fasa Pada Feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan

2022•

.Seiring pesatnya pembangunan infrastruktur di daerah Kabupaten Nunukan diberbagai bidang maka perlu adanya sebuah sarana dan prasarana yang mendukung proses pembangunan terutama dalam hal sumber tenaga listrik. Dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik, pembebanan yang seimbang antar fasa diperlukan untuk pemerataan beban sehingga meminimalkan perubahan yang diakibatkan oleh beban penuh. Pada penelitian ini penulis melakukan studi untuk transformator distribusi yang terdapat pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan untuk mengetahui pembebanan yang terjadi pada transformator distribusi 3 fasa dan pembebanan yang sesuai dengan jumlah pelanggan pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan. Dari keseluruhan data transformator yang ada pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan ada 7 transformator yang pada malam dan siang hari memenuhi syarat standar IEEE, 2 transformator yang pada malam hari memenuhi syarat standar IEEE namun pada siang hari tidak memenuhi syarat standar IEEE, 2 transformator yang pada siang hari memenuhi syarat standar IEEE namun pada malam hari tidak memenuhi syarat standar IEEE, dan 3 transformator yang pada malam dan siang hari tidak memenuhi syarat standar IEEE. Kemudian untuk transformator TNM 104 telah inactive dan dimutasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail