ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH COUNTRY OF ORIGIN DAN BRAND FAMILIARITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE ASAL CHINA DENGAN PERSEPSI KUALITAS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan) Selviana Kharisma Putri Dr. Syahran, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh country of origin, brand familiarity, persepsi kualitas pada keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan metode survei penelitian kuantitatif dan data yang dikumpulkan berupa kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik purposive sampling dengan total 280 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang pernah dan yang sedang menggunakan smartphone asal China. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan Software LISREL versi 8.80. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa country of origin tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, brand familiarity dan persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, country of origin berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kualitas, dan country of origin berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan persepsi kualitas sebagai variabel mediasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENILAIAN SIGNIFIKAN INDEK TUMBUHAN OBAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DESA P A KEMUT KECAMATAN KRAYAN BARAT KABUPATEN NUNUKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI KONTEN BIOLOGI Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk megetahui nilai indek tumbuhan obat Suku Dayak Lundayeh Desa Pa Kemut dan potesinya sebagai konten Biologi, ada pun dalam mentukan nilai indek ada 7 cara atau kriteria menurut Pioreni (2001) yakni : (QI) Quotation index atau indek kutipan, (AI) Availability index yaitu ketersedian indek¸(FUI) Frequency of use index adalah indek frekuensi indek penggunaan, (PUI) Part used index yaitu indek bagian yang digunakan, (MFFI) Multi functional food use index yaitu indek penggunaan multi fungsi, (TSAI) Taste score appreciation index yaitu indek apresiasi skor rasa, (FMRI) Food medicinal role index adalah indek peran obat dalam makanan. Hasil atau data diambil oleh peneliti melaluai wawacara dan angket kepada 30 responden yang berasal dari Desa Pa Kemut yang megetahui Jenis Tumbuhan obat yang berkhasiat dapat menyembuhkan dengan hasil terdapat 30 jenis tumbuahn obat yang terdiri dari 20 famili yakni: Zingiboraceae terdiri dari 3 jenis tumbuhan, Asteraceae terdiri dari 2 tumbuhan, Solonaceae terdiri dari 2 jenis tumbuhan, serta Orehidoreceae, Iridaceae, Cucurbitaceae, Rubiceae, Thymelaceae, Simaropaceae, Pondanaceae, Fabaceae, Manaceae, Annouaceae, Arecaceae, Meliaceae, Xanthorrhueaceae, Araceae, Myrtaceae, dan Napehthaceae dan terdapat 3 jenis tumbuhan yang tidak diketahui nama familinya yakni tumbuhan temabar, temawar dan akar beling. Pada nilai indek terdapat satu famili tumbuhan obat memilki nilai indek tertinggi yaitu myrtaceae dari jenis Psidium guajava dengan nilai indek yaitu 237,6 dan ada juga terdapat nilai indek terendah menurut perhitugan megunakan 7 kriteria yakni dari famili Thymelaeceae dari spesies Phaleria macrocarpa dengan nilai indek yakni 66
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas media Kartu Bergambar Famili Asteraceae berdasarkan penilaian tim ahli dan mengetahui respon siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research and development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, evaluation). Subjek penelitian ini siswa kelas VII menggunakan skala kecil berjumlah 7 orang siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Objek uji coba yang diteliti adalah kelayakan kualitas media Kartu Bergambar Famili Asteraceae. Hasil penelitian Kartu Bergambar Famili Asteraceae pada materi klasifikasi mahkluk hidup kelas VII SMP, memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 86% kategori sangat layak, ahli media 88% kategori sangat layak , ahli praktisi (Guru IPA) sebesar 82% kategori layak dan respon siswa sebesar 87% kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut media Kartu Bergambar sangat layak digunakan sebagai media alternatif pembelajaran bagi siswa kelas VII.