Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tindak Pidana Penganiayaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Pasal 55 KUHP Dalam Putusan Perkara Pidana Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN Jkt.Sel

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pemidanaan dalam perkara tindak pidana penganiayaan serta menganalisis pertimbangan hakim dalam menerapkan unsur keturutsertaan pada Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN Jkt.Sel. Metode penelitian yang diterapkan berupa penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Data yang digunakan mencakup sumber hukum primer, sekunder, serta bahan non-hukum, yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan Pasal 355 ayat (1) jo Pasal 55 KUHP terhadap Anak AGH tidak tepat karena menempatkan yang bersangkutan seolah pelaku utama “medepleger” padahal tidak terdapat bukti adanya kerjasama sadar maupun tindakan pelaksanaan tindak pidana. Peran AGH Lebih sesuai diklasifikasikan sebagai pembantu “medeplichtige” Berdasarkan ketentuan Pasal 56 KUHP, yang menempatkannya hanya sebagai pihak yang mendukung, bukan pelaku utama. Perbedaan penerapan pasal ini berdampak pada ancaman pidana dan stigma sosial dengan. Selain itu, penggunaan KUHP semata dalam kasus anak tidak sejalan dengan prinsip lex specialis derogat legi generali, karena mengabaikan ketentuan khusus dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Putusan yang menjatuhkan pidana penjara pada AG bertentangan dengan prinsip Keputusan terbaik bagi anak dan asas ultimum remedium, mengingat perampasan kemerdekaan terhadap anak seharusnya menjadi upaya terakhir, Oleh karena itu hakim seharusnya lebih mengedepankan pendekatan perlindungan anak dalam menjatuhkan putusan, dengan tetap menjaga independensi dan objektivitas peradilan agar pertimbangan hukum tidak terpengaruh oleh dinamika opini publik terhadap suatu perkara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Mahasiswa Baru Dalam Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Di Universitas Borneo Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan kriminologi terhadap tindak pidana penganiayaan mahasiswa baru dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagai mahasiswa baru di Universitas Borneo Tarakan yang menjadi faktor penyebab seseorang melakukan tindak penganiayaan terhadap mahasiswa baru. Serta upaya pencegahan dan penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana penganiayaan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu, dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode dideskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap mahasiswa baru. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap mahasiswa baru dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru, faktor tersebut, yakni tradisi, doktrin, seorang pelaku yang menjadi korban, lingkungan keluarga, dan unjuk senior atau dinamika senior. Peran universitas dalam pencegahan dan penanggulangan merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak penganiayaan terhadap mahasiswa baru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail