Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Termoelektrik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kinerja Alat Uji Pendingin Berbasis Termoelektrik Menggunakan Box Berbahan Styrofoam dan Plastik

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan kinerja alat uji pendingin berbasis termoelektrik dengan menggunalan box berbahan styrofoam dan plastik. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengoperasikan cooler box selama 60 menit menggunakan beban air mineral sebanyak 1000 ml. parameter yang diukur meliputi tegangan, arus, temperatur udara, dan temperatur beban air. Hasil penelitian menunjukan bahwa cooler box berbahan styrofoam dengan lima modul termoelektrik memiliki nilai Coefficient of Performance (COP) sebesar 0,034 dengan daya input 176 Watt. Sementara itu, cooler box yang berbahan plastik dengan empat modul termoelektrik menghasilkan Coefficient of Performance (COP) sebesar 0,099 dengan daya input 88 Watt. Perbedaan ini menunjukan bahwa material plastik memiliki kemampuan isolasi termal yang lebih baik, sehingga mampu menghasilkan pendingin yang lebih efektif dengan konsumsi energi lebih rendah. Dengan demikian, penggunaan box berbahan plastik lebih unggul dibandingkan styrofoam dan layak dipertimbangkan untuk aplikasi pendingin portabel berbasis termoelektrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Modifikasi Box Pendingin Termoelektrik Menggunakan Box Berbahan Plastik

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di era teknologi yang terus berkembang, sistem pendingin menjadi komponen penting dalam berbagai aplikasi, mulai dari penyimpanan makanan hingga transportasi obat-obatan. Salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan sistem kompresi uap adalah sistem pendingin termoelektrik. Namun, desain dan material yang digunakan pada box pendingin termoelektrik masih memiliki keterbatasan, terutama dalam hal isolasi termal dan ketahanan terhadap kelembaban. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi box pendingin termoelektrik dari bahan kayu menjadi bahan plastik guna meningkatkan efisiensi pendinginan. Modifikasi dilakukan dengan mengganti material box menggunakan plastik jenis Polypropylene (PP) yang memiliki sifat ringan, tahan terhadap kelembaban, dan daya isolasi termal yang baik. Box plastik ini dirancang dengan lapisan tambahan berupa busa Expanded Polystyrene (EPS) untuk meningkatkan performa pendinginan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan untuk membandingkan efisiensi sistem sebelum dan setelah modifikasi dengan mengukur suhu, daya input, serta Coefficient of Performance (COP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah modifikasi, suhu dalam box dapat mencapai 17,62°C dibandingkan dengan 19,65°C sebelum modifikasi. Selain itu, daya input berkurang dari 176 Watt menjadi 99 Watt, dan nilai COP meningkat dari 0,03 menjadi 0,06, yang menunjukkan peningkatan efisiensi pendinginan secara signifikan. Dengan demikian, penggunaan material plastik terbukti mampu meningkatkan performa pendinginan serta efisiensi energi pada sistem pendingin termoelektrik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam desain sistem pendingin yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Performa Alat Uji Mesin Pendingin Berbasis Termoelektrik Menggunakan Box Berbahan Plastik

2025•

Sistem pendingin coolerbox merupakan sistem pendingin yang memanfaatkan efek Peltier dari modul termoelektrik sebagai alternatif dari sistem pendingin konvensional berbasis kompresor dan refrigeran Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa alat uji mesin pendingin berbasis termoelektrik yang menggunakan box berbahan plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian eksperimentas dimana variabelnya adalah variasi beban air mineral dan durasi pendinginan selama 60 menit. Parameter yang diukur meliputi temperatur udara dalam box, temperatur beban, arus, dan tegangan, kemudian digunakan untuk menghitung nilai Coefficient of Performance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coefficient of Performance terendah diperoleh pada beban 500 ml dengan nilai 0,036 dan nilai tertinggi diperoleh pada beban 1000 ml dengan nilai 0,067. Coefficient of Performance cenderung menurun seiring lamanya durasi pendinginan dan peningkatan beban di atas kapasitas optimal. Kapasitas optimal sistem pendingin tercapai pada beban 1000 ml, sementara efisiensi sistem masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan sistem pendingin konvensional

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun box pendingin minuman berkapasitas 5 liter yang dilengkapi dengan sistem termoelektrik dan tenaga Surya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Alat pendingin portable adalah sebuah alat yang digunakan untuk menyimpan minuman agar suhu tetap dalam keadaan dingin. Alat pendingin portable ditempatkan disamping box pendingin dimana fungsi umum dari dalam box tersebut adalah sebagai tempat untuk menyimpan minuman. Digunakan sebagai tempat alat pendingin portable, samping box tersebut dilengkapi dengan sistem pendingin dengan menggunakan termoelektrik sebanyak 5 termoelektrik sebagai sistem pendinginnya. Rancang bangun box pendingin minuman berkapasitas lima liter yang dilengkapi dengan sistem termoelektrik dan tenaga surya sistem pendingin bertujuan untuk meningkatkan fungsi sistem pendingin agar mencapai suhu sebesar 15℃ pada alat pendingin yang digunakan untuk mendinginkan kapasitas beban sebesar 5 liter. Pada saat pengujian dengan kapasitas beban lima liter botol air ukuran 500 ml telah dicapai suhu dalam ruang 23,3℃ dan membutuhkan daya listrik 130 Watt. Kata kunci: Temoelektrik, Tenaga surya, Alat pendingin

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian potensi sistem pembangkit daya termoelektrik sebagai perangkat konversi energi panas menjadi energi listrik

2022•

Krisis Energi Menjadi Ancaman Nyata Bagi Seluruh Negara Di Dunia. Penyebabnya Adalah Laju Kebutuhan Energi Listrik Yang Tidak Diimbangi Dengan Ketersediaan Sumber Daya Energi Listrik, Yang Semakin Merosok Seiring Berjalannya Waktu. Untuk Mengatas Hal Tersebut, Diperlukan Alternatif Sumber Daya Energi Baru Terbarukan Yang Berkelanjutan, Dan Juga Dapat Diperbaharui Dengan Memanfaatkan Energi Matahari, Tenaga Air, Tenaga Angin, Biogas, Dan Panas Bumi. Penelitian Ini Akan Melakukan Kajian Terhadap Potensi Sistem Pembangkit Daya Termoelektrik Sebagai Perangkat Konversi Energi Panas Menjadi Listrik, Yang Memiliki Potensi Cukup Dalam Membangkitkan Energi Listrik. Dengan Menggunakan 8 Modul TEG 12706 Dirangkai Seri, Mampu Menghasilkan Tegangan 447 MV Yang Merupakan Tegangan Maksimal Yang Dihasilkan Oleh Perangkat Konversi Energi Panas Menjadi Listrik, Dengan Perbedaan Temperatur 54,5 ℃. Selain Itu Dengan Perbedaan Temperatur Rata-Rata 27,6 ℃, Maka Diperlukan 78 Buah Modul TEG Untuk Mencapai Tegangan 5 VDC. Perangkat Ini Juga Dapat Menjadi Solusi Permasalahan Banyaknya Limbah Plastik, Karena Adanya Perangkat Konversi Ini, Pembakaran Plastik Bisa Dilakukan Tanpa Perlu Khawatir Pencemaran Udara, Dan Panas Yang Dihasilkan Dapat Dimanfaatkan Menjadi Energi Listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail