Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR HAYATI

5 karya publik ditemukan.

2025: 22023: 22022: 1

Evaluasi Kinerja Alat Uji Pendingin Berbasis Termoelektrik Menggunakan Box Berbahan Styrofoam dan Plastik

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan kinerja alat uji pendingin berbasis termoelektrik dengan menggunalan box berbahan styrofoam dan plastik. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengoperasikan cooler box selama 60 menit menggunakan beban air mineral sebanyak 1000 ml. parameter yang diukur meliputi tegangan, arus, temperatur udara, dan temperatur beban air. Hasil penelitian menunjukan bahwa cooler box berbahan styrofoam dengan lima modul termoelektrik memiliki nilai Coefficient of Performance (COP) sebesar 0,034 dengan daya input 176 Watt. Sementara itu, cooler box yang berbahan plastik dengan empat modul termoelektrik menghasilkan Coefficient of Performance (COP) sebesar 0,099 dengan daya input 88 Watt. Perbedaan ini menunjukan bahwa material plastik memiliki kemampuan isolasi termal yang lebih baik, sehingga mampu menghasilkan pendingin yang lebih efektif dengan konsumsi energi lebih rendah. Dengan demikian, penggunaan box berbahan plastik lebih unggul dibandingkan styrofoam dan layak dipertimbangkan untuk aplikasi pendingin portabel berbasis termoelektrik.

PENYERAPAN KUNING TELUR PADA LARVA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepenus) DENGAN MENGGUNAKAN PAKAN TEPUNG KUNYIT DAN HORMON TIROKSIN

2023 · Book ·

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Ikan jenis ini sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia, dan merupakan salah satu sumber penghasilan yang potensial di kalangan pembudidaya ikan. Metode yang dapat digunakan adalah dengan modifikasi pakan. Pakan dapat dimodifikasi dengan memberikan komponen tertentu yang dapat mempercepat proses pembentukan vitellogenin atau bakal kuning telur di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kualitas larva yang dihasilkan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui penyerapan kuning telur pada larva ikan lele (Clarias gariepenus) dengan menggunakan pakan tepung kunyit dan hormon tiroksin. Penelitian terdiri dari empat perlakuan, yaitu perlakuan kontrol,penambahan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan, penambahan tiroksin 0,1 g/kg pakan, penambahan tiroksin 0, 1 gram dan kunyit 4,8 g/ kg pakan. Parameter yang diamati adalah penyerapan kuning telur, panjang larva, kelansungan hidup (SR) larva ikan serta beberapa parameter kualitas air seperti Suhu dan pH. Hasil Penelitian terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan yang menunjukkan penyerapan kuning telur bertahan hingga hari ke 5, dan panjang larva berukuran 7,35 mm, dan kelangsungan hidup (SR) 85%. Sedangkan untuk kualitas suhu berkisaran 27°C -29°C, pH berkisaran 6 - 7. Dari semua hasil parameter yang diukur menunjukkan bahwa dengan pemberian tepung kunyit dengan dosis 4,8 g/kg pada pakan mampu meningkatkan penyerapan kuning telur ikan serta meningkatkan kualitas larva ikan lele.

PENYERAPAN KUNING TELUR PADA LARVA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepenus) DENGAN MENGGUNAKAN PAKAN TEPUNG KUNYIT DAN HORMON TIROKSIN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Ikan jenis ini sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia, dan merupakan salah satu sumber penghasilan yang potensial di kalangan pembudidaya ikan. Metode yang dapat digunakan adalah dengan modifikasi pakan. Pakan dapat dimodifikasi dengan memberikan komponen tertentu yang dapat mempercepat proses pembentukan vitellogenin atau bakal kuning telur di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kualitas larva yang dihasilkan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui penyerapan kuning telur pada larva ikan lele (Clarias gariepenus) dengan menggunakan pakan tepung kunyit dan hormon tiroksin. Penelitian terdiri dari empat perlakuan, yaitu perlakuan kontrol,penambahan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan, penambahan tiroksin 0,1 g/kg pakan, penambahan tiroksin 0, 1 gram dan kunyit 4,8 g/ kg pakan. Parameter yang diamati adalah penyerapan kuning telur, panjang larva, kelansungan hidup (SR) larva ikan serta beberapa parameter kualitas air seperti Suhu dan pH. Hasil Penelitian terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan yang menunjukkan penyerapan kuning telur bertahan hingga hari ke 5, dan panjang larva berukuran 7,35 mm, dan kelangsungan hidup (SR) 85%. Sedangkan untuk kualitas suhu berkisaran 27°C -29°C, pH berkisaran 6 - 7. Dari semua hasil parameter yang diukur menunjukkan bahwa dengan pemberian tepung kunyit dengan dosis 4,8 g/kg pada pakan mampu meningkatkan penyerapan kuning telur ikan serta meningkatkan kualitas larva ikan lele.

Pemupukan terpadu organik dan anorganik pada budidaya tanaman kacang panjang

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Integrated fertilization is an alternative to increase soil and plant productivity on marginal lands. The integrated fertilization principle is to combine and apply inorganic and organic fertilizers simultaneously, aiming to add nutrients into the soil and improve soil propoerties. This study aimed to determine the composition of integrated organic and inorganic fertilizers for the best growth and yield of asparagus bean. This experimental research was carried out in the field using a randomized block design (RAK), consisting of the following seven treatments: T0 (Without fertilizer), T1 (Chicken manure fertilizer), T2 (Shrimp waste), T3 (Chicken manure+urea+TSP+KCL), T4 (Cicken manure+phonska), T5 (Shrimp waste fertilizer+Urea+TSP+KCL) and T6 (Shrimp waste fertilizer+phonska). The parameters observed were plant height, stem diameter, flowering age, pod length, and pod weight. The data obtained were analyzed using an F test, and for data influenced by the treatment were then tested at BNT level 5%. The results showed that the application of integrated organic and inorganic fertilizers treatment only affected plant height at 2 WAP and pod length, while no effect was found in any other parameters. Despite statistically no significant effect, in general, integrated inorganic and organic fertilization with shrimp waste+urea+TSP+KCL (T5) presented the best asparagus bean pod weight compared to the other treatments with a value of 143.7 gr. Keyword: integrated fertilization, phonska, shrimp waste