ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususnya di lingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V-A melalui tata tertib di SDN 006 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
PERAN GURU DALAM PENANAMAN KEDISPLINAN SISWA KELAS V MELALUI TATA TERTIB SEKOLAH DI SD NEGERI 004 MALINAU UTARA Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan siswa sebagai salah satu indikator keberhasilan pendidikan karakter di sekolah dasar. Kedisiplinan mencerminkan sikap, tanggung jawab, dan pengendalian diri siswa yang perlu dibentuk sejak dini melalui penerapan tata tertib sekolah. Guru memegang peran sentral dalam proses ini, khususnya sebagai pendidik dan pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam penanaman kedisiplinan siswa kelas V melalui tata tertib sekolah di SD Negeri 004 Malinau Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai pendidik berperan dalam membuat perencanaan terkait tata tertib, menerapkan aturan secara konsisten, membekali siswa dengan pemahaman tentang disiplin, serta menjadi teladan dalam kehadiran, ketepatan waktu, dan kerapian. Sementara itu, guru sebagai pembimbing berperan memberikan contoh menaati peraturan, membimbing dalam pelaksanaan ibadah, serta menilai kepatuhan siswa terhadap peraturan sekolah. Tingkat kedisiplinan siswa tercermin dalam empat indikator: (1) ketaatan terhadap tata tertib sekolah, (2) ketaatan terhadap kegiatan sekolah, (3) ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran, dan (4) ketaatan dalam mengerjakan tugas di rumah. Kesimpulannya, peran guru sebagai pendidik dan pembimbing secara terpadu mampu membentuk kebiasaan disiplin pada siswa, yang berdampak positif pada iklim belajar dan karakter siswa di sekolah.