Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tanah marginal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MACAM PEMBENAH TANAH ORGANIK SEBAGAI PENDUKUNG PHONSKA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Strurt.)

2026•

Abstrak Pemberian bahan pembenah tanah menjadi tindakan penting dalam memperbaiki kualitas fisik, kimia dan hayati tanah pada lahan sub-optimal baik kering maupun basah, baik pembenah tanah alami maupun sintetik. Penggunaan pembenah tanah sebagai pendamping pupuk kimia guna memperbaiki sifat fisik tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh berbagai jenis pembenah tanah organik sebagai pendukung pupuk Phonska terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Strurt.). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari enam perlakuan yaitu kontrol (P0), Phonska tunggal (P1), Phonska + limbah udang (P2), Phonska + kotoran sapi (P3), Phonska + kotoran ayam (P4) dan Phonska + arang sekam padi (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi Phonska dengan pembenah tanah organik memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan Phonska + kotoran ayam (P4) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman dan jumlah daun dengan nilain masing-masing 193,108 cm dan 12,542 helai. Pemberian Phonska + limbah udang (P2) memberikan hasil terbaik pada komponen hasil dengan rerata jumlah tongkol terbanyak (14,750 buah) dan berat kering berangkasan tertinggi (222,083 g). Sinergi antara pupuk anorganik dan pembenah organik terbukti efektif meningkatkan produktivitas jagung manis di lahan marginal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"PENGARUH MACAM-MACAM AMANDMENT ORGANIK TERHADAP PERBAIKAN SIFAT KIMIA TANAH MARGINAL"

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan umum pada pengelolaan tanah marginal adalah tingkat kesuburannya yang rendah, antara lain kemasaman tanah rendah (pH 4,5), dan kejenuhan Al yang tinggi, serta kandungan hara yang rendah. Upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah marginal adalah menaikan pH tanah, karbon organik dan menurunkan kelarutan Al-dd melalui pemberian pembenah tanah organik seperti kotoran hewan, limbah tanaman, dan biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan bahan organik pembenah tanah dan lama inkubasi terhadap perbaikan sifat kimia tanah marginal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu : 1) Macam pembenah organik (A), terdiri dari 3 taraf: A0 = kontrol; A1 = kotoran hewan; A2 = limbah tanaman; A3 = biochar; 2) Faktor lama inkubasi (W) yang terdiri dari 3 taraf: W1 = 0 minggu; W2 = 3 minggu; W3 = 6 minggu. Parameter yang diamati yaitu pH, Karbon, Al-dd tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar mampu meningkatkan pH, karbon organik tanah, serta mampu menurunkan kandungan Al-dd tanah. Aplikasi biochar (A3) yang diinkubasi selama 6 minggu (W3) mampu meningkatkan pH, kandungan karbon organik tanah, dan mampu menurunkan kandungan Al-dd tanah di Kota Tarakan, dengan nilai berturut-turut 5,88; 0,74%; dan 0,275 Cmol(+)/kg.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail