ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to determine the effect of self-instruction technique on the academic resilience of ninth-grade students at SMP Negeri 1 Tarakan. The background of this study is the low academic resilience of students, which is indicated by difficulties in completing assignments, lack of self-confidence, and minimal social support in facing academic pressure. The study used a quantitative experimental method with a Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest design. The subjects consisted of 11 students selected through simple random sampling. Data were collected using a Likert scale of academic resilience and analyzed with a Paired Sample T-Test. The results of the study showed a significant improvement after providing group counseling services using the self-instruction technique. In the pretest, the majority of students were in the low (72.73%) and medium (27.27%) categories. After the posttest, all students (100%) reached the high category, with the average score increasing from 57.18 to 99.00 (t=-24.012; p = 0.000 0.05). From this result, it can be concluded that the self-instruction technique is effective in improving students' academic resilience and can be used as one of the techniques in counseling services.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecemasan adalah gangguan psikiatri yang umum terjadi, terutama pada ibu hamil. Perubahan hormon saat hamil dapat menyebabkan mood swing dan pelepasan kortisol yang berlebihan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Deep breathing (relaksasi nafas dalam) merupakan terapi sederhana yang melibatkan pengaturan pola pernafasan secara perlahan, dengan menahan inspirasi dan menghembuskan nafas perlahan, metode ini efektif untuk mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh dan kecemasan. Adapun teknik relaksasi lainnya yaitu self-Instruction training (SIT) yang merupakan salah satu strategi yang dapat membantu ibu hamil untuk mengganti pemikiran negatif menjadi pemikiran yang positif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan pre dan post intervensi deep breathing dengan teknik self-instruction training melalui media audio. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental one group pretest-posttest, melibatkan 46 ibu hamil di Kecamatan Sebatik Tengah. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil pre-intervensi menunjukkan tingkat kecemasan yang bervariasi, sebanyak 30,4% responden mengalami kecemasan ringan hingga berat sekali. Setelah intervensi, 54,3% responden tidak mengalami kecemasan. Analisis Wilcoxon signed-rank menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari deep breathing dengan teknik self-instruction training melalui media audio terhadap pengurangan kecemasan pada ibu hamil, dengan p value= 0.001 (α 0,05). Kesimpulannya penerapan relaksasi sangat penting untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil, terutama di daerah perbatasan. Intervensi deep breathing dengan teknik self-instruction training ini diharapkan dapat diterapkan di lingkungan puskesmas atau klinik yang sering dikunjungi oleh ibu hamil, agar intervensi ini dapat diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan.