PEMBERIAN MEDIA KOMIK TERHADAP SELF AWARENESS DALAM PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL
Peserta didik di SD Negeri 037 tarakan khususnya di kelas VI menggambarkan perilaku yang mengarah pada pelecehan seperti saling menyentuh area tubuh yang pribadi dan beranggapan bahwa aktivitas tersebut biasa saja atau permainan sehari-hari. Berdasarkan fenomena tersebut, media komik menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran diri peserta didik tentang mengenali anggota tubuh yang pribadi dan bagimana menjaganya, siapa saja yang boleh menyentuh area tersebut, serta apa saja yang termasuk sentuhan aman melalui bimbingan kelompok. Menurut Scott (Dhiena, 2023) komik dapat menggambarkan tindakan kompleks seperti kekerasan terhadap anak dan mampu untuk membuat koneksi sehingga dapat membentuk pemahaman yang lebih lengkap dan mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik terhadap self Awareness dalam pencegahan pelecehan seksual, penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimen dengan jenis one group pre-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel 10 siswa dengan metode pengumpulan data skala Self Awareness. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai signifikan sebesar (0,005 0,05) yang artinya terdapat pengaruh media komik terhadap self awareness dalam pencegahan pelecehan seksual.