2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemampuan representasi spasial merupakan kemampuan siswa yang dapat membentuk, memanipulasi, dan memproses informasi tentang suatu objek dalam ruang tiga dimensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil kemampuan representasi spasial siswa kelas VIII SMP N 10 Tarakan dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi Dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-1, VIII-2, dan VIII-3. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik nonprobability sampling dengan teknik sampling total di mana seluruh populasi merupakan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal bangun ruang sisi datar dan dokumentasi kemudian data dianalisis berdasarkan kemampuan representasi spasial peserta didik indikator kemampuan representasi spasial ada empat yaitu siswa dapat merekayasa gambar dengan menggunakan penambahan persembunyian, penghilangan ataupun pengkaburan terhadap suatu gambar siswa dapat menggabungkan konsep-konsep yang telah ada untuk membangun konsep baru, siswa dapat memisahkan ataupun menamai konsep-konsep yang terbentuk dari konsep-konsep yang lama, dan siswa dapat menyelesaikan proses dari konsep-konsep yang telah dilalui dengan menggunakan bahasa sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi spasial siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar pada kategori sangat tinggi yaitu 20,9%, terdapat 35,2% pada kategori tinggi, terdapat 30,8% yaitu pada kategori rendah dan terdapat 13,2% pada kategori sangat rendah.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan representasi spasial merupakan kemampuan siswa yang dapat membentuk, memanipulasi, dan memproses informasi tentang suatu objek dalam ruang tiga dimensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil kemampuan representasi spasial siswa kelas VIII SMP N 10 Tarakan dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi Dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-1, VIII-2, dan VIII-3. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik nonprobability sampling dengan teknik sampling total di mana seluruh populasi merupakan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal bangun ruang sisi datar dan dokumentasi kemudian data dianalisis berdasarkan kemampuan representasi spasial peserta didik indikator kemampuan representasi spasial ada empat yaitu siswa dapat merekayasa gambar dengan menggunakan penambahan persembunyian, penghilangan ataupun pengkaburan terhadap suatu gambar siswa dapat menggabungkan konsep-konsep yang telah ada untuk membangun konsep baru, siswa dapat memisahkan ataupun menamai konsep-konsep yang terbentuk dari konsep-konsep yang lama, dan siswa dapat menyelesaikan proses dari konsep-konsep yang telah dilalui dengan menggunakan bahasa sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi spasial siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar pada kategori sangat tinggi yaitu 20,9%, terdapat 35,2% pada kategori tinggi, terdapat 30,8% yaitu pada kategori rendah dan terdapat 13,2% pada kategori sangat rendah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Self Awareness merupakan kemampuan diri sendiri melalui evaluasi otentik terhadap kemampuan seseorang, dan mengenali diri sendiri sebagai individu dilingkungannya untuk dapat mengontrol tindakan. Dengan tidak menyadarinya jika yang dia lakukan atau yang di alaminya adalah pelecehan seksual. Maka dari itu, perlu diberikannya layanan bimbingan kelompok, agar peserta didik dapat mengetahui perilaku mana yang tergolong pelecehan seksual. Bimbingan kelompok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan agar siswa dapat mengetahui pelecehan baik verbal maupun non verbal. Media yang digunakan adalah video edukasi dalam video animasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok melalui video edukasi terhadap self awareness pelecehan seksual, penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimen dengan Jenis one group pre-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 353 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel 15 siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan infrensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 26.0. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,001 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok melalui video edukasi terhadap self awareness siswa.
2024 · Thesis ·
Self Awareness merupakan kemampuan diri sendiri melalui evaluasi otentik terhadap kemampuan seseorang, dan mengenali diri sendiri sebagai individu dilingkungannya untuk dapat mengontrol tindakan. Dengan tidak menyadarinya jika yang dia lakukan atau yang di alaminya adalah pelecehan seksual. Maka dari itu, perlu diberikannya layanan bimbingan kelompok, agar peserta didik dapat mengetahui perilaku mana yang tergolong pelecehan seksual. Bimbingan kelompok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan agar siswa dapat mengetahui pelecehan baik verbal maupun non verbal. Media yang digunakan adalah video edukasi dalam video animasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok melalui video edukasi terhadap self awareness pelecehan seksual, penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimen dengan Jenis one group pre-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 353 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel 15 siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan infrensial. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon dengan SPSS versi 26.0. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,001 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok melalui video edukasi terhadap self awareness siswa.