Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Perairan Sungai
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KEBERADAAN MIKROPLASTIK DI SUNGAI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan sampah anorganik berupa plastik dapat membahayakan bagi kehidupan perairan. Plastik dapat terpecah menjadi ukuran mikro yang dikenal dengan mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi keberadaan dan jenis mikroplastik berdasarkan ukuran, bentuk dan warna di Sungai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan di 5 titik lokasi yaitu Sungai Mamburungan, Sungai Bandara, Sungai Sebengkok, Sungai Pasar Batu dan Sungai Jembatan Bongkok. Pengambilan sampel air dilakukan dengan menggunakan plankton net mesh size 25 µm. Pengolahan sampel dilakukan dengan pengeringan sampel menggunakan oven dengan suhu 80˚C selama 24 jam. Setelah itu diberikan larutan H2O2 30% sebanyak 10 ml untuk memisahkan mikroplastik dengan bahan organik, selanjutnya ditutup menggunakan aluminium foil dan diinkubasi di dalam waterbath sampai terlihat bening dengan suhu 80˚C. Selanjutnya sampel disaring menggunakan kertas Whatman nomor 41 diameter 90 mm ukuran pori 20 µm dengan bantuan vacum pump. Sampel kemudian diidentifikasi dengan menggunakan mikroskop. Hasil identifikasi ditemukan 4 jenis mikroplastik disemua lokasi penelitian yaitu jenis fragment, film, fiber dan filament yang didominasi oleh fiber yaitu 35%. Pada Penelitian ini ada 10 jenis warna mikroplastik yang ditemukan yaitu merah, hijau, biru, kuning, coklat, putih,bening, hitam,orange dan ungu yang didominasi oleh warna bening yaitu 45%. Ukuran mikroplastik yaitu 20-5000 μm, dimana ukuran 100-500 μm lebih banyak ditemukan. Sumber mikroplastik ini diduga berasal dari limbah cat kapal, sampah yang dibuang nelayan seperti jaring, benang pancing dan tali temali dan sampah dari kegiatan antropogenik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PERTUMBUHAN HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) YANG BERASAL DARI PERAIRAN DESA SALIMBATU KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang galah merupakan mata pencaharian dan hasil tangkapan utama oleh nelayan bubu kerana memiliki harga jual yang tinggi, dan disenangi oleh semua kalangan di Desa Salimbatu. Perairan Sungai Mengkedumun Salimbatu merupakan habitat alami dari udang galah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sifat pertumbuhan hubungan panjang berat dan faktor kondisi udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Penelitian ini menggunakan metode survei, dilakukan dengan cara observasi secara langsung di lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober dan November 2020. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sempling mengikuti nelayan yang menangkap menggunakan alat tangkap bubu di Perairan Mengkedumun Desa Salimbatu. Hasil total keseluruhan udang galah sebanyak 302 ekor, udang jantan sebanyak 130 ekor, dan udang betina sebanyak 172 ekor. Pengambilan sampel sebanyak 4 kali trip. Berdasarkan sifat pertumbuhan hubungan panjang dan berat udang galah jantan dan betina lebih didominasi oleh sifat pertumbuhan alometrik negatif dimana pertambahan panjang lebih cepat dari pada pertambahan beratnya, dengan hasil kolerasi yang beragam, kolerasi sangat rendah hingga sangat kuat. Hasil pengukuran faktor kondisi terdapat beberapa variasi di setiap pengambilan sampel udang galah jantan dan betina diperoleh hasil yang didominasi bentuk tubuh gemuk dan kurus. Serta lingkungan perairan dalam kondisi yang cukup baik dalam keberlansungan hidup udang galah diperairan sungai Mengkedumun Desa Salimbatu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail