ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi prediksi path loss (PL) untuk jaringan 4G LTE di lingkungan perkotaan Tarakan, Indonesia. Tiga model propagasi konvensional (Okumura-Hatta, SUI, dan Ericsson 9999) dievaluasi menggunakan data drive test yang dikumpulkan di sepanjang Jalan Yos Sudarso dengan kecepatan 30 km/jam. Hasil drive test menunjukkan bahwa 62,94% kekuatan sinyal (RSRP) di lokasi penelitian tergolong sebagai kategori excellent. Namun, untuk kualitas sinyal (RSRQ), 51,78% berada pada kategori good. Klasifikasi jenis medan berdasarkan model propagasi konvensional menunjukkan bahwa model Okumura-Hatta mengklasifikasikan 77,78% area sebagai suburban, model SUI mengidentifikasi seluruh area sebagai terrain B, dan model Ericsson 9999 mengelompokkan seluruh area sebagai urban. Evaluasi awal menunjukkan nilai RMSE yang tinggi, yaitu 56,64 dB, 61,56 dB, dan 74,17 dB, yang secara signifikan melebihi ambang toleransi sebesar 8 dB. Untuk mengatasi hal ini, algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) diterapkan dan menghasilkan peningkatan akurasi yang signifikan pada semua model. Di antara ketiganya, model Okumura-Hatta menunjukkan performa paling konsisten, dengan standar deviasi terendah (3,18 dB) dan 77,78% Cell ID mencapai RMSE ≤ 8 dB, menjadikannya model yang paling andal untuk digunakan di wilayah Tarakan Tengah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang memanfaatkan saluran air sebagai energi. Semakin tinggi debit air maka semakin tinggi pula energi yang dapat dihasilkan. Daya yang dihasilkan agar berpotensi menjadi PLTMH yakni memiliki nilai daya 5 kW. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung potensi sumber mikrohidro pada salah satu aliran anak sungai yang ada di Kota Tarakan, yakni yang berada di RT. 5 Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan. Perhitungan potensi (daya) yang aliran air anak sungai tersebut dihitung dengan cara mengalikan nilai konstanta percepatan gravitasi bumi dengan tinggi jatuh efektif dan nilai debit aliran. Aliran sungai yang diteliti memiliki asumsi tinggi jatuh efektif sebesar 0,7 meter. Variasi data potensi energi diperoleh berdasarkan nilai debitnya. Pengambilan data debit menggunakan metode V-Notch Thompson bersudut 〖90〗^0. Pengukuran dilakukan pada pagi hari dan sore hari selama 30 hari dengan mengukur tinggi muka air pada papan V-Notch Thompson yang direndam pada aliran air. Berdasarkan dari jumlah debit air, tinggi jatuh air, potensi/daya tertinggi yang dihasilkan yaitu sebesar 0,026 W baik dipagi hari maupun disore hari. Dari perhitungan data potensi dapat disimpulkan bahwa lokasi tempat penelitian tersebut tidak bisa dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), melainkan hanya bisa dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Picohidro yang dayanya dibawah 5 kW.