ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMPN 14 Tarakan. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027 di SMPN 14 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest – Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 14 Tarakan. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII – 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII – 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal uraian. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan posttest sebanyak 5 soal uraian. Teknik analisis data digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji t dengan teknik independent sample t – test, dan analisis N – Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 78,63, sedangkan kelas kontrol sebesar 75,00. Hasil Independent sample t – test diperoleh t_{hitung} = 2,341 lebih besar daripada t_{tabel}=1,999, dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 0,05, sehingga H_{0} ditolak dan H_{1} diterima. Rata – rata N – Gain kelas eksperimen sebesar 0,541 dan kelas kontrol sebesar 0,490 yang keduanya berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMPN 14 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Indonesia dengan mengimplementasikan metode pendekatan problem-based learning siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 30 siswa sebagai subjeknya. Terdapat dua siklus di dalam penelitian ini, tiap siklus diuji dua kali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Penilaian afektif, kognitif, psikomotorik, lembar observasi siswa dan guru termasuk instrumen penelitian. Berdasarkan pada penelitian siklus I lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 47%, lembar aktivitas guru sebanyak 79%, kemudian pada aspek afektif sejumlah 14 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 47%, dan aspek kognitif ada 10 siswa yang mencapai ketuntasan dengan presentase 33% kategori kurang, aspek psikomotorik sejumlah 0 siswa tuntas dan 30 orang yang tidak tuntas dengan presentase 100%. Indikator kesuksesan yang ditentukan belum bisa dicapai oleh hasil penelitian yang didapat pada siklus I, maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Siklus II, lembar aktivitas siswa memperoleh hasil sebanyak 80% kategori baik, lembar aktivitas guru sebanyak 93%. Berdasarkan rubrik penilaian aspek kognitif 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan siswa yang tidak tuntas 5 siswa dengan presentase 17%, aspek afektif sejumlah 27 siswa tuntas dengan presentase 90% kategori sangat baik dan siswa tidak tuntas sejumlah 3 siswa dengan presentase 10%, kemudian aspek psikomotorik sejumlah 25 siswa tuntas dengan presentase 83% kategori sangat baik dan sejumlah 5 orang yang tidak tuntas dengan presentase 17%. Berdasarkan temuan analisis data, terjadi kenaikan pada keteramapilan menulis teks prosedur sesudah diimplementasikannya pendekatan problem-based learning pada siswa kelas VII-3 SMPN 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
This study aimed to examine the effect of using the Project-Based Learning (PBL) method to improve the English speaking ability of eleventh-grade nursing students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan in the 2024/2025 academic year. This study was conducted due to the low speaking ability of students, which was characterized by a lack of vocabulary, difficulty in pronunciation, lack of confidence, and minimal opportunities to practice speaking in class. The research method used was a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test model. There were 32 students participating in the study. The research instruments included speaking tests (pre-test and post-test) and an observation sheet. The data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a non-parametric statistical test, with the help of SPSS version 27. The results revealed a significant increase in students' speaking scores after the implementation of PjBL, covering the aspects of fluency, vocabulary, pronunciation, grammar, and comprehension. These findings indicate that PBL was effective in improving students' English speaking skills, as well as increasing their confidence and collaboration skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan maslaah matematika siswa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di SMP Mutiara Bangsa Sebatik dengan populasi penelitian adalah seluruh kelas IX A, B dan C tahun ajaran 2023/2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas IX B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX C sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata, skor per indikator, dan standar deviasi. Sedangkan analisis inferensial terdiri dari uji t (independent sample t-test). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen adalah dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas kontrol adalah . Hal ini juga didukung oleh hasil uji independent sample t-test dengan uji pihak kanan dan taraf signifikan ( ) diperoleh p-value sebesar . Sehingga dapat dilihat bahwa , dengan demikian ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh dari model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Instrumen penelitian ini adalah soal tes yaitu berjumlah sepuluh soal uraian berpikir kritis terkait materi sistem pernapasan. Sampel penelitian adalah kelas VIII-1 dan kelas VIII-9 yang terdiri dari 32 siswa setiap kelas dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon Mann-Whitney, diperoleh hasil dengan nilai signifikansi 0,003, lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Abstract: This study sought to ascertain if the problem based learning (PBL) instructional paradigma had an effect on the eighth graders critical thinking abilities at the SMP Negeri 3 Tarakan. This study was conducted at SMP Negeri 3 Tarakan during the even semester of the 2021-2022 academic year, This type of research was quasi-experimental with pretest-posttest nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan Purposive sampling was used to choose the research sample, which included 32 students from classes VIII-I and VIII-9. The Wilcoxon Mann-whitney test was used to analyze the data, and when the findings were obtained with a significance value of 0.003, less than 0.05, Ha was accepted and H0 was rejected. This shows that the Problem Based Learning (PBL) learning model had an effect on the critical thinking skills of eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung; (2) perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi; (3) interaksi antara model Problem Based Learning (PBL) dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan memecahkan masalah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group design faktorial 2×2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 006 Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis. Uji hipotesis menggunakan Uji Mann-Whitney test dan Uji Kruskal-Wallis test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,274>0,05. (2) terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0050,05. (3) terdapat interaksi antara model model Problem Based Learning (PBL) dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan memecahkan masalah dengan nilai Asymp. Sig.(2-tailed) sebesar 0,0260,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester ganjil TA 2019/2020. Dengan Populasi siswa kelas V SDN 024 Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas V A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil Penelitian ini menunjukkan dari hasil korelasi diperoleh bahwa pengaruh model Problem Based Learnig (PBL) mempunyai hubungan kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,739, koefisien determinasi sebesar 54,6 % dan pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,103 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df= 31 diperoleh ttabel 2,039 berarti thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Kata