Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Nitrat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aplikasi Probiotik RICA Dalam Mereduksi Unsur Nitrogen Pada Tambak Udang Windu (Penaeus Monodon) Di Kabupaten Bulungan.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APLIKASI PROBIOTIK RICA DALAM MEREDUKSI UNSUR NITROGEN PADA TAMBAK UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Budidaya udang windu (Penaeus monodon) pada tambak tradisional memerlukan pengelolaan kualitas air yang optimal, terutama terhadap senyawa nitrogen yang dapat terakumulasi selama masa pemeliharaan. Amonia, nitrit, dan nitrat merupakan bentuk senyawa nitrogen yang berkaitan dengan proses dekomposisi bahan organik dan transformasi nitrogen dalam perairan, sehingga keberadaannya perlu dikendalikan untuk mempertahankan kondisi lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dinamika konsentrasi amonia (NH₃/NH₄⁺), nitrit (NO₂⁻), dan nitrat (NO₃⁻) antara tambak yang diaplikasikan probiotik RICA dan tambak tanpa probiotik pada budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tanjung Karis, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilakukan pada dua petak tambak masing-masing seluas 7 ha, terdiri atas satu petak dengan aplikasi probiotik RICA dan satu petak non-probiotik. Pengamatan dilakukan dari minggu ke-0 hingga minggu ke-12 dengan interval dua minggu. Parameter utama yang diamati meliputi amonia, nitrit, dan nitrat, sedangkan suhu, salinitas, oksigen terlarut (DO), pH, dan alkalinitas digunakan sebagai parameter pendukung. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kisaran, rata-rata, pola perubahan, dan kecenderungan nilai antarpetak selama periode pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi amonia pada tambak probiotik berkisar 0,01–0,31 mg/L dengan rata-rata 0,077 mg/L, sedangkan tambak non-probiotik berkisar 0,03–0,34 mg/L dengan rata-rata 0,191 mg/L. Konsentrasi nitrit pada tambak probiotik berkisar 0,22–0,28 mg/L dengan rata-rata 0,247 mg/L, sedangkan tambak non-probiotik berkisar 0,25–0,36 mg/L dengan rata-rata 0,326 mg/L. Konsentrasi nitrat pada tambak probiotik lebih terkendali setelah minggu ke-4 dan mencapai 0,27 mg/L pada akhir pengamatan, sedangkan tambak non-probiotik mencapai 0,54 mg/L. Nilai DO, pH, dan alkalinitas pada tambak probiotik juga cenderung lebih stabil, sementara suhu dan salinitas pada kedua tambak masih mendukung budidaya udang windu. Secara deskriptif, aplikasi probiotik RICA berpotensi membantu mengendalikan dinamika senyawa nitrogen dan mempertahankan kestabilan kualitas air pada tambak tradisional udang windu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Konsentrasi Nitrat (NO3) Dan Fosfat (PO4) Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kecamatan Tarakan Timur Untuk Budidaya Rumput Laut

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan distribusi nitrat dan fosfat di perairan dipengaruhi oleh arus dan pasang surut. Studi konsentrasi nitrat dan fosfat dapat memberikan informasi variabilitas konsentrasi nitrat dan fosfat dalam mensuplai nutrien pada budidaya rumput laut. Penelitian ini dimulai dengan penentuan stasiun pengamatan melalui pendekatan teknik purposive sampling dan observasi lapangan pada daerah aliran sungai (DAS) yang bermuara pada pesisir perairan budidaya rumput laut Kota Tarakan. Pengamatan langsung (insitu) yaitu kondisi kualitas nitrat, fosfat. Kondisi kualitas air pendukung pH, suhu dan salinitas perairan. Pengambilan sampel pada saat air pasang dan surut. Analisis data secara deskriptif menggambarkan parameter utama distribusi konsentrasi nitrat dan fosfat Konsentrasi nitrat (NO3) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L, dan konsentrasi fosfat (PO4) pada kondisi perairan pasang berkisar antara 0,24 - 0,46 mg/L, dan surut 0,48-0,6 mg/L. Nilai konsentrasi nitrat dan fosfat ini masih berada dalam kisaran yang baik. Parameter kualitas air lainnya seperti suhu, salinitas dan pH masih berada dalam kisaran yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KORELASI ANTARA KELIMPAHAN FITOPLANKTON DENGAN KANDUNGAN NITRAT DAN FOSFAT DI DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Danau Manuk Bungkul berada disekitar permukiman warga di Desa Manuk Bungkul dan dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian. Danau Manuk Bungkul ini memiliki beragam biota, sehingga biota yang ada saling berinteraksi dalam proses rantai makanan. Rantai makanan yang paling utama yaitu fitoplankton dan tahap akhir dalam rantai makanan adalah dekomposer yang akan menghasilkan unsur hara berupa nitrat dan fosfat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kandungan nitrat dan fosfat dengan kelimpahan fitoplankton di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober – November 2019, dengan menggunakan metode eksploratif, deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik stasiun. Metode kerja meliputi pengambilan sampel air untuk menguji kandungan nitrat dan fosfat serta pengambilan sampel fitoplankton, dilakukan juga pengambilan data pendukung sepert suhu, oksigen terlarut dan pH. Sampel fitoplankton diidentifikasi kemudian penghitungan kelimpahan dan keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan kandungan nitrat berkisar 0,004-0,111 mg/l dan fosfat berkisar 0,001-0,319 mg/l. Fitoplankton yang ditemukan terdapat 6 spesies dari 4 kelas yaitu Bacillariophyceae 3 spesies, Chlorophyceae 1 spesies, Euglenoidae 1 spesies dan Dinophyceae 1 spesies. Kelimpahan fitoplankton berkisar 3-60 sel/l, indeks keanekaragaman berkisar 0,120-1,436. Berdasarkan pengujian statistik, terdapat korelasi antara nitrat dan fosfat terhadap kelimpahan fitoplankton.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail