ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Pengembangan keterampilan bina diri merupakan hal yang perlu dilatih kepada setiap individu tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh teknik modelling terhadap keterampilan bina diri siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian true experimental design dengan bentuk pre-test post-test control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik yaitu siswa kelas IV, V, dan VI dengan jenis disabilitas tunagrahita ringan. Pada penelitian ini, peneliti memilih 28 sampel dengan menggunakan rumus Slovin yang kemudian sampel tersebut dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing kelompok berjumlah 14 sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala Guttman. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, rata-rata skor post-test kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen, sementara rata-rata skor post-test kelompok kontrol sama dengan rata-rata skor pre-test kelompok kontrol kecuali pada sub indikator menjaga kebersihan tangan dan kuku. Adapun rata-rata skor post-test kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan rata-rata skor post-test kelompok kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan statistik uji hipotesis independent sample t-test dengan menggunakan SPSS 26, diketahui bahwa nilai signifikansi independent sample t-test pada bagian equal variances assumed sebesar 0,019. Sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t-test, jika nilai signifikansi ˂ 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik modelling berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan bina diri siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan experiment dan desain penelitian one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 30 siswa dan sampel berjumlah 8 orang siswa kelas VIII 6. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang kedisiplinan siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0.000 ˂ 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Pengaruh Teknik Modelling Simbolis Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 13 Tarakan. Motivasi belajar adalah suatu daya penggerak atau pendorong yang ada pada dalam diri siswa untuk melakukan suatu aktivitas belajar untuk memperoleh arahan dan tujuan agar mencapai suatu perubahan tingkah laku yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok dengan teknik modelling simbolis terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest-posstest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 155 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala motivasi belajar jenis skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan SPSS 22.0. Berdasarkan uji analisis diketahui bahwa nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 14,590 > t tabel 1.833, artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik Modelling Simbolis terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 13 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujan untuk mengetahui keefektifan teknik modelling simbolik terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Sembakung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pre-Experimental Design One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Sembakung yang berjumlah 17 peserta didik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobality sampling dengan sampling jenuh. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket kepercayaan diri sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan staristik deskriptif dan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas nilai sig tailed 0.000˂0.05 dengan taraf signifikan 95% maka Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa teknik modelling simbolik efektif meningkatkan kepercayaan diri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk 1) bagaimana pengaruh variabel-variabel terhadap intensi berwirausaha mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan, 2) bagaimana indikator-indikator dapat mencerminkan variabel intensi berwirusaha mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan proporsionate stratified random sampling dengan jumlah responden 100 mahasiswa. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis SEM (Structural Equation Modelling) melalui program PLS (Partial Least Squares). Hasil penelitian ini menjelaskan variabel-variabel yang mempengaruhi intensi berwirausaha mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan adalah variabel lingkungan internal dan variabel lingkungan eksternal. Semua nilai indikator-indikator dikatakan baik sehingga intensi berwirausaha dapat mencerminkan variabel intensi berwirusaha mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MODEL STRUKTURAL PERAN PRASARANA BUDIDAYA PERTANIAN TANAMAN PANGAN UNGGULAN ABSTRAK Safira Nur Alifah. (17.40202.029). 2020. Model Struktural Peran Prasarana Budidaya Pertanian Komoditas Tanaman Pangan Unggulan. Dibimbing oleh Adi Sutrisno. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui pentingnya mengetahui komoditas basis dan komoditas unggulan di Provinsi Kalimantan Utara dan Prasarana budidaya pertanian apa saja yang menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis Location Quotient (LQ) untuk mengetahui komoditas basis dan non basis tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara, (2) Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk mengetahui komoditas unggulan tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara, dam (3) analisis Interpretative Structural Modelling (ISM) untuk mengetahui prasarana budidaya pertanian yang sebaiknya menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini adalah, (1) komoditas tanaman pangan yang basis adalah padi, kedelai, ubi kayu dan ubi jalar. (2) komoditas tanaman pangan unggulan di Provinsi Kalimantan Utara yang pertama adalah padi, ubi kayu dan kedelai. (3) prasarana budidaya pertanian yang sebaiknya menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan adalah prasarana pemegang kunci antara lain, jaringan irigasi dan/atau drainase, jalan penghubung, gudang, dan bangsal penanganan pascapanen. Implikasi kebijakan dari hasil penelitian ini adalah menjadikan komoditas unggulan sebagai komoditas prioritas yang dikembangkan di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, prasarana budidaya pertanian yang harus diprioritas dalam rangka untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.