Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: Menarik Diri
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL : MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RSUD Dr. H JUSUF SK

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gangguan jiwa adalah kumpulan-kumpulan keadaan yang tidak normal baik secara fisik ataupun mental. Isolasi sosial merupakan keadaan dimana seorang individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Tujuan umum penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalaman yang nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. R dengan masalah utama isolasi sosial: menarik diri. Penyusunan laporan tugas akhir ini mengunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada kasus Tn.R, hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguan konsep diri: harga diri rendah, dan resiko perilaku kekerasan. Terdapat kesenjangan diagnosa antara teori dan kasus pada Tn.R yaitu diagnosa resiko perilaku kekerasan ada pada kasus tetapi tidak ada di teori. Proses pemecahan masalah pada kasus Tn.R yaitu melaksanakan 3 (tiga) strategi pelaksanaan untuk masing-masing diagnosa keperawatan. Strategi pelaksanaan hanya dilakukan pada pasien sedangkan strategi pelaksanaan pada keluarga tidak dilakukan karena keluarga jarang menjenguk klien di rumah sakit. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan SP berikutnya oleh perawat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan pada Tn.S dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum dr. H. Jusuf SK TarakanAsuhan Keperawatan pada Tn.S dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum dr. H. Jusuf SK Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Isolasi sosial adalah kegagalan individu dalam melakukan interaksi dengan orang lain yang disebabkan oleh pikiran negatif atau mengancam. Seseorang dapat dikatakan mengalami gangguan isolasi sosial jika individu tersebut: menarik diri, tidak komunikatif, menyendiri, asik dengan pikiran dan dirinya sendiri, tidak ada kontak mata, sedih, afek tumpul, perilaku bermusuhan, menyatakan perasaan sepi atau ditolak, kesulitan membina hubungan di lingkungannya, menghindari orang lain dan mengungkapkan perasaan tidak dimengerti orang lain. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “S”. Proses keperawatan dimulai dengan pengkajian, merumuskan diagnosa, membuat rencana keperawatan, melakukan implementasi dan evaluasi keperawatan. Pengkajian klien terdapat 3 diagnosa keperawatan yaitu menarik diri : isolasi sosial, gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran dan defisit perawatan diri. Intervensi dan implementasi klien sesuai dengan format strategi pelaksana dari masing-masing diagnosa. Evaluasi dari tiga diangosa masalah keperawatan teratasi. Hasil pengkajian terdapat kesenjangan dengan beberapa tanda dan gejala tidak ada pada teori yaitu: afek klien datar, adanya perasaan bosan, dan tidak mampu berkonsentrasi. Pada saat pelaksanaan ke-3 diagnosa intervensinya sudah teratasi. Proses asuhan keperawatan klien, klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan dengan bantuan minimal oleh perawat. Diharapkan perawat mampu membimbing klien melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar indikator tetap teratasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RSUD dr. JUSUF SK TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia adalah suatu penyakit yang mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran kacau, persepsi, emosi, gerakan atau perilaku yang aneh. Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berpikir, berkomunikasi, merasakan dan menunjukkan emosi serta gangguan otak yang ditandai dengan pikiran kacau, waham, halusinasi, dan perilaku aneh. Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir ini untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman yang nyata mengenai penerapan asuahan keperawatan kepada klien Tn. A dengan masalah utama isolasi sosial: menarik diri. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi khusus kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada Tn. A. Adapun teknik pengumpulan data yang saya gunakan dalam menyusun laporan tugas akhir ini yaitu wawancara dan observasi langsung. Hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yaitu: Isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri. Kesimpulan pada diagnosa terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Tn. A yaitu adanya diagnosa yang terdapat pada kasus Tn. A tetapi tidak terdapat pada teori. Diagnosa keperawatan untuk pasien dengan masalah isolasi sosial: menarik diri adalah, gangguan persepsi sensori: halusinasi, isolasi sosial dan gangguan konsep diri : harga diri rendah. Sedangkan di kasus Tn. A diagnosa keperawatan prioritas yang muncul: isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, dan defisit perawatan diri. Pada saat pengkajian tidak ditemukan data tanda dan gejala diagnosa gangguan konsep diri: harga diri rendah. Pada bagian implementasi tidak semua strategi pelaksanaan dilakukan dan pada bagian strategi pelaksanaan keluarga tidak dilakukan sama sekali. Diharapkan keluarga klien selalu mendampingi dan bekerja sama dalam proses penyembuhan klien. Kata kunci: Skizofrenia, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Asuhan Keperawatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. R DENGAN ISOLASI SOSIAL DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2022•

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. R DENGAN ISOLASI SOSIAL DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN ABSTRAK Skizofrenia merupakan suatu penyakit yang mempengaruhi fungsi otak yang menyebabkan timbulnya gangguan pikiran, perilaku yang aneh dan individu yang menarik diri dari hubungan sosial. Sehingga menimbulkan delusi dan halusinasi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui gambaran dan pengalaman nyata dalam pelaksanaan penerapan Asuhan Keperawatan pada Tn. R dengan masalah utama isolasi sosial: Menarik diri di Di ruang teratai Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Tarakan. Dari hasil pengkajian ditemukan 3 masalah keperawatan yang ada pada Tn. R yaitu: Isolasi sosial: Menarik diri, gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran&penglihatan dan defisit perawatan diri: Berhias. Kesimpulannya di temukan adanya kesenjangan yang terdapat pada teori namun tidak terdapat pada kasus yaitu diagnosa harga diri rendah. Sebaliknya terdapat pada kasus tetapi tidak terdapat pada teori yaitu diagnosa defisit perawatan diri: Berhias. Maka dari itu diharapakan keluarga klien dapat memberikan dukungan kepada klien agar membantu proses penyembuhan. Karena salah satu faktor pendukung dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa adalah dukungan keluarga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Pada Tn. A Dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri Di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan

2021•

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.A DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN ABSTRAK Skizofrenia sering ditemukan pada lapisan masyarakat yang dapat dialami oleh setiap manusia. Skizofrenia adalah sindrom etiologi yang tidak dapat diketahui ditandai dengan distur gangguan kognitif, emosi, presepsi, pemikiran serta perilaku. Isolasi sosial atau menarik diri adalah keadaan dimana seorang individu mengalami penurunan atau sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mendapat gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.A dengan masalah utama yaitu: isolasi sosial: menarik diri di puskesmas Sebengkok Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguan konsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi, gangguan memori jangka panjang, dan kurang pengetahuan tentang penyakit jiwa. Terdapat 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguan konsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi. Terdapat kesenjangan diagnosa antara teori dan kasus Tn.A yaitu diagnosa isolasi sosial: menarik diri ada pada teori tetapi tidak terdapat pada kasus. Proses pemecahan masalah pada kasus Tn.A yaitu melaksanakan 3 (tiga) strategi pelaksanaan untuk masing masing diagnosa keperawatan. Strategi pelaksanaan hanya dilakukan pada pasien sedangkan strategi pelaksanaan pada keluarga tidak dilakukan karena keluarga tidak kooperatif. Masalah belum teratasi disebabkan karena keluarga tidak ikut serta dalam proses implementasi yang dilakukan pada klien dan adanya keterbatasan waktu dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Diharapkan adanya dukungan dari keluarga klien dalam implementasi agar proses penyembuhan kien dapat tercapai. Selain itu diharapkan perawat juga berperan aktif dalam melakukan pendekatan kepada klien dan keluarganya agar proses keperawatan dapat dilaksanakan dengan baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S DENGAN MASALAH UTAMA MENARIK DIRI: ISOLASI SOSIAL DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Skizofrenia merupakan penyakit otak yang paling membingungkan dengan manifestasi kondisi psikotik yang berat dan persisten di sertai oleh variable disfungsi koknitif dan gangguan pisikososial yang mendalam. Isolasi sosial merupakan kondisi dimana pasien selalu merasa sendiri dengan merasa kehadiran orang lain sebagai ancaman. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalamn nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S, Metode penulisan deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn, “S”, Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: Isolasi sosial: menarik diri, Gangguan konsep diri: harga diri rendah, Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, Gangguan memori jangka panjang dan Kurang pengetahuan tentang penyakit jiwa. Kesimpulan penulis menemukan satu kesenjangan yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu pada pengkajian isolasi sosial klien dikatakan tidak mampu berinteraksi sama sekali kepada orang lain teori tersebut idak sejalan dengan kasus Tn. S, klien mampu berkomunikasi dengan baik kepada orang terdekat klien yaitu saudara kandung klien.dan pada saat pelaksanaan semua masalah dapat teratasi, proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan klien mampu melakukan dengan benar secara mandiri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Abstrak Isolasi sosial menarik diri adalah keadaan di mana seseorang mengalami atau tidak mampu berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya dan seseorang merasa ditolak, tidak diterima, kesepian dan tidak mampu membina hubungan yang berarti dengan orang lain. Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan pengalaman secara nyata dalam pemberian asuhan keperawatan kepada klien Tn. T dengan masalah utama gangguan isolasi sosial menarik diri di Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Penyusunan laporan tugas akhir ini menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yaitu dengan memberikan gambaran keadaan yang berlangsung dan aktual pada kasus tertentu, dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengumpulan data, wawancara, observasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Masalah keperawatan yang muncul ada 7 yaitu isolasi sosial, gangguan konsep diri hdr, gangguan persepsi sensori halusinasi, koping individu inefektif, kurang pengetahuan, regimen terapeutik inefektif, dan ketidakefektifan keluarga dalam proses penatalaksanaan program pengobatan dan diagnosa prioritas yang diangkat ada 3 yaitu isolasi sosial menarik diri, gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran dan harga diri rendah. Hasil didapatkan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak ada pada kasus yaitu pada pengkajian gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran tidak ditemukan tanda-tanda klien mendengar suara-suara yang mengancam. Pada pelaksanaan tidak dapat dilakukan intervensi untuk intervensi keluarga pada diagnosa harga diri rendah. Diharapkan untuk meningkatkan komunikasi terapeutik dengan bahasa yang mudah dimengerti serta memberikan kesempatan klien untuk menceritakan keadaannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL:MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK

2021•

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai adanya penyimpangan dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Isolasi sosial suatu keadaan kesepian yang dirasakan seseorang karena orang lain menyatakan negatif dan mengancam. Sedangkan menarik diri adalah usaha menghindari interaksi dengan orang lain. Tujuan umum dari laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn.R masalah utama isolasi sosial: menarik diri di Pukesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: terdapat satu kesenjangan pada Tn.R yaitu yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu: Risiko perilaku kekerasan dan diagnosa yang tidak ada diteori tapi ada pada kasus dengan diagnosa: isolasi sosial: menarik diri, harga diri rendah, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: mandi dan berdandan. Saran: meningkatkan komunikasi yang terapeutik dengan petugas medis, keluarga maupun Tn.R

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan keperawatan pada tn.T dengan masalah utama isolasi sosial: menarik diri di puskesmas sebengkok tarakan

2021•

Skizofrenia adalah suatu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realitas (halusinasi atau waham), afek yang tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif (tidak mampu berpikir abstrak) serta mengalami kesukaran melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.T. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “T”. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Gangguan konsep diri: harga diri rendah gangguan pola tidur. Terdapat 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah. Intervensi pada diagnosa Isolasi sosial: menarik diri ada beberapa yang terlaksana, pada diagnosa kedua yaitu Gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran ada beberapa diagnose yang terlaksana, pada diagnosa ketiga yaitu Gangguan konsep diri: Harga diri rendah terlaksana semua. Faktor penghambat intervensi tidak terlaksana yaitu klien melaut dan pulang malam serta kurang terlibatnya peran keluarga sehingga klien sangat kelelahan dan klien tidak mempunyai waktu banyak untuk melakukan intervensi yang diberikan, adapun faktor pendukung sehingga ada beberapa intervensi yang terlaksana semua klien dapat menerapkan apa yang klien tulis dan klien sangat koperatif. Kesimpulan: penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Saran: Perlu adanya kerjasama yang baik antar mahasiswa dan klien serta keluarga untuk turut melibatkan dan membantu proses penyembuhan klien serta memberikan dukungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Padan Tn. M dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di Puskesmas Sebengkok Daerah Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Isolasi sosial merupakan keadaan dimana individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil pengkajian pada Tn. M di dapatkan 3 masalah keperawatan yang diangkat menjadi diagnosa keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Penglihatan, Defisit Perawatan Diri: Mandi. Intervensi pada diagnosa isolasi sosial: menarik diri ada beberapa yang terlaksana, diagnosa kedua gangguan persepsi sensorik: halusinasi penglihatan ada beberapa yang terlaksana, diagnosa ketiga defisit perawatan diri ada beberapa diagnosa yang terlaksana. Faktor penghambat intervensi tidak terlaksana yaitu keluarga klien tidak mendukung sehingga waktu bertemu klien hanya pada malam hari, faktor pendukung intervensi terlaksana klien sangat kooperatif. Kesimpulan: penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Saran: perlu adanya kerjasama yang baik antar mahasiswa dank lien serta keluarga untuk melibatkan dan membantu proses penyembuhan klien serta memberikan dukungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. S DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia merupakan suatu penyakit yang mempengaruhi fungsi otak yang menyebabkan timbulnya gangguan pikiran, perilaku yang aneh dan individu yang menarik diri dari hubungan sosial sehingga menimbulkan delusi dan halusinasi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui gambaran dan pengalaman nyata dalam pelaksanaan penerapan Asuhan Keperawatan pada Ny. S dengan masalah utama isolasi sosial: Menarik diri di Puskemas Pantai Amal Kota Tarakan. Dari hasil pengkajian ditemukan 6 masalah keperawatan yang kemudian diangkat menjadi 3 diagnosa yaitu: Isolasi sosial: Menarik diri, gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran dan defisit perawatan diri: Berhias. Adapun 5 sp yang dapat terlaksana hanya 3 sp dan 2 sp yang tidak dilakukan yaitu sp 4 dan 5 dikarenakan Ny. S yang memang tidak melakukan pengobatan di puskesmas dan rumah sakit. Kesimpulannya ditemukan adanya kesenjangan yang terdapat pada teori namun tidak terdapat pada kasus yaitu diagnosa harga diri rendah. Sebaliknya terdapat pada kasus tetapi tidak terdapat pada teori yaitu diagnosa defisit perawatan diri: Berhias. Maka dari itu diharapakan keluarga klien dapat memberikan dukungan kepada klien agar membantu proses penyembuhan. Karena salah satu faktor pendukung dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa adalah dukungan keluarga

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. U DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL : MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2021•

Isolasi sosial merupakan upaya klien untuk menghindari interaksi dengan orang lain, menghindari hubungan dengan orang lain maupun komunikasi dengan orang lain. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan yang dilakukan dengan memusatkan perhatian pada satu kasus secara intensif, di mulai dari pengumpulan data, analisa data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi, dan mengevaluasi hasil yang telah dilakukan. Hasil studi kasus yang didapatkan terdapat tiga diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. U yaitu isolasi sosial:menarik diri, gangguan konsep diri:harga diri rendah,gangguan konsep diri:halusinasi. Kesimpulan penulis mendapatkan proses pemecahan masalah pada Tn.U dengan diagnosa isolasi sosial:menarik diri, gangguan konsep diri:harga diri rendah,resiko persepsi sensori:halusinasi penglihatan, rencana tindak lanjut yaitu mempertahan intervensi setiap diagnosa serta memberikan pujian pada pasien atas keberhasilannya melakukan intervensi yang telah dibuat perawat. Hasil tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Pada pelaksanaan tidak dapat dilakukan intervensi pada intervensi keluarga untuk ketiga diagnosa. Saran penulis diharapkan keluarga klien meningkatkan komunikasi terapeutik dengan bahasa yang mudah dimengerti serta memberikan kesempatan klien untuk menceritakan keadaannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. N DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran emosi, dan perilaku-perilaku yang terganggu, dimana berbagai pemikiran tidak saling berhubungan secara logis, persepsi dan perhatian yang keliru, afek datar atau tidak sesuai, dan berbagai gangguan aktivitas bizarre (aneh). Pasien menarik diri dari banyak orang dan realitas, seringkali kedalam fantasi yang penuh waham dan halusinasi. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. N. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “N”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeutik Inefektif. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. L DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maria Cristina: Asuhan Keperawatan Pada Ny. L Dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Isolasi sosial adalah kegagalan individu dalam melakukan interaksi dengan orang lain yang disebabkan oleh pikiran negatif atau mengancam. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Ny. L Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Ny. “L”. Hasil pengkajian klien terdapat penulis menemukan 1 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus dengan diagnosa Risiko Perilaku Kekerasan dan diagnosa yang tidak ada pada teori tapi ada pada kasus dengan diagnosa Isolasi Sosial: Menarik Diri. Kesimpulan: Pemecahan masalah Ny. L dengan masalah utama Isolasi Sosial: Menarik Diri masalah belum teratasi dengan rencana tindak lanjut menganjurkan partisipasi dalam kelompok atau kegiatan-kegiatan reminiscence individu, dorong aktivitas dan komunikasi verbal. Saran: diharapkan keluarga terlibat dalam proses perawatan dan perkembangan kondisi pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan pada Tn. FE dengan Masalah Utama Isolasi Sosial:Menarik Diri di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

2020•

Skizofrenia dianggap sebagai sebuah penyakit otak yang paling membingungkan dengan manifestasi kondisi psikotik yang berat dan persisten disertai variabel disfungsi kognitif dan gangguan psikososial yang mendalam, individu yang menarik diri dari lingkungan sosial atau mengalami isolasi sosial akan merasa kesepian, tidak diterima, ditolak, dan tidak dapat berinteraksi maupun berhubungan sosial dengan orang lain . Tujuan umum yang ingin dicapai pada Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan,Harga Diri Rendah, dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Penulis menemukan adanya kesenjangan yang terjadi antara teori dan kasus yaitu klien terlihat dapat menjawab dan mengambil keputusan yang diberikan. Pada diagnosa terdapat kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak ada pada kasus yaitu diagnosa Harga Diri Rendah. Selanjutnya ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu diagnosa Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Diharapkan keluarga klien memberikan dukungan kepada klien seperti sering menjenguk klien di Rumah Sakit karena dukungan keluarga adalah salah satu faktor pendukung dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN MASALAH UTAMAISOLASI SOSIAL : MENARIK DIRI DI RUANG TERATAIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2020•

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “S”. Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguankonsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi dan berpakaian, risiko gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, dan defisit pengetahuan, dan 4 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguan konsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi dan berpakaian, risiko gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu isolasi sosial: menarik diri. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi didelegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. F DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aslina: Asuhan Keperawatan Pada Tn. F Dengan Masalah Utama Isolasi sosial: Menarik Diri Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.F. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “F”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail