Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Lobster Mutiara
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR UKURAN DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD LOBSTER PAKISTAN (Panulirus polyphagus) DAN LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus) HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DI PERAIRAN TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lobster (Panulirus sp.) adalah salah satu hasil produk utama perikanan di Indonesia dengan kategori potensial dan memiliki ekonomis penting untuk ekspor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur ukuran dan tingkat kematangan gonad lobster Pakistan (Panulirus polyphagus) dan Lobster Mutiara (Panulirus ornatus) hasil tangkapan jaring insang di perairan tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel selama 2 bulan dalam 3 kali sampling perminggu. Hasil penelitian didapatkan sampel sebanyak 27 Pakistan dan 8 Mutiara. Hasil analisa struktur ukuran panjang total lobster Pakistan ditemukan kisaran antara 8.7 - 30.4 cm dan pada lobster mutiara ditemukan kisaran panjang total pada ukuran 16 - 27.6 cm. Hasil analisa pada ukuran panjang karapas dari lobster pakistan didapatkan sekitar 5.9 – 12 cm dan pada lobster Mutiara didapatkan kisaran panjang karapas sekitar 6.7 - 10.9 cm. Hasil analisa dari ukuran panjang abdomen pada lobster Pakistan didapatkan kisaran antara 6.3 - 13 cm dan pada lobster Mutiara ditemukan panjang abdomen pada kisaran 6.5 - 10.7 cm. Hasil penelitian dari berat pada lobster Pakistan didapatkan kisaran antara 108 - 928 gram dan pada lobster Mutiara ditemukan berat pada kisaran 147 - 583 gram. Hasil analisa Tingkat Kematangan Gonad didapatkan perbedaan ciri seksual sekunder terhadap jantan dan betina yaitu pada kaki renang, kaki jalan, alat kelamin dan ovagereus satae dan karateristik gonad yaitu lobster jantan Pakistan dan Mutiara ditemukan testis berbentuk menyerupai huruf U di sisi kanan maupun di sisi kiri dan memiliki warna abu-abu keputih-putihan dan lobster betina Pakistan dan Mutiara ditemukan ciri ovarium bentuk menyerupai huruf H dan memiliki warna transparan keputih putihan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus) YANGTERTANGKAP JARING INSANG (Gill net) DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Panulirus ornatus atau biasa disebut lobster mutiara memiliki nilai ekonomis tinggi bahkan diperdagangkan hingga pasar internasional jika dibandingkan dengan lobster tropis lainnya seperti (P. versicolor, P. Homarus) dan (P. polyphagus). Keberadaan spesies ini menjadi sesuatu yang harus dipertahankan sehingga upaya konservasi terhadap lingkungan biologi menjadi faktor penting. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi lobster mutiara (P. ornatus) yang tertangkap jaring insang (Gill net) di Perairan Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan analisis hubungan panjang berat, rasio kelamin dan faktor kondisi. Metode pengambilan sampel menggunakan observasi berdasarakan purposive sampling dengan mengikuti nelayan Gill net. Pengambilan sampel dilakukan di perairan bagian Barat Kota Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan selama 5 bulan dengan total tangkapan sebanyak 15 ekor. Pengambilan data berupa Panjang total (PT), berat total (BT). Analisa data menguji pertumbuhan dan faktor kondisi lobster mutiara dengan data pendukung seperti kedalaman, kecerahan dan salinitas. Hasil penelitian didapatkan rasio kelamin jantan dan betina yaitu 1 : 1,14. Pertumbuhan Lobster mutiara jantan dan betina bersifat allometrik negatif. Bentuk tubuh paling banyak di temukan pada lobster mutiara jantan memiliki bentuk tubuh gemuk sedangkan betina memiliki bentuk tubuh gemuk dan kurus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi morfometrik meristik lobster hasil tangkapan jaringan insang (Gillnet) di perairan beringin kota Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Lobster mempunyai nilai ekonomis yang tinggi sesuai dengan jenis dan ukuran. Lobster Pakistan (Panulirus polyphagus) hasil tangkapan jaring insang (gillnet) di perairan Tarakan memiliki harga Rp.600.000/kg dan lobster Mutiara (Panulirus ornatus) dengan kisaran harga Rp.800.000/kg. Tingginya nilai ekonomis lobster mempengaruhi pola pemanfaatan yang cenderung eksploitatif. Pola pemanfaatan lestari sumberdaya lobster memerlukan kebijakan yang berbasis data/informasi secara ilmiah, termasuk data morfometrik-meristik lobster. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter morfometrik-meristik lobster hasil tangkapan jaring insang (gillnet) di perairan Tarakan, yang dilakukan pada April hingga Mei 2021. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling serta analisis data menggunakan analisis karakter dan rasio ukuran morfometrik-meristik. Panulirus polyphagus terbesar 32 cm, memiliki warna hijau kecoklatan, spina lebih sedikit, 10 kaki jalan, dan memilik 8 pleopod. Panulirus ornatus terbesar 28 cm, memiliki warna tubuh biru, spina lebih banyak, 10 kaki jalan dan memiliki 8 pleopod. Hasil analisa regresi Panjang Total (PT) dengan Panjang Abdomen (PAb) dan Panjang Karapas (PK), diketahui nilai signifikan F pada Panulirus polyphagus lebih kecil dari 0.05 dan pada Panulirus ornatus nilai signifikasi F juga lebih kecil dari 0.05. Hal ini bermakna bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterkaitan ukuran panjang total dengan ukuran panjang karapas / abdomen. Kata Kunci: Morfometrik-Meristik, Lobster Pakistan, Lobster Mutiara, Jaring Insang, Perairan Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail