Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Laju Korosi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Laju Korosi pada Baja Karbon Rendah dalam Lingkungan Asam sulfat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Korosi pada baja karbon rendah menjadi permasalahan penting karena dapat menurunkan kualitas dan umur pakai material, terutama pada lingkungan yang bersifat asam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju korosi dan perubahan kondisi permukaan baja karbon rendah pada media air aki murni konsentrasi H_2{SO}_4 30% dan air aki yang diencerkan dengan aquades hingga konsentrasi 0,5 M. Pengujian dilakukan dengan variasi waktu perendaman 144, 288, 432, dan 576 jam menggunakan metode kehilangan berat (weight loss). Analisis permukaan dilakukan melalui pengamatan visual, foto makro, dan pengolahan citra untuk mengetahui perkembangan porositas pada spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi pada kedua media mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu perendaman. Pada media air aki murni, laju korosi menurun dari 1,389 mpy menjadi 0,298 mpy, sedangkan pada media air aki + aquades 0,5 M menurun dari 0,578 mpy menjadi 0,147 mpy. Sebaliknya, persentase porositas permukaan mengalami peningkatan dengan dominasi ukuran pori 0–10 µm dan 10–50 µm. Berdasarkan hasil pengamatan permukaan, terjadi perubahan berupa peningkatan kekasaran, pengikisan, serta terbentuknya cekungan dan lubang kecil yang menunjukkan kecenderungan korosi merata dengan serangan lokal berupa korosi sumuran. Media air aki murni menghasilkan tingkat serangan korosi lebih tinggi dibandingkan media air aki + aquades 0,5 M.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS LAJU KOROSI PADA DAERAH SAMBUNGAN PEGELASAN SMAW BAJA KARBON RENDAH DENGAN METODE WEIGHT LOSS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Korosi merupakan masalah degradasi material yang kritis, terutama pada baja karbon rendah yang digunakan secara luas dalam konstruksi dan industri perkapalan. Daerah sambungan pengelasan seringkali menjadi titik rentan akibat perubahan mikrostruktur dan sifat mekanik yang disebabkan oleh siklus termal pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju korosi dan struktur mikro pada daerah sambungan pengelasan baja karbon rendah yang dihasilkan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan arus 90 A. Pengujian korosi dilakukan menggunakan Metode Kehilangan Berat (Weight Loss Method) selama periode empat minggu dengan air hujan sebagai media korosi. Hasil pengujian laju korosi menunjukkan bahwa spesimen yang dilas mengalami kehilangan massa yang terakumulasi dari waktu ke waktu. Laju korosi tertinggi tercatat pada Minggu ke-2 (0,222 mm/y), hal ini membuktikan bahwa pengaruh panas pada saat proses pengelasan terjadi dapat mempengaruhi laju korosi, selain pengaruh pengaruh panas proses pengelasan laju korosi juga dapat dipengaruhi oleh perubahan suhu dan tingkat keasamaan media korosi itu sendiri. Selain itu sambungan las SMAW pada baja karbon rendah juga menunjukkan ketahanan korosi yang amat sangat baik terhadap paparan air hujan, meskipun kerentanan korosi perlu dipertimbangkan pada periode awal paparan. Kata Kunci: Baja Karbon Rendah, Las SMAW, Laju Korosi, Weight Loss, Struktur Mikro.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Laju Korosi Pada Material Stainless - 304 Di Lingkungan Asam Klorida Dengan Penambahan Inhibitor Estrak Kulit Buah Manggis

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kulit buah manggis mengandung senyawa tanin yang cukup besar sehingga berpotensi sebagai inhibitor organik yang dapat mengahambat laju korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan inhibitor ekstrak kulit buah manggis terhadap laju korosi, dan untuk mengetahui efisiensi inhibitor ekstrak kulit buah manggis terhadap laju korosi pada material baja stainless steel - 304. Penelitian ini menggunakan metode pengujian laju korosi dan pengujian FTIR untuk mengetahui jenis senyawa yang terdapat pada inhibitor estrak kulit buah manggis dan spesimen stainless steel – 304. Penelitian ini menghasilkan nilai laju korosi pada perendaman selama 30 hari yaitu 130,256 mpy tanpa inhibitor, 121,690 mpy dengan penambahan inhibitor sebanyak 200 ppm dan 137,012 mpy dengan penambahan inhibitor sebanyak 400 ppm. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh nilai efisiensi sebesar 6,576% dan (-5,187) %. Pada pengujian FTIR inhibitor estrak kulit buah manggis menghasilkan jenis senyawa utama yaitu senyawa 𝐻𝑦𝑑𝑟𝑜𝑥𝑖𝑑𝑒, senyawa 𝑀𝑒𝑡ℎ𝑦𝑙, senyawa 𝛽−𝑎𝑚𝑖𝑛𝑜 𝑘𝑒𝑡𝑜𝑛𝑒𝑠 dan senyawa yang cukup lemah yaitu 𝑆𝑎𝑡𝑢𝑟𝑒𝑑 𝑎𝑐𝑖𝑑 𝑐ℎ𝑙𝑜𝑟𝑖𝑑𝑒𝑠 sedangkan pada spesimen stainless steel – 304 menghasilkan jenis senyawa utama yaitu senyawa 𝐻𝑦𝑑𝑟𝑜𝑥𝑖𝑑𝑒, senyawa 𝐶𝑎𝑟𝑏𝑜𝑥𝑙𝑖𝑒 𝑎𝑐𝑖𝑑, dan senyawa Cyano and nitrile complexes.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail