Abstrak
Kulit buah manggis mengandung senyawa tanin yang cukup besar sehingga berpotensi sebagai inhibitor organik yang dapat mengahambat laju korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan inhibitor ekstrak kulit buah manggis terhadap laju korosi, dan untuk mengetahui efisiensi inhibitor ekstrak kulit buah manggis terhadap laju korosi pada material baja stainless steel - 304. Penelitian ini menggunakan metode pengujian laju korosi dan pengujian FTIR untuk mengetahui jenis senyawa yang terdapat pada inhibitor estrak kulit buah manggis dan spesimen stainless steel β 304. Penelitian ini menghasilkan nilai laju korosi pada perendaman selama 30 hari yaitu 130,256 mpy tanpa inhibitor, 121,690 mpy dengan penambahan inhibitor sebanyak 200 ppm dan 137,012 mpy dengan penambahan inhibitor sebanyak 400 ppm. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh nilai efisiensi sebesar 6,576% dan (-5,187) %. Pada pengujian FTIR inhibitor estrak kulit buah manggis menghasilkan jenis senyawa utama yaitu senyawa π»π¦ππππ₯πππ, senyawa πππ‘βπ¦π, senyawa π½βπππππ πππ‘ππππ dan senyawa yang cukup lemah yaitu πππ‘π’πππ ππππ πβπππππππ sedangkan pada spesimen stainless steel β 304 menghasilkan jenis senyawa utama yaitu senyawa π»π¦ππππ₯πππ, senyawa πΆπππππ₯πππ ππππ, dan senyawa Cyano and nitrile complexes.