Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Kuat Tekan.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan bottom ash dan arang tempurung kelapa dalam pembuatan briket

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui nilai kuat tekan pada briket hasil campuran antara bottom ash dan arang tempurung kelapa, (2) Mengetahui nilai kalor briket yang terbuat dari variasi komposisi campuran antara bottom ash dan arang tempurung kelapa. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan Adalah metode eksperimental dengan tahapan pengujian kualitas briket yang sudah jadi dengan bahan baku campuran bottom ash dan arang tempurung kelapa, tanpa melibatkan pembuatan alat uji. Penelitian ini dilaksanakan di PLTU Malinau dan Laboratorium Teknik Sipil Universitas Borneo Tarakan, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. untuk menganalisa karakteristik briket yakni nilai kuat tekan dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 50% bottom ash dan 50% arang tempurung kelapa memiliki nilai kuat tekan yang baik (24,16 kg/cm') dan nilai kalor (4781,846 Cal/g) yang menunjukkan keseimbangan antara kekuatan fisik dan nilai kalor briket, sehingga cocok untuk digunakan sebagai alternatif bahan bakar yang efisien dan ramah lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAN PADI TERHADAP SEMEN PADA PEMBUATAN BATA BETON PEJAL (STUDI KASUS = 0%,2%,2,5%DAN 3%)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Abu sekam padi merupakan limbah yang diperoleh dari hasil pembakaran sekam padi. Abu sekam padi mengandung senyawa karbon dan silika yang berpengaruh terhadap kekuatan beton, hasil pembakaran senyawa sekam padi yang alami mengandung senyawa karbon aktif memiliki struktur amorf dan ruang pori yang berukuran sangat kecil dan dapat berbentuk seperti celah panjang yang dapat mengikat kapur bebas pada saat proses hidrasi semen. Perbandingan campuran yang digunakan ialah 1 semen : 6 pasir dengan penambahan variasi presentasi campuran abu sekam padi yaitu 0%; 2%; 2,5%; dan 3% terhadap berat semen. Hasil penelitian ini memperoleh nilai rata-rata kuat tekan BBP 0% sebesar 70,31 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu II, BBP 2% sebesar 65,17 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III, BBP 2,5% sebesar 59,83 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III, BBP 3% sebesar 57,71 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III. Variasi campuran abu sekam padi yang optimum pada pembuatan bata beton pejal yaitu variasi campuran BBP 2% dengan nilai kuat tekan sebesar 65,17 kg/cm².

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAN PADI TERHADAP SEMEN PADA PEMBUATAN BATA BETON PEJAL (STUDI KASUS = 0%,3,5%,4%DAN 4,5%)

2024•

Abu sekam padi merupakan limbah yang diperoleh dari hasil pembakaran sekam padi. Abu sekam padi mengandung senyawa karbon dan silika yang berpengaruh terhadap kekuatan beton, hasil pembakaran senyawa sekam padi yang alami mengandung senyawa karbon aktif memiliki struktur amorf dan ruang pori yang berukuran sangat kecil dan dapat berbentuk seperti celah panjang yang dapat mengikat kapur bebas pada saat proses hidrasi semen. Perbandingan campuran yang digunakan ialah 1 semen : 6 pasir dengan penambahan variasi BPP yaitu 0%; 3,5%; 4%; dan 4,5% terhadap berat semen. Hasil penelitian ini memperoleh nilai rata-rata kuat tekan pada variasi BBP 0% sebesar 70,31 kg/cm2 klasifikasi mutu II, Variasi BBP 3,5% sebesar 51,92 kg/cm2 klasifikasi mutu III, Variasi BBP 4,0% sebesar 50,39 kg/cm2 klasifikasi mutu III, Variasi BBP 4,5% sebesar 45,04 kg/cm2 klasifikasi mutu III. Variasi BBP yang optimum digunakan diantara 3,5%; 4%; dan 4,5% pada pembuatan bata beton pejal yaitu variasi BBP 3,5% dengan nilai kuat tekan sebesar 51,92 kg/cm².

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISITIK KUAT TEKAN CAMPURAN PASIR PANTAI DAN PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembuatan paving block pada umumnya terdiri dari Portland Semen, Pasir dan air dengan perbandingan tertentu. Pada penelitian ini penulis membuatnya dengan limbah botol plastik jenis PET yang dicampurkan dengan pasir pantai dan kemudian dicetak dan dibentuk paving block. Komposisi bahan pembuat paving block mempunyai 3 tipe. Dengan komposisi campuranya 0.25 kg Pasir : 1 kg Plastik; Tipe 2 = 0.5 kg Pasir : 1 kg Plastik; tipe 3 = 0.75 kg Pasir : 1 kg Plastik. Paving block Tipe 1kuat tekan rata-ratanya sebesar 20,15 kg/cm2, Hal ini berarti paving block Tipe 1 tidak termasuk kelas mutu yang dapat digunakan. Paving block dengan Tipe 2 kuat tekan rata-ratanya sebesar 21,26 kg/cm2, Hal ini berarti paving block Tipe 2 tidak termasuk kelas mutu yang dapat digunakan. Paving block dengan Tipe 3 mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 87,50 kg/cm2, maka dapat dikatakan bahwa paving block dengan Tipe 3 termasuk kelas mutu D yang dapat digunakan untuk taman kota karena tekanan minumnya untuk taman kota sebesar 80 kg/cm2. Secara keseluruhan diantara ketiga Tipe tersebut, Paving block yang karaktersitik kuat tekannya termasuk ke dalam kelas mutu hanya ada pada Tipe 3.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail