ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui rasa malu berbicara di depan kelas, mudah cemas, ragu-ragu, serta kurang berani mengemukakan pendapat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih memainkan peran, mengemukakan pendapat, dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan kepercayaan diri siswa terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan pribadi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pada aspek kemampuan pribadi, siswa menjadi lebih berani tampil dan berbicara di depan kelas serta tidak mudah cemas. Pada aspek interaksi sosial, siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan mampu mengemukakan pendapat. Sementara itu, pada aspek konsep diri, siswa menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap dirinya, lebih yakin akan kemampuan yang dimiliki, serta lebih menghargai potensi diri. Dengan demikian, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X Di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan Komunikasi interpersonal merupakan proses kegiatan manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling bertukar informasi, pengetahuan, pikiran agar dapat menggugah partisipasi satu sama lain. Ciri-ciri siswa yang memiliki komunikasi interpersonal yang efektif adalah memiliki keterbukaan (openess), yaitu kemauan menanggapi dengan senang hati informasi yang diterima di dalam menghadapi hubungan interpersonal, dapat berempaty (empathy), yaitu merasakan apa yang dirasakan orang lain, dukungan (supportiveness), yaitu situasi yang terbuka untuk mendukung komunikasi berlangsung efektif, memiliki rasa positif (positiveness), seseorang harus memiliki perasaan positif terhadap dirinya, mendorong orang lain lebih aktif berpartisipasi, dan menciptakan situasi komunikasi kondisif untuk interaksi yang efektif, merasa setara dengan orang lain (equality), yaitu pengakuan secara diam-diam kedua belah pihak menghargai, berguna, dan mempunyai sesuatu yang penting untuk disumbangkan. Metode penelititian adalah kuantitatif, dnegan pendekatan eksperimen, adapun teknik pengumpulan data, adalah skala dan dokumentasi, Dan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriftif dan analisis inferensial dengan menggunakan t-test. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan, sebelum diberikan perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil pretest berada dalam kategori sedang dan setelah diberi perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil posttest keterampilan komunikasi interpersonal siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori tinggi. Jadi, dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 22 for windows melalui paired sample t-test diperoleh nilai t-test 15,368 dengan df =24. Harga t tabel pada t 0,05 = 2,06 dengan nilai signifikan (P) = 0,000 α = 0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi ”tidak ada pengaruh penerapan sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan” dinyatakan ditolak.