Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata Kunci: Edukasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Edukasi Kesehatan Mental Terhadap Peningkatan Harga Diri Pada Usia Dewasa Muda

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MENTAL TERHADAP PENINGKATAN HARGA DIRI PADA DEWASA MUDA ABSTRAK Dewasa muda merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan mental akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap timbulnya gangguan jiwa, termasuk skizofrenia, adalah rendahnya harga diri. Edukasi kesehatan mental merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta harga diri sehingga diharapkan mampu menurunkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental. Tujuan Penelitian : ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan mental terhadap peningkatan harga diri pada dewasa muda usia 20–30 tahun. Metode Penelitian : ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pre-experimental menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 65 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) yang terdiri dari 10 pernyataan. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan statistik deskriptif, sedangkan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil Penelitian : Sebelum diberikan edukasi kesehatan mental, sebagian besar responden memiliki kategori self-esteem sedang sebanyak 28 responden (43,1%), diikuti self-esteem rendah sebanyak 20 responden (30,8%) dan self-esteem tinggi sebanyak 17 responden (26,2%). Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan menjadi self-esteem tinggi sebanyak 37 responden (56,9%), self-esteem sedang sebanyak 20 responden (30,8%), dan self-esteem rendah menurun menjadi 8 responden (12,3%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z = -5,962 dengan p-value = 0,000 (p 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan edukasi kesehatan mental terhadap peningkatan harga diri pada dewasa muda usia 20–30 tahun. Kesimpulan: Edukasi kesehatan mental efektif dalam meningkatkan harga diri pada dewasa muda usia 20–30 tahun. Peningkatan harga diri diharapkan menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam mencegah terjadinya gangguan kesehatan jiwa, khususnya skizofrenia. Edukasi kesehatan mental dapat dijadikan sebagai salah satu program intervensi di institusi pendidikan maupun pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EDUKASI MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI PESANTREN AL-IMAM ASY-SYAFI’I TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Upaya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menurunkan risiko keterlambatan diagnosis, namun praktik SADARI pada remaja masih rendah. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui pendidikan kesehatan yang berperan sebagai strategi penting dalam membentuk pengetahuan dan sikap individu. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri dapat dilakukan melalui penggunaan media audiovisual. Penggunaan media ini dapat membantu dalam proses penyampaian informasi kesehatan. Media audiovisual mampu merangsang dua indera sekaligus, yaitu pendengaran dan penglihatan, sehingga proses penyerapan informasi lebih efektif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di Pesantren Al-Imam Asy-Syafi’i Tarakan pada tahun 2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang diambil dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (60,9%) dan sikap netral (47,8%). Setelah diberikan intervensi media audiovisual sebanyak 6 kali, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (95,7%) dan sikap positif (93,5%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Diharapkan remaja putri dapat mempraktikkan SADARI secara rutin setiap bulan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara serta menerapkan sikap positif dalam menjaga kesehatan reproduksi dan untuk bidan dapat meningkatkan pemberian edukasi menggunakan media audiovisual karena terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terkait kesehatan payudara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien dalam Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien dalam Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik Abstrak Penyakit diabetes melitus jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi akut dan kronis, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik dapat dicegah dengan pengelolaan kaki secara komprehensif meliputi penilaian resiko, perawatan kaki, pendidikan dan dukungan tim multidisiplin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan efikasi diri pasien dalam pencegahan ulkus kaki diabetik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment pre test-post test control group desain. Sampel adalah penderita DM yang belum mempunyai ulkus kaki diabetik yang dirawat di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan sistematis sampling dengan jumlah sampel 18 orang pada kelompok perlakuan dan 18 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan nilai pengetahuan (p=0,001) dan efikasi diri (p=0,001) setelah diberikan pendidikan kesehatan antara kelompok perlakuan dan kontrol. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri pasien. Pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan dan efikasi diri pasien dalam pencegahan ulkus kaki diabetik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail