ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterbatasan belanja pemerintah, pendidikan dan pengangguran secara parsial dan simultan terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang merupakan gabungan data time series dari tahun 2014-2022 dan cross section menggunakan 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi data panel berupa data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial tidak terdapat pengaruh belanja pemerintah terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara dan terdapat pengaruh signifikan pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Hasil lainnya dengan pengujian simultan terdapat pengaruh keterbatasan belanja pemerintah, pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan. Saran yang dilakukan adalah sebaiknya pemerintah fokus pada kebijakan untuk meningkatkan efisiensi belanja pemerintah dan meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan tenaga kerja yang berkualitas untuk mengimplementasikan program pelatihan untuk mengurangi tingkat pengangguran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga terhadap inflasi di Indonesia tahun 2010-2019. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek penelitian jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X1 (-2,081) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X1 (0,083) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X1 (jumlah uang beredar) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X2 (-1,730) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X2 (0,134) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X2 (jumlah pengangguran) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X3 (2,318) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X3 (0,060) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel dependen X3 (suku bunga BI rate) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel independen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.6 diatas, dapat dilihat bahwa nilai F hitung (4,626) F tabel (9,78) dan nilai Sig. F hitung lebih besar dari α (0,053 > 0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya bahwa semua variabel bebas yaitu jumlah uang beredar (X1), jumlah pengangguran (X2), suku bunga BI rate (X3), secara simultan atau bersama-sama tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen inflasi (Y).