Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterbatasan belanja pemerintah, pendidikan dan pengangguran secara parsial dan simultan terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang merupakan gabungan data time series dari tahun 2014-2022 dan cross section menggunakan 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi data panel berupa data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial tidak terdapat pengaruh belanja pemerintah terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara dan terdapat pengaruh signifikan pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Hasil lainnya dengan pengujian simultan terdapat pengaruh keterbatasan belanja pemerintah, pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan. Saran yang dilakukan adalah sebaiknya pemerintah fokus pada kebijakan untuk meningkatkan efisiensi belanja pemerintah dan meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan tenaga kerja yang berkualitas untuk mengimplementasikan program pelatihan untuk mengurangi tingkat pengangguran.