ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar dan suku bunga BI Rate terhadap kurs rupiah tahun 2015-2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan model persamaan Y = 7941,543 + 0,001 X1 + 217,544 X2 + e. Secara parsial variabel jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap kurs dengan melihat thitung X1 (8,474) > ttabel (1,672), dan variabel suku bunga BI Rate berpengaruh signifikan terhadap kurs dengan melihat thitung X2 (4,285) > ttabel (1,672). Secara simultan variabel jumlah uang beredar dan suku bunga BI Rate berpengaruh signifikan terhadap kurs dengan melihat Fhitung (36,531) > Ftabel (2,38). Kemudian diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,562 atau sebesar 56,2%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel jumlah uang beredar dan suku bunga BI Rate memiliki pengaruh naik turunnya kurs sebesar 56,2%. Sedangkan sisanya 43,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada di dalam model regresi penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga terhadap inflasi di Indonesia tahun 2010-2019. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek penelitian jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X1 (-2,081) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X1 (0,083) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X1 (jumlah uang beredar) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X2 (-1,730) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X2 (0,134) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X2 (jumlah pengangguran) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X3 (2,318) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X3 (0,060) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel dependen X3 (suku bunga BI rate) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel independen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.6 diatas, dapat dilihat bahwa nilai F hitung (4,626) F tabel (9,78) dan nilai Sig. F hitung lebih besar dari α (0,053 > 0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya bahwa semua variabel bebas yaitu jumlah uang beredar (X1), jumlah pengangguran (X2), suku bunga BI rate (X3), secara simultan atau bersama-sama tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen inflasi (Y).