Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Infective Juvenile
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN MENGINFEKSI INANG PADA TANAH TERTUTUP MULSA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nematoda entomopatogen merupakan agens hayati pengendali hama yang umumnya beraktivitas didalam tanah. Penggunaan mulsa penutup tanah dapat mempengaruhi iklim mikro tanah dan dapat mempengaruhi aktivitas biota tanah termasuk nematoda entomopatogen. Tujuan penelitian yakni menguji dan membandingkan kemampuan nematoda entomopatogen (NEP) dalam menginfeksi inang di dalam tanah yang tertutup mulsa. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan perlakuan penggunaan mulsa jerami, mulsa plastik hitam, dan mulsa plastik silver, serta tanpa mulsa. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 (enam) kali. Percobaan dilakukan dengan dua tahapan yakni pra-tanam dan tanam (fase vegetatif). Percobaan dilakukan dengan memasukkan 10 larva pada masing-masing petak perlakuan yang menggunakan mulsa selama 14 hari. Parameter kemampuan NEP menginfeksi inang berdasarkan mortalitas larva dan jumlah infective juvenile (IJ). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat mortalitas dan jumlah IJ pada penggunaan beberapa jenis mulsa. Kemampuan NEP dalam menginfeksi inang pada fase pra tanam berdasarkan tingkat kematian atau mortalitas mencapai 25–29.2%, dan jumlah IJ mencapai 665.6–894.0 IJ. Sedangkan pada fase tanam, tingkat mortalitas dan jumlah IJ mencapai 34.2- 38.3% dan 757.3-985.7 IJ. Kisaran suhu dan kelembapan pada penggunaan mulsa dan tanpa mulsa masih berada pada kisaran normal, sehingga mempengaruhi kemampuan NEP dalam menginfeksi inang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail