Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Formalin
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kandungan Formalin Pada Tahu Putih Yang Dijual Di Pasar Kata Tarakan Dengan Memanfaatkan Kulit Terong Ungu Dan Potensinya Terhadap Pembelajaran Biologi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Uji formalin dapat dilakukan menggunakan kulit terong ungu Penelitian ini bertujuan untuk: 1) bagaimana pengaruh kulit terong ungu terhadap uji formalin pada tahu putih, 2) mengidentifikasi kandungan formalin pada tahu putih yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3) mengindetefikasi potensi penerapan pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksprimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak kulit terong ungu, penelitian ini dilakukan di Gedung SBSN Laboratorium Kimia Dasar. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni keseluruhan tahu putih yang dijual dipasar kota tarakan dan tanaman terong ungu sedangkan sampel yang digunakan yaitu perwakilan dari populasi yang diteliti. Instrumen penelitian observasi dan dekomentasi. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji homogenitas). Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak kulit terong ungu L1, L2 dan L3 dapat digunakan untuk deteksi formalin pada kadar 10%, 20% dan 30% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Namun jika dilihat dari perubahan warna yang terjadi secara perlahan-lahan maka yang lebih mudah untuk diamati pada kadar 10g + 20ml air. Selanjutnya, Hasil uji pangan tahu putih yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu Pasar Rakyat, Pasar tenguyun, Pasar Guser da Pasar Pagun adalah negative formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI EFEKTIVITAS BUAH KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa) TERHADAP KANDUNGAN FORMALIN PADA JAJANAN BAKSO DI LINGKUNGAN SMP KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA PADA PEMBELAJARAN IPA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk: 1).Menganalisis efektivitas tumbuhan karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai pendeteksi kandungan formalin, 2).Mengidentifikasi kandungan formalin pada jajanan bakso yang dijual di lingkungan SMP Kota Tarakan dan 3).Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan kadar konsentrasi ekstrak buah karamunting. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan perhitungan persentase untuk menentukan kriteria efektivitas. Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar ekstrak buah karamunting yang efektif yaitu pada kadar ekstrak L2 (5g buah karamunting + 15 ml air). Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut mampu mendeteksi formalin pada kadar 10% dengan kemampuan deteksi yaitu 60% (efektif), pada takaran formalin 20% dan 30% dimana masing-masing kemampuan deteksi yaitu 80% (Sangat Efektif). Hasil uji jajanan bakso di lingkungan SMP Kota Tarakan yaitu pada SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 Tarakan adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP pada materi 2.1 Makanan dan sistem pencernaan subbab 2.1.1 zat aditif. The aimed to 1) analyze the effectiveness of the karamunting plant ( Rhodomyrtus tomentosa) as a detector of formalin content, 2) identify formalin content in meatball snacks sold in the vicinity of junior high school in Tarakan city, and 3) identify ITS potential application in sciens education. The type of research, conducted is experimental research, which involves providing three treatment concentrations of karamunting extract. Data analyzed includes prerequisite tests (normality and Homogenity tests), hipothesis testing ( one way ANOVA) and, follow up tests (Duncan). Subsequently, percentage calculation were performed to determine the effectiveness criteria. The learning potential is analyzed descriptively. the result showedthat the evective concentrations of karamunting extract is at L2 concentrations (5 g of karamunting + 15 ml of water ). The study indicates that this concentrations can detect formalin at a 10% level with a detection capability of 60% (effective) an at 20% and 30 % formalin with detection capability 80%( very effective ). The result of formalin test on meatballs SMPN in Tarakan, specifically SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 9 and SMP Negeri 10 Tarakan. are negative for formalin. Futhermore, the anaysis of the research results in utilization as a learning resourch; the study can be used for eight- grade material on the topic of food and digestive system, specifically on the subtopic of food additivess.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN BUNGA TAPAK DARA (Catharanthus roseus L.) SEBAGAI PENDETEKSI SENYAWA FORMALIN PADA PANGAN IKAN ASIN YANG DIJUAL DI PASAR KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak bunga tapak dara dalam mendeteksi kandungan formalin pada ikan asin, 2). Mengidentifikasi kandungan formalin pada pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara yang efektif yaitu pada ekstrak L1 (10g bunga tapak dara + 5 ml air) untuk deteksi formalin pada kadar 7%, 14% dan 21% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Selanjutnya, Hasil uji pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu pada Pasar Pagun, Pasar Beringin, pasar Gusher dan Pasar Rakyat adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail