ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perawat di ruang intensif menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan dan kondisi pasien yang kompleks sehingga membutuhkan strategi koping yang sesuai. Strategi koping merupakan upaya yang dilakukan perawat untuk menghadapi dan mengelola berbagai tekanan serta permasalahan yang muncul selama bekerja. Penggunaan strategi koping yang sesuai dapat membantu perawat dalam menghadapi tuntutan pekerjaan di ruang intensif. Dukungan sosial dapat membantu perawat dalam menghadapi berbagai tuntutan dan permasalahan selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 79 perawat yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Brief COPE untuk mengukur strategi koping. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif dengan nilai p-value = 0,017 (p 0,05) dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,269 dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan dalam kategori lemah. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif. Semakin tinggi skor dukungan sosial yang diterima perawat, maka cenderung semakin tinggi skor strategi koping yang digunakan dalam menghadapi berbagai situasi selama bekerja di ruang intensif. Disarankan bagi rumah sakit untuk meningkatkan dukungan sosial bagi perawat melalui penciptaan lingkungan kerja yang suportif, penguatan kerja sama antarperawat, serta dukungan dari atasan guna membantu perawat dalam menghadapi berbagai tekanan dan tuntutan pekerjaan di ruang intensif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS TANJUNG PALAS ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengelolaan hipertensi adalah dukungan sosial yang berasal dari keluarga, teman, maupun orang terdekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan sosial pada lansia dengan hipertensi di UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi dijadikan sampel sebanyak 70 lansia hipertensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang terdiri atas tiga subskala, yaitu keluarga (family), teman (friends), dan significant others. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, nilai rerata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan sosial responden sebagian besar (51,4%) berada pada kategori sedang. Berdasarkan analisis subskala MSPSS, dukungan keluarga memiliki nilai rata-rata tertinggi (mean=3,1;SD= 0,58). Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas lansia dengan hipertensi di UPTD Puskesmas Tanjung Palas memiliki tingkat dukungan sosial kategori sedang dengan keluarga sebagai sumber dukungan utama. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan program promotif dan preventif yang melibatkan keluarga untuk meningkatkan pengelolaan hipertensi pada lansia. Kata kunci: Dukungan Sosial, Hipertensi, Lansia, Puskesmas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Hubungan Antara Dukungan sosial dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Malinau Utara”. Prestasi Belajar diartikan sebagai pengukur atau tingkatan keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan di sebuah program pengajaran. Dukungan Sosial merupakan kesediaan orang-orang disekitar yang dipercaya oleh individu, yang dapat diandalkannya dan yang membuatnya merasa nyaman, diperhatikan, dihargai, dipedulikan, dan disayangi dalam jaringan kewajiban. Terdapat empat indikator dari dukungan sosial, yaitu: dukungan emosional, dukungan instrumen, dukungan informasi, dan dukungan penilaian. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Adapun populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah populasi jenuh, sebanyak 120 siswa. Berdasarkan hasil dari analisis deskriptif dan analisis korelasional dengan menggunakan SPSS 25.0 For Windows versi 25.0 diperolehan nilai koefisien sebesar 0,609 yang jika dibandingkan dengan r tabel = 0,124 pada taraf signifikan 5% dengan N = 120, oleh karena nilai signifikan (0,000 0,05). Dapat diartikan bahwa adanya hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dengan prestasi belajar. Dengan menggunaan skala dukungan sosial, dapat diketahui bahwa dukungan instrumen lebih berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi pula prestasi belajar siswa. Sehingga hasil ini dapat menunjukkan bahwa adanya hubungan antara dukungan sosial dengan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Malinau Utara.