Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Depresi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Certainty Factor Dalam Diagnosis Awal Gangguan Depresi Berbasis Website Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

2026•

Kesehatan mental menjadi isu penting, terutama bagi mahasiswa yang rentan mengalami tekanan akademik, sosial, dan pribadi. Di Universitas Borneo Tarakan, masih terdapat kendala dalam mendeteksi dini gejala depresi akibat keterbatasan layanan kesehatan mental dan adanya stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web dengan metode Certainty Factor (CF) guna membantu deteksi dini gangguan depresi pada mahasiswa. Metode CF direncanakan digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan berdasarkan gejala yang diinput oleh pengguna. Sistem ini direncanakan akan dikembangkan menggunakan pendekatan pengembangan sistem dan akan diuji menggunakan metode Black box untuk memastikan fungsionalitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi keseluruhan sebesar 77,5% dengan performa sangat baik pada kasus ekstrem: recall 93,8% untuk kategori Minimal dan 100% untuk kategori Berat memastikan tidak ada kasus kritis yang terlewat, meskipun recall untuk kategori Sedang relatif rendah (52,9%) sebagai konsekuensi pendekatan CF yang memprioritaskan gejala klinis kritis sesuai prinsip diagnosis profesional. Validasi konten menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan skor rata-rata 4,79/5,00 untuk gejala dan 4,24/5,00 untuk rekomendasi, sementara pengujian black box dan usability mengonfirmasi bahwa sistem stabil, mudah digunakan, dan responsif. Pengujian keandalan lebih lanjut menunjukkan sistem mampu menangani 10 pengguna simultan dengan latensi rata-rata 3 detik dan tingkat keberhasilan 100%, membuktikan performa optimal pada kondisi penggunaan normal di lingkungan kampus. Pada beban ekstrem (50 pengguna simultan), sistem mengalami degradasi performa dengan latensi rata-rata 13,725 detik dan 0,4% permintaan gagal (timeout). Namun, sistem tidak mengalami crash total, menunjukkan ketahanan yang memadai untuk skenario lonjakan akses. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti sebagai solusi digital yang valid, aman, dan kontekstual untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus yang minim layanan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Perubahan Iklim Terhadap Stres, Kecemasan dan Depresi Masyarakat di Daerah Perbatasan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perubahan iklim merupakan ancaman serius terhadap kesehatan global, berdampak signifikan pada suhu, pola curah hujan, dan kesehatan mental masyarakat. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang perubahan iklim dan tingkat stres, kecemasan, serta depresi di masyarakat Aji Kuning, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 216 responden yang berusia 18-30 tahun. Penelitian ini menggunakan dua instrumen berupa kuesioner, yaitu kuesioner pengetahuan masyarakat tentang perubahan iklim dan DASS-21. Kuesioner pertama mengukur pengetahuan tentang perubahan iklim, sedangkan DASS-21 menilai kecemasan, depresi, dan stres. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman rank. Hasil menunjukkan hubungan negatif signifikan antara pengetahuan tentang perubahan iklim dan tingkat stress dengan koefisien -0,328 p < 0,001. Temuan juga menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan kecemasan dengan koefisien -0,328 p < 0,001, serta hubungan signifikan antara pengetahuan dan depresi dengan koefisien -0,260 p < 0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang rendah mengenai perubahan iklim berhubungan signifikan dengan tingginya tingkat stres, kecemasan, dan depresi di masyarakat, sehingga diperlukan intervensi pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman serta kesehatan mental di komunitas, terutama di daerah perbatasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HERNIATED NUCLEUS PULPOSUS (HNP) DI RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HERNIATED NUCLEUS PULPOSUS (HNP) DI RSUD DR. H. JUSUF SK TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Indonesia menetapkan target pada tahun 2030 mengurangi angka kematian dini akibat penyakit tidak menular. Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau yang sering disebut dengan sakit punggung bagian bawah (low back pain) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang umum dijumpai pada seluruh masyarakat, baik secara global maupun nasional. Sekitar 90% HNP terjadi di area lumbosacral spine, 8% di area cervical spine dan 1% hingga 2% di area thoracic spine. Apabila seseorang terdiagnosis HNP maka perlu dilakukan perawatan secara profesional dengan durasi waktu yang cukup lama dan biaya yang mahal disertai resiko kejadian berulang. Hal ini tentu akan berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan diantaranya kondisi ekonomi, keharmonisan keluarga, kualitas kehidupan dan kejiwaan seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan kualitas hidup pasien Herniated Nucleus Pulposus (HNP) di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi penampang analitis (analytic cross-sectional study). Populasi pada penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa medis HNP. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sebanyak 51 responden. Hasil data variabel berdistribusi tidak normal setelah diuji menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Uji Spearman Rank menunjukkan hasil uji statistik bahwa nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan coefficient correlation -0,75** sehingga menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup dengan kekuatan hubungan kuat dan arah hubungan negatif. Kesimpulan semakin tinggi tingkat depresi maka semakin rendah kualitas hidup pasien HNP atau semakin rendah tingkat depresi maka semakin tinggi kualitas hidup pasien

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail