ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berfokus pada pengaruh variasi lampu sebagai beban terhadap kinerja Turbin Pelton yang meliputi daya, torsi, putaran generator dan putaran turbin, serta efisiensi yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengujian variasi beban menggunakan lampu LED daya 3 watt, 5 watt dan 7 watt. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk grafik, kemudian dibandingkan sehingga akan terlihat pengaruh variasi beban kerja terhadap turbin pelton. Dari pengujian yang telah dilakukan dan mendapatkan hasil putaran turbin tertinggi sebesar 1917,1 rpm dicapai pada beban 7 watt, sementara putaran terendah sebesar 1156,9 rpm pada beban 3 watt. Sedangkan putaran generator menunjukkan putaran tertinggi 1858,8 rpm pada beban 7 watt dan terendah 122,2 rpm pada beban 3 watt. Daya listrik generator mencapai nilai tertinggi 0,314 watt pada beban 5 watt, sedangkan efisiensi tertinggi sebesar 10,29% juga dicapai pada beban 5 watt. Dengan demikian semakin besar beban kerja yang diberikan maka putaran yang dihasilkan semakin tinggi, tegangan semakin berkurang, dan daya yang dibutuhkan juga semakin besar. Kata Kunci: Daya Listrik, Efisiensi, PLTM, Turbin Pelton, Variasi Beban
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pulau Tarakan dan Pulau Bunyu memiliki jarak yang relatif dekat yaitu kurang lebih 22 km. Masing-masing Pulau tersebut memiliki sistem tenaga listrik yang beroperasi melayani masyarakat masing-masing. Penelitian ini mengusulkan pemasangan kabel bawah laut untuk menghubungkan (interkoneksi) kedua sistem tenaga listrik tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan fleksibilitas penyaluran dan pelayanan daya listrik antara kedua Pulau. Pada penelitian ini, spesifikasi kabel bawah laut seperti: jenis kabel, diameter, panjang dan tegangan saluran ditentukan berdasarkan perhitungan terhadap kemampuan hantar arus yang didapatkan dari perhitungan arus maksimum yang dapat melewati kabel bawah laut tersebut. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Jenis penghantar Alumunium, isolasi XLPE, diameter 70 mm2 dan panjang saluran 22,5 km. Selanjutnya simulasi aliran daya dilakukan untuk melihat parameter sistem tenaga listrik setelah dilakukan interkoneksi sistem tenaga listrik antara PT. PLN Tarakan dan PT. PLN Bunyu. Hasil simulasi didapatkan nilai rugi-rgi daya aktif sebesar 1476 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 3384 kVAr. Sedangkan untuk nilai tegangan paling rendah terdapat pada bus 198 dan 200 dengan nilai sebesar 18,51 kV. Nilai rugi-rugi daya dan tegangan tersebut masih sesuai dengan Standar PLN (SPLN).