Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Interkoneksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Interkoneksi sistem PT.PLN (Persero) wilayah Malinau Dan Sebuku

2024•

.Untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penyediaan energi listrik khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, salah satu upaya yang dilakukan oleh PT PLN adalah dengan menghubungkan setiap sistem tenaga listrik yang bersifat isolated yang ada di Kaltara menjadi sistem interkoneksi. Pada penelitian ini, dua sistem isolated yaitu: Malinau dan Sebuku akan dihubungkan melalui jaringan distribusi 20 kV. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data di Malinau dan Sebuku untuk dilakukan analisis aliran daya dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi sistem saat ini (existing). Dalam penelitian ini, pemodelan dan analisis aliran daya dilakukan menggunakan software ETAP Powerstation dengan metode aliran daya yang dipilih adalah Newton-Raphson.Penelitian ini menghasilkan desain saluran interkoneksi yang menghubungkan Malinau dan Sebuku dengan spesifikasi saluran sebagai berikut: Saluran udara dari Bus PLTU Malinau ke Bus Tujung (saluran ujung PLN sebuku), menggunakan jenis AAAC (All Almunium Alloy Conductor) dengan diameter 240 〖mm〗^2 dan panjang kabel 86,6 km dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi, maka diperlukan penambahan kapasitor bank pada ujung saluran sistem sebuku sebesar 1200 kVAr,. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya Pada skenario sistem pembangkit malinau dan sebuku beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.361 kW dan dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 7.802 kVAr. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (SBWK.115 dan SBWK.67) dan Bus (LSO.66) dengan nilai sebesar 18,961 kV dan 18,962 kV, dan pada skenario sistem pembangkit sebuku tidak beroperasi didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 2.991 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 9.719 kVar. Sedangkan untuk tegangan paling rendah terdapat pada Bus (TNP.34) dan Bus (NPT.35) dengan nilai sebesar 18.933 kV dan 18.935 kV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Koneksi Sistem Tenaga Listrik Desa Sekikilan dan Desa Sebulu dengan Integrasi PLTS Terpusat Desa Sebulu

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan energi listrik mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat yang bergantung pada teknologi. Penelitian ini bertujuan membuat sebuah perencanaan penyediaan energi listrik menggunakan PLTS untuk solusi jangka pendek, sedangkan untuk jangka panjang dilakukan melaui interkoneksi Desa Sebulu dengan jaringan PLN terdekat yaitu: Desa Sekikilan, adapun perencanaan tersebut disimulasikan menggunakan software ETAP Powerstation. Berdasarkan hasil survei jumlah beban di Desa Sebulu sebesar 19.800 kW yang merupakan beban dari 43 rumah dan 1 fasilitas umum. Penelitian ini menggunakan tiga skenario simulasi yaitu: skenario 1 kondisi existing PT PLN Tulin Onsoi, skenario 2 kondisi PT PLN Tulin Onsoi terhubung dengan Desa Sebulu dan skenario 3 kondisi PT PLN Tulin Onsoi terhubung dengan Desa Sebulu yang terpasang PLTS. Hasil simulasi aliran daya sebagai berikut: beban siang pada skenario 1 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 37,9 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 58,0 kVAr, pada skenario 2 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 38,3 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 59,0 kVAr, pada skenario 3 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 37,9 kW dan rugi-rugi daya reaktif sesbesar 58,0 kW. Selanjutnya, hasil simulasi aliran daya beban malam pada skenario 1 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 38,8 kW dan rugi rugi daya reaktif sebesar 67,2 kVAr, pada skenario 2 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 39,2 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 68,5 kVAr, pada skenario 3 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 40,6 kW dan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 71,0 kVAr. Adapun jatuh tegangan pada beban siang skenario 1 dan 3 adalah 7,77 kV dan skenario 2 adalah 7,9 kV. Sedangkan pada beban malam pada skenario 1 adalah 6,7 kV, skenario 2 adalah 6,89 kV dan skenario 3 adalah 9,45 kV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Interkoneksi Sistem PT. PLN Tarakan Dan PT. PLN Bunyu Melalui Jaringan Kabel Bawah Laut

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Tarakan dan Pulau Bunyu memiliki jarak yang relatif dekat yaitu kurang lebih 22 km. Masing-masing Pulau tersebut memiliki sistem tenaga listrik yang beroperasi melayani masyarakat masing-masing. Penelitian ini mengusulkan pemasangan kabel bawah laut untuk menghubungkan (interkoneksi) kedua sistem tenaga listrik tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan fleksibilitas penyaluran dan pelayanan daya listrik antara kedua Pulau. Pada penelitian ini, spesifikasi kabel bawah laut seperti: jenis kabel, diameter, panjang dan tegangan saluran ditentukan berdasarkan perhitungan terhadap kemampuan hantar arus yang didapatkan dari perhitungan arus maksimum yang dapat melewati kabel bawah laut tersebut. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Jenis penghantar Alumunium, isolasi XLPE, diameter 70 mm2 dan panjang saluran 22,5 km. Selanjutnya simulasi aliran daya dilakukan untuk melihat parameter sistem tenaga listrik setelah dilakukan interkoneksi sistem tenaga listrik antara PT. PLN Tarakan dan PT. PLN Bunyu. Hasil simulasi didapatkan nilai rugi-rgi daya aktif sebesar 1476 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 3384 kVAr. Sedangkan untuk nilai tegangan paling rendah terdapat pada bus 198 dan 200 dengan nilai sebesar 18,51 kV. Nilai rugi-rugi daya dan tegangan tersebut masih sesuai dengan Standar PLN (SPLN).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail