Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Daun sirih
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK MENGATASI KEPUTIHAN DI DESA MALINAU HILIR

2025•

Kesehatan organ intim wanita merupakan hal yang perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam menjaga kebersihannya. Vagina merupakan salah satu organ reproduksi wanita yang sangat rentan terkena penyakit infeksi, saluran reproduksi karena struktur anatominya, ditandai dengan adanya gejala keputihan (fluor albus) yang merupakan peristiwa alamiah. Keputihan normal dapat terjadi pada masa menjelang dan sesudah menstruasi, pada sekitar fase sekresi antara hari ke 10-16 saat menstruasi, juga terjadi melalui rangsangan seksual. Upaya untuk mengatasi keputihan (flour albus) tanpa obat-obatan termasuk menggunakan obat herbal dengan rekam jejak keberhasilan, seperti daun sirih (pipper betlle lin). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada wanita usia subur dengan pemberian rebusan daun sirih untuk mengatasi keputihan. Jenis penelitian ini adalah desktirtif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wanita usia subur yang mengalami keputihan. Rebusan daun sirih yang diberikan setiap harinya digunakan 3-4 lembar direbus dengan 250-300ml air dan dipakai 2 kali perhari selama 5 hari. Hasil menunjukkan bahwa pengurangan intensitas pengeluaran, rasa gatal dan tidak kenyamanan menjadi lebih baik. Penerapan rebusan daun sirih digunakan saat membersihkan reproduksi terbukti efektif dalam mengurangi keputihan pada wanita usia subur dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN SIRIH PADA PAKAN UNTUK KETAHANAN TUBUH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) TERHADAP INFEKSI BAKTERI A. hydrophila

2025•

Penyakit aeromoniasis yang disebabkan oleh bakteri A. hydrophila merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) yang sering menyebabkan kematian massal dan kerugian ekonomi. Penggunaan antibiotik sebagai pengendali infeksi memiliki dampak negatif seperti resistensi bakteri dan residu dalam lingkungan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alternatif pengendalian yang aman dan ramah lingkungan, salah satunya dengan pemanfaatan ekstrak daun sirih (Piper betle L.) sebagai imunostimulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak daun sirih melalui pakan terhadap ketahanan tubuh ikan nila terhadap infeksi Aeromonas sp. Penelitian menggunakan rancangan percobaan lengkap teracak (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari: K- (ikan terinfeksi Aeromonas tanpa pemberian ekstrak), K+ (ikan sehat tanpa infeksi dan tanpa ekstrak), C (infeksi + ekstrak 0,3 ml/100 g pakan), D (infeksi + ekstrak 0,6 ml/100 g pakan), dan E (infeksi + ekstrak 0,9 ml/100 g pakan). Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup ikan (SR), respon makan, laku pertumbuhan Spesifik (SGR), gejala klinis dan perubahan bobot. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sirih dapat meningkatkan respon imun non-Spesifik dan ketahanan tubuh ikan nila terhadap infeksi Aeromonas sp, dengan efek yang optimal pada dosis tertentu. Dosis 0,3 ml/100 g pakan diperkirakan memberikan perlindungan lebih baik dibandingkan dosis tinggi. Kesimpulannya, ekstrak daun sirih berpotensi sebagai imunostimulan alami yang efektif dalam meningkatkan ketahanan tubuh ikan nila, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai strategi pencegahan penyakit yang berkelanjutan dalam budidaya perikanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH PADA KASUS BENDUNGAN ASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH PADA KASUS BENDUNGAN ASI ABSTRAK Bendungan ASI merupakan masalah umum yang terjadi pada masa nifas, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan payudara, hingga gangguan dalam proses menyusui. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengatasi bendungan ASI adalah kompres daun sirih yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri.Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan ASI melalui penerapan kompres daun sirih sebagai terapi komplementer. Metode Penelitian yang diguanakan menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada seorang ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Intervensi yang diberikan berupa kompres hangat daun sirih selama 15–20 menit sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi asuhan kebidanan.Hasil setelah dilakukan kompres daun sirih secara rutin, ibu mengalami penurunan nyeri dan pembengkakan pada payudara. ASI mulai keluar lancar, dan proses menyusui berjalan lebih baik. Ibu merasa lebih nyaman dan tidak mengalami gejala infeksi. Dapat disimpukan bahwa Kompres daun sirih efektif sebagai terapi komplementer dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas Terutama pada perubahan konsistensi dan peregangan payudara. Asuhan kebidanan yang holistik dan penggunaan terapi herbal tradisional dapat menjadi pilihan aman dan alami dalam mendukung keberhasilan menyusui.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRIH UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN TUBUH UDANG WINDU (Penaeus monodon) TERHADAP INFEKSI BAKTERI Vibrio parahaemolyticus

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit akibat bakteri Vibrio parahaemolyticus merupakan masalah besar dalam budidaya udang windu (Penaues monodon) yang menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Salah satu alternatif pengobatan yang lebih ramah lingkungan dan efektif adalah penggunaan ekstrak daun sirih (Piper betle), yang diketahui memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan imunostimulan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sirih dalam meningkatkan kelangsungan hidup udang windu terhadap infeksi bakteri V. parahemolyticus serta menentukan dosis terbaik ekstrak daun sirih yang dapat meningkatkan ketahanan tubuh udang. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol positif (tanpa perendaman ekstrak daun sirih, hanya uji tantang dengan bakteri), kontrol negatif (tanpa pemberian bakteri, hanya perendaman ekstrak daun sirih), serta tiga perlakuan dengan ekstrak daun sirih pada dosis 35 ppm,40 ppm, dan 45 ppm. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (SR), laju pertumbuhan spesifik (SGR), gejala klinis infeksi, serta kualitas air selama penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan B dengan dosis 35 ppm memberikan SR tertinggi 60% serta memiliki nilai SGR mencapai 15.97%. Hasil uji coba menunjukkan perlakuan B tidak berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya.. Analisis kualitas air menunjukan bahwa semua parameter masih berada dalam kisaran standar baku mutu yang direkomendasikan untuk budidaya udang windu. Berdasarkan hasil ini, ekstrak daun sirih dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan ketahanan tubuh udang windu terhadap infeksi V. parahaemolyticus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail