ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH PADA KASUS BENDUNGAN ASI ABSTRAK Bendungan ASI merupakan masalah umum yang terjadi pada masa nifas, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan payudara, hingga gangguan dalam proses menyusui. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengatasi bendungan ASI adalah kompres daun sirih yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri.Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan ASI melalui penerapan kompres daun sirih sebagai terapi komplementer. Metode Penelitian yang diguanakan menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada seorang ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Intervensi yang diberikan berupa kompres hangat daun sirih selama 15–20 menit sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi asuhan kebidanan.Hasil setelah dilakukan kompres daun sirih secara rutin, ibu mengalami penurunan nyeri dan pembengkakan pada payudara. ASI mulai keluar lancar, dan proses menyusui berjalan lebih baik. Ibu merasa lebih nyaman dan tidak mengalami gejala infeksi. Dapat disimpukan bahwa Kompres daun sirih efektif sebagai terapi komplementer dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas Terutama pada perubahan konsistensi dan peregangan payudara. Asuhan kebidanan yang holistik dan penggunaan terapi herbal tradisional dapat menjadi pilihan aman dan alami dalam mendukung keberhasilan menyusui.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masa nifas merupakan masa pemulihan yang sangat penting bagi ibu setelah melahirkan, salah satu masalah umum yang sering terjadi pada periode ini adalah bendungan air susu ibu (ASI). Bendungan ASI terjadi akibat produksi ASI yang berlebihan atau pengeluaran ASI yang tidak optimal, sehingga menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan ketidaknyamanan pada payudara. Penanganan bendungan ASI secara non-farmakologis menjadi pilihan yang aman dan efektif, salah satunya adalah dengan menggunakan kompres daun kubis. Daun kubis mengandung senyawa antiinflamasi yang dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri pada payudara. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres daun kubis terhadap penurunan gejala bendungan ASI pada ibu nifas. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pulau Sapi dengan metode pendekatan asuhan kebidanan secara komprehensif. Subjek studi adalah ibu nifas dengan keluhan nyeri dan pembengkakan pada payudara. Intervensi yang diberikan berupa kompres daun kubis dingin selama 30 menit, dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil asuhan menunjukkan adanya pengurangan pembengkakan, serta peningkatan kenyamanan ibu setelah intervensi dilakukan. Selain itu, proses menyusui menjadi lebih lancar dan tidak menimbulkan keluhan nyeri yang signifikan. Intervensi ini juga diterima dengan baik oleh ibu karena metode yang alami, mudah diperoleh, dan tidak menimbulkan efek samping. Kesimpulannya, pemberian kompres daun kubis dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer yang efektif dan efisien dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas. Diharapkan intervensi ini dapat diterapkan secara luas di layanan kesehatan tingkat pertama sebagai upaya mendukung keberhasilan menyusui.