ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada kondisi awal, terlihat bahwa pembelajaran IPA masih kurang optimal karena peserta didik kesulitan memahami konsep gaya magnet. Pembelajaran cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi gaya magnet melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peserta didik kelas IVA SDN 043 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengussmpulan data menggunakan tes dan observasi yang meliputi hasil belajar kognitif, afektif, psikomotorik, aktivitas siswa, dan aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar kognitif meningkat dari 39,29% pada pretest, menjadi 75% pada Siklus I, dan mencapai 92,86% pada Siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada Siklus II telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 70%. Pada Siklus I, rata-rata aspek afektif mencapai 71%, psikomotorik 70%, aktivitas siswa 75%, dan aktivitas guru 85%, yang seluruhnya telah mencapai indikator keberhasilan. Perbaikan pada Siklus II dilakukan melalui pembentukan kelompok yang lebih kecil, pembagian tugas yang lebih merata, pemberian bimbingan selama percobaan, serta pengaturan waktu evaluasi. Penerapan CTL melalui kegiatan percobaan, diskusi, pengamatan, dan penerapan konsep gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari membantu siswa memahami materi secara bermakna dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi gaya magnet dan mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan dalam mata pelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas V-A di SDN Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu hasil penilaian afektif, psikomotorik, dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penggunaan model pembelajaran dalam pelajaran IPA materi suhu dan kalor dapat meningktakan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dari rata-rata nilai 70,89 menjadi 88,9. Rata-rata tersebut jika dipresentasekan menjadi 86% dan telah mencapai target dimana lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari 70. Pada hasil belajar peserta didik aspek afektif dari rata-rata nilai 28% meningkat menjadi 79%. Pada hasil belajar peserta didik aspek psikomotorik juga meningkat, pada siklus I sebesar 46% dan meningkat disiklus II menjadi 79%. Hasil pengamatan sikap peserta didik, dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Abstrak Permasalahan yang dijumpai di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yaitu penggunaan buku paket pada saat pembelajaran yang memuat banyak materi ketimbang tugas latihan membuat peserta didik cepat bosan dan kurang minat pada materi teks eksplanasi, sehingga membuat peserta didik sangat kesulitan dalam penulisan teks eksplanasi karena mengandung banyak kata ilmiah yang kurang dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis contextual teaching and learning pada materi teks eksplanasi yang layak dilihat dari hasil validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media dan ahli praktisi serta untuk mengetahui respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi di peroleh persentase sebesar 92,5% yang berada pada kategori sangat layak, ahli bahasa sebesar 95% dengan kategori sangat layak, ahli media sebesar 87,5% dengan kategori sangat layak, ahli praktisi sebesar 78,5% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis CTL pada materi teks eksplanasi sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil angket respon peserta didik uji coba terbatas mencapai persentase sebesar 82,8% dengan kategori sangat baik, sedangkan hasil respon uji coba penuh sebesar 91,47% yang masuk kategori sangat baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) siswa kelas IX-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2023 – 03 April 2023 di SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi minat belajar, angket minat belajar siswa dan tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, aktivitas siswa, minat belajar siswa, dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 2 kali pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada siklus I sebesar 54% siswa berada pada kategori minimal cukup dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 92% siswa berada pada pada minimal kategori sangat baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 38% siswa berada pada minimal kategori cukup dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 71% siswa berada pada minimal kategori baik. Berdasarakan penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar matematika siswa pada kelas IX-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. This research aims to improve students' interest in learning and learning outcomes in mathematics through the Contextual Teaching and Learning (CTL) model for students in class IX-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. This type of research was Classroom Action Research (PTK). The research was conducted on 20 March to 3 April 2023 at SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Data collection techniques were used to learn observation sheets, questionnaires, and mathematics learning outcomes tests. Data analysis techniques included teacher and student activity and students' interest and mathematics learning outcomes. This research was conducted in two cycles, which consisted of two meetings for each cycle. The results showed that student's interest in learning in the first cycle I, 54% of students in the minimum standard good category, and in the second cycle II, it increased to 92% of students in the minimum very good category. Meanwhile, students' mathematics learning outcomes in cycle I were 38%, and in cycle II, it increased to 71% of students in the minimum good category. Based on the research result, it can be revealed that using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model can increase students' interest in learning and mathematics learning outcomes in class IX-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar siswa kelas X MIA SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan soal pretest-posttest dengan populasi seluruh siswa kelas X MIA SMA Hang Tuah Tarakan. Hasil penelitian kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar siswa menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas konrol hal ini dibuktikan dari nilai thitung sebesar 2,695 pada taraf signifikansi 0,05 dan df 67 diperoleh nilai ttabel 1,996 berarti thitung> ttabel dan untuk hasil belajar siswa diperoleh nilai thitung sebesar 2,323 pada taraf signifikansi 0,05 dan df 67 diperoleh nilai ttabel 1,996 berarti thitung> ttabel. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah dan Hasil Belajar Siswa Kelas X MIA SMA Hang Tuah Tarakan. This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on the problem-solving abilities and learning outcomes of X MIA students of SMA Hang Tuah Tarakan. This research is a quantitative research using quasi-experimental. Data collection in this study used pretest-posttest with a population of all students of class X MIA SMA Hang Tuah Tarakan. The results of the research on problem-solving abilities and student learning outcomes indicate that there is a difference between the experimental class and the control class, this is evidenced by the tcount of 2.695 at a significance level of 0.05 and degree of freedom = 67, the ttable 1.996 means tcount> ttable and for student learning outcomes obtained tcount of 2.323 at a significance level of 0.05 and degree of freedom = 67 obtained ttable 1.996 means tcount> ttable. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is an effect of the Contextual Teaching and Learning Problem Solving Ability and Learning Outcomes of Class X MIA students at Hang Tuah High School Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHNSION THROUGH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING AT TENTH GRADE OF SENIOR HIGH SCHOOL 2 TARAKAN Abstract This study aimed at improving tenth grade students’ reading comprehension by using Contextual Teaching and Learning (CTL) at the Senior High School 2 Tarakan. It was observed that the students still had limited understanding of reading comprehension. This Classroom Action Research (CAR) was conducted using the design of Kemmis and Mc. Taggar. It was conducted in two cycles and each cycle consisted of four stages, namely: (1) planning, (2) action or implementation, (3) observation, and (4) evaluation. Each cycle was carried out in two meetings. The instruments used in this study were observation sheets and tests. The results showed that using CTL could improve reading comprehension of tenth grade students. The improvement could be seen from the test average score and percentage of students. In pre-test, the average score was 32.85 with a percentage of 5% and increased to 77.85 with a percentage of 85% in the post-test or it increased 16%. The minimum passing score set in this study was 70. As the number of students who passed reached 75%, the study was declared successful. It was concluded that the implementation of CTL was able to improve reading comprehension of tenth grade students at the Senior High School 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain posstest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-2 dan kelas VIII-3. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan representasi matematika. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji independent sample t-test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan representasi matematika kelas eksperimen adalah 68,65 dan rata-rata kemampuan representasi matematika kelas kontrol adalah 47,82. Hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0. Sehingga dapat dilihat bahwa 0 0,05 dengan demikian H0 ditolak, artinya bahwa rata-rata kemampuan representasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih tinggi dari kemampuan representasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan, maka dapat disimpulkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan.