ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Potensi lokal setiap daerah berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar. Sumber belajar yang berbasis potensi lokal dapat memudahkan peserta didik untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya. Potensi lokal daerah Kalimantan Utara yang dapat diintegrasikan kedalam pembelajaran yaitu buah Cempedak (Artocarpus Integer) dan Terap (Artocarpus Odoratissimus). Buah cempedak dan terap dapat diolah menjadi yoghurt yang kemudian tahap pembuatannya disajikan kedalam pedoman praktikum. Penelitian Pengembangan pedoman praktikum ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan serta respon peserta didik terhadap Pedoman Praktikum Materi Bioteknologi SMA/MA Berdasarkan Pemanfaatan Buah Cempedak (Artocarpus Integer) dan Terap (Artocarpus Odoratissimus). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Namun, penelitian ini dibatasi dan hanya sampai pada tahap Development. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 2 Tarakan Kelas XII MIPA 2 yang berjumlah 36 orang dan guru sebagai praktisi. Kelayakan Pedoman Praktikum dinilai berdasarkan hasil validasi media dan materi. Pada validator ahli media diperoleh nilai 85% dengan kriteria “Layak”. Pada validator ahli materi diperoleh nilai 95,38% dengan kriteria “Sangat Layak”. Praktisi guru diperoleh nilai 100% dengan kriteria “Sangat Layak”. Respon peserta didik diperoleh dari rata-rata penilaian respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase 92% masuk dalam kriteria “Sangat Menarik”. Dapat disimpulkan bahwa Pedoman Praktikum materi bioteknologi berdasarkan pemanfaatan buah cempedak dan terap layak untuk digunakan dalam pembelajaran
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tempe rempah daun sengkubak merupakan makanan hasil fermentasi menggunakan bahan dasar kedelai dan tambahan daun sengkubak. Daun sengkubak adalah daun yang berasal dari Kalimantan. Tempe rempah daun sengkubak berpotensi dikembangkan menjadi LKPD berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembuatan Tempe Rempah Daun Sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers.) Diels) Berbasis Potensi Lokal pada materi bioteknologi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap development. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII MIA SMAN 1 Sembakung yang berjumlah 33 siswa dan guru sebagai praktisi. Kelayakan LKPD dinilai berdasarkan hasil validasi media dan materi. Pada validator ahli materi diperoleh nilai 92,3% dengan kategori "sangat layak". Pada validator ahli media diperoleh nilai 80% dengan kategori "sangat layak". Praktisi guru dengan nilai 100% dengan kategori "sangat layak". Respon peserta didik diperoleh dari rata-rata penilaian respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase 89% termasuk dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut lembar kerja peserta didik (LKPD) materi bioteknologi berbasis potensi lokal layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan terkait isu-isu bioteknologi modern. Penelitian ini merupakan jenis penelitian metode survei dengan pendekatan dekskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2018 & 2019 yang berjumlah 112 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan indikator persepsi (menyerap atau menerima) menunjukkan bahwa 69% mahasiswa pernah mempelajari terkait bioteknologi modern pada topik bayi tabung, suntik mati, produk GMO dan xenotransplantasi dari dalam dan luar perkuliahan. Adapun persepsi mahasiswa berdasarkan indikator persepsi (mengerti atau memahami) mengenai bayi tabung, yaitu 70% setuju dan 30% tidak setuju. Suntik mati, 52% setuju dan 48% tidak setuju. Produk GMO, 21% setuju dan 79% tidak setuju. Serta xenotransplantasi, 19% setuju dan 81% tidak setuju. Mahasiswa sebaiknya mempelajari mengenai isu-isu bioteknologi modern, apabila tidak didapatkan dari dalam perkuliahan, maka bisa memanfaatkan internet untuk mencari tahu mengenai isu-isu bioteknologi modern karena hal ini merupakan salah satu bentuk hasil dari kemajuan teknologi.