Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Anak Usia Pra Sekolah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Terapi Bermain Scrapbook pada Anak Usia Pra Sekolah dengan Kecemasan Akibat Hospitalisasi di Rsud Dr. H. Jusuf SK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan kecemasan pada anak usia prasekolah akibat lingkungan rumah sakit yang asing, prosedur medis, serta perpisahan dengan lingkungan rumah. Kecemasan yang tidak ditangani dapat menghambat proses perawatan dan penyembuhan anak. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengurangi kecemasan adalah terapi bermain scrapbook. Karya Ilmiah Akhir Ners ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas dua anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi dengan diagnosis medis Gastroenteritis Akut Dehidrasi Sedang (GEADS) serta masalah keperawatan prioritas ansietas. Tindakan keperawatan diberikan sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO) rumah sakit dan dikombinasikan dengan terapi bermain scrapbook selama periode 6–8 Juni 2026. Tingkat kecemasan dievaluasi menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Sebelum intervensi, pasien I memiliki skor HARS 25 dan pasien II skor HARS 22 yang menunjukkan kecemasan sedang. Setelah penerapan terapi bermain scrapbook disertai tindakan keperawatan sesuai SPO rumah sakit, kedua pasien menunjukkan penurunan tingkat kecemasan yang ditandai dengan berkurangnya perilaku menangis, gelisah, rasa takut terhadap tenaga kesehatan, penolakan saat pemeriksaan, serta meningkatnya kemampuan anak berinteraksi dengan perawat. Anak tampak lebih rileks, kooperatif selama tindakan keperawatan, dan mampu mengekspresikan perasaan melalui aktivitas bermain. Penerapan terapi bermain scrapbook sebagai intervensi inovasi yang dikombinasikan dengan tindakan keperawatan sesuai SPO rumah sakit efektif membantu menurunkan kecemasan pada anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Terapi ini dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan keperawatan anak untuk menciptakan suasana perawatan yang lebih nyaman serta meningkatkan kerja sama anak selama menjalani perawatan di rumah sakit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemberian Terapi Bermain Pop-it Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Anak Usia Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi

2026•

Penerapan Terapi Bermain Pada Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi Terapi inhalasi adalah pengobatan mukolitik dan bronkodilator dalam bentuk hirupan yang melonggarkan sekresi di saluran pernapasan yang dapat menyebabkan obstruksi saluran pernapasan. Terapi inhalasi ini umum digunakan pada anak-anak dan tidak menimbulkan rasa sakit, namun penggunaan masker dan terapi nebulizer yang berlangsung lama dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan memicu kecemasan pada anak. Kecemasan pada anak yang muncul karena prosedur terapi inhalasi dapat dicegah dan diminimalisir dengan beberapa penggunaan metode terapi non-farmakologis. Terapi non-farmakologis yang dapat digunakan ialah seperti bermain teraputik. Bermain terapeutik dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi kecemasan pada anak saat menjalani prosedur medis dan pengobatan. Untuk mengurangi dampak kecemasan yang dialami anak usia prasekolah diperlukan media yang dapat mengurangi rasa cemas pada anak usia prasekolah, media tersebut bisa dengan cara terapi bermain menggambar, bercerita, mendengarkan musik, bermain puzzle, dan Pop-it. Berdasarkan hasil evaluasi pada kedua pasien, pemberian terapi bermain Pop-it selama 3 hari saat terapi inhalasi didapatkan penurunan pada score VFAS dari nilai tingkat kecemasan paling tinggi (5) menjadi tingkat kecemasan yang rendah (1). Dari hal tersebut menunjukkan terapi bermain mampu menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah selama terapi inhalasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK NEGERI PANTAI AMAL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Gadget memiliki fungsi yang baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari sehingga mempermudah orang untuk memenuhi kebutuhannya terlebih mempermudah dalam berkomunikasi. Tetapi jika penggunaan gadget tidak dapat dikontrol dengan baik maka dapat berdampak negatif bagi anak usia prasekolah terlebih dalam aktivitas sosialnya yaitu interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Jenis penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 58 responden. Teknik purposive sampling yang jumlah sampel 37 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan uji validitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi antara 2 variabel diperoleh analisa uji Spearman Rank di dapatkan ρ value= 0,001 α 0,05 bermakna ada hubungan penggunaan gadget dengan intraksi sosial pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Dengan keeratan hubungan dapat dilihat dari r hitung =-0,384 yang dikategorikan cukup (0,26-0,599). Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan penggunaan gadget dengan intraksi sosial pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pantai Amal. Peneliti menyarankan untuk sebaiknya orang tua mampu membatasi penggunaan gadget anak. Penggunaan gadget pada anak harus diberi batasan sesuai usia anak, anak 3-5 tahun diberikan batasan durasi bermain gadget kurang dari 1 jam perhari. Orang tua juga harus mengawasi anak dalam menggunakan gadget dan konten yang anak lihat untuk meminimalisir sisi negatif penggunaan gadget yang dapat mempengaruhi interaksi sosial anak dengan lingkungannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail