ThesisOpen AccessMetadata saja
•
ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani. ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Leukemia adalah poliferasi sel lekosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang lain dari pada normal, jumlahnya berlebihan dan dapat menyebabkan anemia, trombosit openi dan di akhiri dengan kematian. Hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan dan harus segera di atasi. Berdasarkan data yang di ambil dari RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan pada tanggal 21-23 April 2022. Tujuan laporan tugas akhir ini untuk memperoleh gambaran yang nyata melalui pelaksanaan proses keperawatan. Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif yaitu studi kasus melalui asuhan keperawatan dengan leukemia myeloid akut. Adapun Teknik pengumpulan data penulis gunakan dalam menyusun laporan tugas akhir ini yaitu observasi, wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan tujuh masalah keperawatan nyeri akut, hipertermia, gangguan integritas jaringan, perfusi perifer tidak efektif, gangguan pola tidur, defisit nutrisi, dan defisit perawatan diri . terdapat beberapa kesenjangan antara kasus dan teori yaitu pada menentukan diangnosis pada klien. Penulis menyimpulkan bahwa dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien Tn.A tidak ada hambatan dalam melakaukan pengkajian dan keluarga sangat koperatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Leukemia adalah poliferasi sel lekosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang lain dari pada normal, jumlahnya berlebihan dan dapat menyebabkan anemia, trombosit openi dan di akhiri dengan kematian. Hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan dan harus segera di atasi. Berdasarkan data yang di ambil dari RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan pada tanggal 21-23 April 2022. Tujuan laporan tugas akhir ini untuk memperoleh gambaran yang nyata melalui pelaksanaan proses keperawatan. Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif yaitu studi kasus melalui asuhan keperawatan dengan leukemia myeloid akut. Adapun Teknik pengumpulan data penulis gunakan dalam menyusun laporan tugas akhir ini yaitu observasi, wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan tujuh masalah keperawatan nyeri akut, hipertermia, gangguan integritas jaringan, perfusi perifer tidak efektif, gangguan pola tidur, defisit nutrisi, dan defisit perawatan diri . terdapat beberapa kesenjangan antara kasus dan teori yaitu pada menentukan diangnosis pada klien. Penulis menyimpulkan bahwa dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien Tn.A tidak ada hambatan dalam melakaukan pengkajian dan keluarga sangat koperatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pertumbuhan teknologi zaman sekarang terus berkembang dengan pesatnya tanpa henti. Teknologi yang berguna pada zaman ini adalah internet. Jumlah pemakaian internet zaman milenial ini sangatlah besar. Di internet anak-anak muda dapat mengakses berbagai macam web salah satunya game online yang sedang “naik daun” diseluruh dunia termasuk Indonesia. Seiring berkembangnya game online ini, kejahatan juga berkembang dengan modern juga yaitu cybercrime. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana penipuan akun game online yang sedang banyak terjadi di Indonesia atau hambatan yang ditemui dalam penegakan hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normative dengan pendekatan-pendekatan sebagai berikut: pendekatan Undang-Undang (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa penegakan hukum pidana terhadap pelaku akan dikenakan dalam Pasal 378 KUHP jika dilakukan tidak menggunakan sarana media informasi elektronik dan Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik bahkan akan diancam dengan sanksi pada Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jika itu dilakukan dengan menggunakan sarana media informasi elektronik. Namun dalam penegakan hukumnya terdapat hambatan yang ditemui yaitu faktor hukum yang dimana dibatasi hanya dengan undang-undang, faktor penegak hukum yaitu para pihak-pihak yang membentuk maupun melaksanakan hukum, faktor sarana atau fasilitas yang dapat mendukung penegakan hukum, faktor masyarakat yaitu lingkungan dimana hukum itu berlaku dan juga diterapkan dan faktor kebudayaan sebagai hasil karya, cipta dan rasa yang berdasarkan pada karsa manusia dalam pergaulan hidup. Abstract Today's technological growth continues to develop rapidly without stopping. The technology that is useful in this day and age is the internet. The amount of internet usage in this millennial era is enormous. On the internet, young people can access various kinds of web, one of which is the online game which is currently on the rise all over the world, including Indonesia. Along with the development of this online game, crime has also developed in a modern way, namely cybercrime. This study was conducted to determine the enforcement of criminal law against criminal acts of online game account fraud that are currently occurring in Indonesia or the obstacles encountered in law enforcement. This study uses a normative juridical method with the following approaches: a statute approach, a conceptual approach and a case approach. The results of this study can be seen that criminal law enforcement against perpetrators will be imposed in Article 378 of the Criminal Code if it is carried out without using electronic information media facilities and Article 28 paragraph (1) of Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions will even be threatened with sanctions. in Article 45 paragraph (2) of Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions if it is carried out using electronic information media facilities. However, in law enforcement there are obstacles encountered, namely legal factors which are limited only by law, law enforcement factors, namely the parties that form or implement the law, facilities or facilities that can support law enforcement, community factors, namely the environment where the law is enforced. it applies and is also applied and cultural factors as a result of work, creativity and taste based on human initiative in social life.