Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: RADIANSYAH
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Perbandingan Keterampilan Berbicara Antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka pada Siswa Kelas Sebelas SMAN 1 Malinau dan SMAN 3 Malinau

2025•

This study aimed to determine the differences in students' speaking skills between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum among eleventh-grade students at SMAN 1 and SMAN 3 Malinau in the 2023/2024 academic year. A causal- comparative research design was employed with purposive sampling, involving students from SMAN 1 and 44 students from SMAN 3. Data were collected using the TOEIC Speaking Test and analyzed with SPSS version 26.0 through descriptive and inferential statistical procedures. As the data were not normally distributed, the Mann-Whitney U test was applied. The results showed no statistically significant difference between the two groups (U = 647.500, Z =-1.404, p= 0.160). The effect size was small (r = 0.157), indicating a small practical difference. Although students under the 2013 Curriculum (SMAN 1) achieved slightly higher mean score (M = 69.72) than those under the Merdeka Curriculum (SMAN 3) (M = 56.14), the difference was not statistically significant. These findings indicated that, despite a slight tendency for higher achievement under the 2013 Curriculum, both curricula produce relatively similar outcomes in students' speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Media Interaktif Mengenal Sistem Tata Surya pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI berbasis Augmented Reality (Studi Kasus : SD Negeri 012 Tarakan)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality pada materi sistem tata surya untuk siswa kelas VI SDN 012 Tarakan. Adapun metode pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media pembelajaran ini dirancang menggunakan platform Unity dan Vuforia SDK dengan dukungan objek 3D dan audio penjelasan materi objek tersebut. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 012 Tarakan dengan melibatkan 26 siswa melalui teknik sampling purposiv. Media pembelajaran yang dirancang memuat materi tantang sistem tata surya yang terbatas hanya pada planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Matahari, dan Bulan. Hasil pengujian Marker Tracked menunjukkan bahwa penggunan kartu marker menggunakan barcode masih sulit untuk dideteksi oleh kamera AR. Kemudian pada pengujian fungsionalitas menggunakan blackbox testing menunjukkan bahwa 17 fitur yang ada pada aplikasi 100% berhasil dijalankan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Hasil validasi ahli media menunjukkan nilai rata-rata persentase berada di 94% dengan kategori sangat layak, dan pada hasil validasi ahli materi menunjukkan nilai rata-rata persentase berada di 81,66% dengan kategori sangat layak. Kemudian pada hasil angket respon siswa menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan berada di 96,09% dengan kategori sangat layak. Kemudian pada hasil Pre-Test dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan dari nilai pre-test sebesar 81,53 menjadi 90 pada nilai post-test. Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa metode pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality ini bisa menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif, menarik dan interaktif untuk diterapkan di SD Negeri 012 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Media Interaktif Mengenal Sistem Tata Surya pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI berbasis Augmented Reality (Studi Kasus : SD Negeri 012 Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality pada materi sistem tata surya untuk siswa kelas VI SDN 012 Tarakan. Adapun metode pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media pembelajaran ini dirancang menggunakan platform Unity dan Vuforia SDK dengan dukungan objek 3D dan audio penjelasan materi objek tersebut. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 012 Tarakan dengan melibatkan 26 siswa melalui teknik sampling purposiv. Media pembelajaran yang dirancang memuat materi tantang sistem tata surya yang terbatas hanya pada planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Matahari, dan Bulan. Hasil pengujian Marker Tracked menunjukkan bahwa penggunan kartu marker menggunakan barcode masih sulit untuk dideteksi oleh kamera AR. Kemudian pada pengujian fungsionalitas menggunakan blackbox testing menunjukkan bahwa 17 fitur yang ada pada aplikasi 100% berhasil dijalankan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Hasil validasi ahli media menunjukkan nilai rata-rata persentase berada di 94% dengan kategori sangat layak, dan pada hasil validasi ahli materi menunjukkan nilai rata-rata persentase berada di 81,66% dengan kategori sangat layak. Kemudian pada hasil angket respon siswa menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan berada di 96,09% dengan kategori sangat layak. Kemudian pada hasil Pre-Test dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan dari nilai pre-test sebesar 81,53 menjadi 90 pada nilai post-test. Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa metode pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality ini bisa menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif, menarik dan interaktif untuk diterapkan di SD Negeri 012 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A Comparative Study on Speaking Skills Between The 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum of The Eleventh Grade Students in SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau

2025•

This study aimed to determine the differences in students' speaking skills between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum among eleventh-grade students at SMAN 1 and SMAN 3 Malinau in the 2023/2024 academic year. A causal- comparative research design was employed with purposive sampling, involving students from SMAN 1 and 44 students from SMAN 3. Data were collected using the TOEIC Speaking Test and analyzed with SPSS version 26.0 through descriptive and inferential statistical procedures. As the data were not normally distributed, the Mann-Whitney U test was applied. The results showed no statistically significant difference between the two groups (U = 647.500, Z =-1.404, p= 0.160). The effect size was small (r = 0.157), indicating a small practical difference. Although students under the 2013 Curriculum (SMAN 1) achieved slightly higher mean score (M = 69.72) than those under the Merdeka Curriculum (SMAN 3) (M = 56.14), the difference was not statistically significant. These findings indicated that, despite a slight tendency for higher achievement under the 2013 Curriculum, both curricula produce relatively similar outcomes in students' speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail