.
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
Cuaca yang tidak menentu di Kota Tarakan sering mengganggu proses penjemuran pakaian karena hujan dapat turun secara tiba-tiba dan menyebabkan pakaian kembali basah. Penelitian ini merancang Prototypesistem penutup atap dan kipas otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor Raindrop untuk membaca nilai ADC hujan dan tidak hujan serta sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dalam satuan lux dengan kategori Cerah dan Tidak Cerah. Data diproses oleh NodeMCU ESP32 untuk mengendalikan motor DC dalam membuka dan menutup atap serta mengaktifkan kipas sebagai alat bantu pengeringan. Sistem terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk pemantauan dan kontrol jarak jauh secara real-time. Mode otomatis bekerja saat nilai ADC Raindrop >600 dan nilai lux LDR 300, sedangkan mode manual dikendalikan melalui Blynk. Hasil kalibrasi sensor LDR menunjukkan nilai lux 0–300 dikategorikan Tidak Cerah dan 300–50.000 lux sebagai Cerah. Sensor Raindrop dengan ADC 0–600 menunjukkan Tidak Hujan dan 600–4095 menunjukkan Hujan. Pengujian pada tanggal 16–17 Februari 2026 sebanyak 20 data menunjukkan tingkat kesesuaian 100%. Sebanyak 19 pengujian mencatat ADC 0 (Tidak Hujan) dengan intensitas cahaya 3,78–144.417 lux, dan pada seluruh kondisi tersebut atap terbuka serta kipas OFF. Pada tanggal 16 Februari 2026 pukul 12.17 tercatat lux 31.651 dan ADC 798, sistem mendeteksi Hujan dalam kondisi Cerah sehingga atap menutup dan kipas ON sesuai logika. Integrasi Blynk menghasilkan akurasi pengiriman data 100%, Packet loss 0%, dan rata-rata Latency47 ms pada jarak 3–15 meter. Sistem bekerja optimal dan responsif terhadap perubahan cuaca.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan bukti fisik terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 378 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Secara parsial hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel produk, harga, orang dan proses berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur. Sedangkan promosi lokasi dan bukti fisik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan bukti fisik terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 378 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Secara parsial hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel produk, harga, orang dan proses berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur. Sedangkan promosi lokasi dan bukti fisik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di bank BRI unit Tarakan Timur.