Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: AHMADSHOBIRIN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektifitas pengembangan tingkat kematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata) dengan penambahan oil crab pada sistem sirkulasi tertutup di kota tarakan

2022•Koleksi Perpustakaan

Formula Oil crab berperan dalam proses percepatan matang ovari kepiting bakau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pengembangan tingkat kematangan ovari (TKO) kepiting bakau (Scylla serrata) dengan penambahan formula oil crab pada sistem sirkulasi tertutup. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakun yaitu perlakuan A: perlakuan tanpa formula oil crab (Kontrol) dan B: perlakuan penyuntikan formula oil crab dengan dosis 0,4 ml. Berdasarkan Hasil penelitian dari perlakuan A (Kontrol) tidak mengalami perkembangan ovari hingga berried, sedangkan perlakuan (B) Penambahan formula Oil Crab pada dosis 0,4 ml mendapatkan hasil yang terbaik bagi perkembangan ovari hingga berried pada rata-rata hari ke 41. Berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan mutlak kepiting bakau selama pemeliharaan 60 hari memberikan hasil yang berbeda nyata (F 0,05). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 27-31 ℃, salinitas 15-18 ppt, DO 6,7-7,8 mg/L, dan pH 7.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas pengembangan tingkat kematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata) dengan penambahan oil crab pada sistem sirkulasi tertutup di kota tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Formula Oil crab berperan dalam proses percepatan matang ovari kepiting bakau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pengembangan tingkat kematangan ovari (TKO) kepiting bakau (Scylla serrata) dengan penambahan formula oil crab pada sistem sirkulasi tertutup. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakun yaitu perlakuan A: perlakuan tanpa formula oil crab (Kontrol) dan B: perlakuan penyuntikan formula oil crab dengan dosis 0,4 ml. Berdasarkan Hasil penelitian dari perlakuan A (Kontrol) tidak mengalami perkembangan ovari hingga berried, sedangkan perlakuan (B) Penambahan formula Oil Crab pada dosis 0,4 ml mendapatkan hasil yang terbaik bagi perkembangan ovari hingga berried pada rata-rata hari ke 41. Berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan mutlak kepiting bakau selama pemeliharaan 60 hari memberikan hasil yang berbeda nyata (F 0,05). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 27-31 ℃, salinitas 15-18 ppt, DO 6,7-7,8 mg/L, dan pH 7.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail