Abstrak
Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan Kota Tarakan merupakan kawasan hutan mangrove yang menjadi salah satu potensi ekosistem pesisir yang sangat produktif, terutama sumbangan dari daun maupun sistem perakaran serta tingkat kepadatan. Ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat atau rumah berbagai organisme menjadi salah satu fokus untuk menjadi kajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan jenis ikan yang tertangkap di Kawasan Konervasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan melakukan pertimbangan tertentu dengan 7 kali pengulangan dengan memaparkan data identifikasi ikan yang meliputi analisis keanekaragaman jenis ikan yang menggunakan formula dari Shannon-wiener (II). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis ikan yang berasosiasi dari hasil tangkapan dengan habitat mangrove, di antaranya adalah ikan berukus (Oxyeleotris marmorata), ikan sembilang (Euristhmus microceps), ikan otek (Arius ThalassinusI), ikan belanang (Mugil cephalus), ikan glodok (Oxudercinae), ikan putih (Caharangdae), dan ikan belanak (Johnius trachycephalus). Nilai keankaragaman yang berdasarkan hasil dari perhitungan penelitian di kawasan konservarsi mangrove Kota Tarakan didapatkan nilai yang tergolong rendah disebabkan oleh beberapa faktor yang ikut mempengaruhi selama penelitian berlangsung.