Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AGUSTRI

6 karya publik ditemukan.

2024: 6

Identifikasi Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Ditinjau Dari Adversity Quotient

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian 120 siswa pada Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dimana 60 siswa sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan representasi matematis berbentuk uraian dan angket adversity quotient. Teknik analisis data yang digunakan ialah statistika deskriptif. Kemudian data tes diidentifikasi berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis, dan data angket diidentifikasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ). Data yang telah diidentifikasi kemudian diklasifikasikan berdasarkan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan didominasi oleh siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis yang kurang dan memiliki Adversity Quotient (AQ) camper. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik dimana siswa climber menunjukkan kemampuan representasi matematis yang baik dan mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan representasi matematis dibandingkan siswa camper dan quitter. Siswa climber mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Sedangkan siswa camper belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan belum mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Adapun siswa quitter belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan tidak memiliki kemampuan dalam mengolah informasi dengan kata-kata.

KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN

2024 · Book ·

Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan Kota Tarakan merupakan kawasan hutan mangrove yang menjadi salah satu potensi ekosistem pesisir yang sangat produktif, terutama sumbangan dari daun maupun sistem perakaran serta tingkat kepadatan. Ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat atau rumah berbagai organisme menjadi salah satu fokus untuk menjadi kajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan jenis ikan yang tertangkap di Kawasan Konervasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan melakukan pertimbangan tertentu dengan 7 kali pengulangan dengan memaparkan data identifikasi ikan yang meliputi analisis keanekaragaman jenis ikan yang menggunakan formula dari Shannon-wiener (II). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis ikan yang berasosiasi dari hasil tangkapan dengan habitat mangrove, di antaranya adalah ikan berukus (Oxyeleotris marmorata), ikan sembilang (Euristhmus microceps), ikan otek (Arius ThalassinusI), ikan belanang (Mugil cephalus), ikan glodok (Oxudercinae), ikan putih (Caharangdae), dan ikan belanak (Johnius trachycephalus). Nilai keankaragaman yang berdasarkan hasil dari perhitungan penelitian di kawasan konservarsi mangrove Kota Tarakan didapatkan nilai yang tergolong rendah disebabkan oleh beberapa faktor yang ikut mempengaruhi selama penelitian berlangsung.

KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan Kota Tarakan merupakan kawasan hutan mangrove yang menjadi salah satu potensi ekosistem pesisir yang sangat produktif, terutama sumbangan dari daun maupun sistem perakaran serta tingkat kepadatan. Ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat atau rumah berbagai organisme menjadi salah satu fokus untuk menjadi kajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan jenis ikan yang tertangkap di Kawasan Konervasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan melakukan pertimbangan tertentu dengan 7 kali pengulangan dengan memaparkan data identifikasi ikan yang meliputi analisis keanekaragaman jenis ikan yang menggunakan formula dari Shannon-wiener (II). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis ikan yang berasosiasi dari hasil tangkapan dengan habitat mangrove, di antaranya adalah ikan berukus (Oxyeleotris marmorata), ikan sembilang (Euristhmus microceps), ikan otek (Arius ThalassinusI), ikan belanang (Mugil cephalus), ikan glodok (Oxudercinae), ikan putih (Caharangdae), dan ikan belanak (Johnius trachycephalus). Nilai keankaragaman yang berdasarkan hasil dari perhitungan penelitian di kawasan konservarsi mangrove Kota Tarakan didapatkan nilai yang tergolong rendah disebabkan oleh beberapa faktor yang ikut mempengaruhi selama penelitian berlangsung.

Identifikasi Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Ditinjau Dari Adversity Quotient

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian 120 siswa pada Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dimana 60 siswa sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan representasi matematis berbentuk uraian dan angket adversity quotient. Teknik analisis data yang digunakan ialah statistika deskriptif. Kemudian data tes diidentifikasi berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis, dan data angket diidentifikasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ). Data yang telah diidentifikasi kemudian diklasifikasikan berdasarkan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan didominasi oleh siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis yang kurang dan memiliki Adversity Quotient (AQ) camper. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik dimana siswa climber menunjukkan kemampuan representasi matematis yang baik dan mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan representasi matematis dibandingkan siswa camper dan quitter. Siswa climber mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Sedangkan siswa camper belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan belum mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Adapun siswa quitter belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan tidak memiliki kemampuan dalam mengolah informasi dengan kata-kata.