Abstrak
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi dan ahli bahasa, serta kemenarikan ditinjau dari angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yakni Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni pedoman wawancara, lembar validasi, angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas VI SDN 007 Tanjung Palas Timur. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media 82%, ahli materi 92%, ahli bahasa 84,36% dan rata-rata persentase skor validasi dari ketiga validator sebesar 86,12%. Hasil validasi dari ahli media, materi dan bahasa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kemudian hasil angket penerapan guru 93,75%, angket keefektifan siswa uji coba terbatas sebesar 100%, angket keefektifan siswa uji coba lapangan sebesar 99,04%, angket kemenarikan siswa uji coba terbatas sebesar 96%, angket kemenarikan siswa uji coba lapangan sebesar 96,19% dan rata-rata persentase skor 98,01%. Hasil angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi dan bahasa, angket penerapan guru, angket keefektifan siswa dan angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.