Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media interaktif metode suku kata ditinjau dari validasi Ahli bahasa, ahli materi dan ahli media, serta ketertarikan ditinjau dari angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis (analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (Implementasi); 5) Evaluation (Evaluasi) Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, dan angket ketertarikan siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas I-B SD Negeri 017 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 86%, ahli bahasa sebesar 90% dan ahli media sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Hasil dari angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 96% dan pada uji coba lapangan sebesar 92% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, media Interaktif metode suku kata dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.