JENRY OLDY ANUGRAH TIMBA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengangkaji pengaturan hukum terkait keamanan pangan dalam program MBG serta bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap penyelenggara yang menyebabkan keracunan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum primer meliputi KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan pendapat para ahli hukum. Analisis dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan pangan dalam program MBG diatur melalui kewajiban pemenuhan standar higiene, sanitasi, mutu, dan keamanan makanan. Apabila terjadi keracunan akibat kelalaian atau kesengajaan, maka penyelenggara, penyedia jasa boga, maupun pihak lain yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana. Sanksi yang dapat dikenakan berupa pidana penjara, pidana denda, maupun pidana tambahan sesuai peraturan perundang-undangan. Korporasi sebagai penyelenggara juga dapat dikenai pertanggungjawaban pidana. Kesimpulannya, penyelenggara program MBG wajib menjamin keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang ketat, peningkatan standar operasional, dan koordinasi antarinstansi guna mencegah terjadinya keracunan makanan.
SHANYA SHAFITRY
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak pidana penggunaan hak pilih lebih dari satu kali pada Pemilu 2024 serta pertimbangan hakim dalam Putusan Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 94/Pid.Sus/2024/PN Tar. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus melalui studi pustaka dan analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pemilu dengan memberikan suara lebih dari satu kali di beberapa TPS menggunakan status DPT dan DPK. Perbuatan tersebut melanggar Pasal 516 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Persidangan dilakukan secara in absentia karena terdakwa masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam menjatuhkan putusan, hakim mempertimbangkan unsur tindak pidana, alat bukti, keterangan saksi, serta dampak perbuatan terdakwa terhadap integritas pemilu. Para terdakwa dijatuhi pidana penjara dan denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan hak pilih lebih dari satu kali merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip demokrasi sehingga diperlukan pengawasan dan penegakan hukum yang tegas.
ISMI HASANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini menganalisis penerapan pidana terhadap pelaku percobaan penempatan PMI oleh perseorangan dalam Putusan Nomor 102/Pid.Sus/2024/PN Nnk. Dengan menggunakan jenis penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum. Hasilnya menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 secara tegas melarang perorangan menempatkan PMI tanpa izin, dan Pasal 53 KUHP memungkinkan percobaan tindak pidana dipidana jika memenuhi unsur niat, permulaan pelaksanaan, serta ketidaksempurnaan di luar kehendak pelaku. Perbuatan terdakwa berupa perekrutan, pengumpulan dokumen, penerimaan uang, dan upaya keberangkatan terbukti memenuhi unsur tersebut. Meskipun hakim menjatuhkan pidana 5 tahun penjara dan denda, pertimbangan hakim dinilai masih kurang rinci dalam membedakan tahap persiapan dan permulaan pelaksanaan, sehingga berpotensi menimbulkan multitafsir. Selain itu, analisis menunjukkan perlunya konsistensi penerapan doktrin percobaan agar tidak terjadi ketidakpastian hukum. Putusan ini tetap menegaskan urgensi perlindungan hukum bagi calon PMI dari praktik penempatan ilegal serta pentingnya pengawasan terhadap pelaku perseorangan.
NERI BID
2026 · Thesis · Open Access
Sekolah merupakan organisasi yang kompleks dan unik, yang terdiri dari beberapa orang untuk mencapai visi dan misi sehingga dalam meraih tujuan organisasi faktor yang paling besar peranannya ialah faktor SDM, sebagai penggerak tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien, namun SDM juga dapat menjadi faktor penghambat dalam mencapai tujuan suatu organisasi. Hal demikian dikarenakan faktor manusia sebagai penentu arah kebijakan sekaligus pelaksana pencapaian tujuan organisasi. Permasalahan adalah sebagai berikut: Implementasi penjatuhan hukuman sanksi disiplin terhadap guru di Kabupaten Malinau dan Tanggung jawab sekolah dan guru terhadap penjatuhan hukuman sanksi disiplin. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum empiris. Lokasi penelitian adalah tempat dilaksanakannya penelitian yaitu di Kabupaten Malinau. Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yaitu seluruh perusahaan umum daerah di kota Tarakan. Sementara sampel adalah sebagian dari populasi sebagai gambaran hasil penelitian yaitu salah satu sekolah di Kabupaten Malinau. Jenis dan sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Bahwa Tinjauan yuridis tentang hukuman sanksi disiplin terhadap guru adalah bentuk penegakan hukum administratif yang bertujuan menjaga profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas guru sebagai aparatur negara dalam melaksanakan tugas pendidikan. Pengenaan sanksi disiplin terhadap guru didasarkan pada ketentuan hukum positif, khususnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang menegaskan prinsip kepastian hukum, keadilan, dan proporsionalitas dalam setiap penjatuhan sanksi. Oleh karena itu, sanksi disiplin tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hukuman atas pelanggaran, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan moral dan profesionalitas guru agar tetap berpedoman pada etika jabatan serta nilai-nilai hukum yang berlaku. Bahwa Tanggung jawab sekolah dan guru terhadap penjatuhan hukuman sanksi disiplin adalah untuk memastikan proses penegakan disiplin dilakukan secara adil, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum serta kode etik profesi. Sekolah bertanggung jawab menjaga tata tertib dan melakukan pembinaan yang mendidik, sedangkan guru wajib mematuhi norma, etika, dan aturan yang berlaku. Keduanya memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib, bermartabat, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta integritas profesi guru
ANGGRENA FREMITA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan disiplin berat terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam tindak pidana narkotika berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, yang didukung oleh bahan hukum primer dan sekunder untuk mengkaji kesesuaian antara norma hukum dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan PNS dalam tindak pidana narkotika merupakan pelanggaran disiplin berat karena bertentangan dengan kewajiban menaati hukum, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi kehormatan sebagai aparatur negara. Pelanggaran ini berdampak pada individu sekaligus merusak citra institusi dan menurunkan kepercayaan masyarakat. Sanksi disiplin yang dapat dijatuhkan meliputi penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, hingga pemberhentian tidak dengan hormat. Namun, dalam praktiknya penegakan disiplin belum optimal karena kurangnya konsistensi penerapan sanksi, lemahnya pengawasan, serta adanya faktor subjektivitas dalam penjatuhan hukuman. Oleh karena itu, diperlukan penegakan disiplin yang tegas dan konsisten guna meningkatkan profesionalitas serta menjaga integritas aparatur negara.
JULIANI DEWI ANGGRENI
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH E-COMMERCE MODAL USAHA LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI PROVINSI KALIMANTAN (STUDI PADA PEDAGANG PAKAIAN) JULIANI DEWI ANGGRENI Rusdy Setiawan, S.Pd, M.E Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital dan persaingan usaha yang mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan teknologi, ketersediaan modal usaha, serta pengalaman usaha yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-commerce, modal usaha, dan lama usaha terhadap pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pedagang pakaian di Provinsi Kalimantan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form kepada 68 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel e-commerce dan lama usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM pedagang pakaian di Provinsi Kalimantan. Sementara itu, modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Secara simultan, variabel e-commerce, modal usaha, dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,772 menunjukkan bahwa sebesar 77,2% variasi pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan usaha melalui penguatan modal usaha dan pengembangan pengalaman usaha.
ERDAYANTI
2026 · Thesis · Open Access
Peningkatan jumlah UMKM tidak selalu diikuti oleh peningkatan pendapatan usaha, karena masih banyak pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan modal, sumber daya manusia, serta belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital dan pemasaran berbasis e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, dan pemanfaatan e-commerce terhadap pendapatan pelaku UMKM sektor kuliner di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 5.554 unit usaha kuliner. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM, yang berarti peningkatan modal akan meningkatkan pendapatan usaha. Sementara itu, variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM, meskipun memiliki arah hubungan yang positif. Demikian pula, variabel e-commerce tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM, namun tetap menunjukkan arah hubungan positif yang mengindikasikan adanya potensi peningkatan pendapatan melalui pemanfaatannya. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan UMKM. Berdasarkan temuan tersebut, penguatan modal kerja, pengelolaan tenaga kerja secara optimal, serta pemanfaatan platform e-commerce dapat dijadikan sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan pendapatan UMKM kuliner di Kota Tarakan.
DEWI RATNASARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Barang dan Jasa, serta Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah terhadap transparansi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalimantan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan dan website resmi pemerintah daerah. Sampel terdiri dari 44 pemerintah daerah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan Belanja Barang dan Jasa tidak berpengaruh signifikan terhadap transparansi pelaporan keuangan. Sebaliknya, Tingkat Ketergantungan Keuangan Daerah berpengaruh negatif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi ketergantungan daerah pada dana transfer pusat, semakin rendah tingkat transparansinya. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap transparansi pelaporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi lebih dipengaruhi oleh tingkat kemandirian fiskal daerah dibandingkan besarnya pendapatan atau belanja daerah.
NABILA OKTAVIANI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi pada kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen, variabel dependen, dan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara periode 2010–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan daerah dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan belanja modal belum sepenuhnya mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah karena masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, Pertumbuhan Ekonomi tidak mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah maupun Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Artinya, tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
ISNAYNI AYSA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.
ANRA
2026 · Thesis · Open Access
Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong pengembangan sistem penyimpanan energi yang efisien dan andal. Salah satu komponen penting dalam sistem tersebut adalah Bidirectional Converter DC-DC, dimana converter yang mampu mengatur aliran daya dua arah untuk proses pengisian (charging) dan pengosongan (discharging)baterai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan sistem bidirectional converter menggunakan perangkat lunak MATLAB/Simulink serta menganalisis kinerjanya dengan menerapkan kontrol Proportional Integral Derivative (PID) untuk menjaga kestabilan tegangan sistem. Spesifikasi baterai yang digunakan adalah jenis Lithium-Ion dengan Tegangan Nominal (Nominal Voltage) sebesar 24 V dan Kapasitas Rating (Rated Capacity) sebesar 50 Ah. Komponen konverter dirancang menggunakan nilai parameter masukan berupa tegangan sumber (Vi) sebesar 48 V, target tegangan keluaran (Vo) sebesar 24 V, frekuensi pensaklaran sebesar 10.000 Hz, serta hasil perhitungan nilai resistor (R) sebesar 5,76 Ohm, induktor (L) sebesar 0,2304 mH, dan kapasitor (C) sebesar 1 mF. Penetapan parameter kontroler PID pada penelitian ini menggunakan nilai konstanta Kp = 0,25, Ki = 50, dan Kd = 24. Pada pengujian mode pengosongan (discharging) tanpa kontroler, sistem mampu mempertahankan nilai nominal tegangan beban konstan sebesar 48 V dengan arus pengosongan rata-rata berada di kisaran 15 A setelah melewati fase transien. Sementara itu, pada pengujian mode pengisian (charging), pengisian berada pada titik tegangan terendah sekitar 25,82 V yang kemudian stabil di rata-rata 25,98 V dengan arus pengisian stabil di kisaran -16 A.Ketika sistem diintegrasikan penuh sebagai Bidirectional Converter close loop dengan kontrol PID, hasil simulasi selama 10 detik menunjukkan peningkatan kapasitas baterai (State of Charge) secara linear dan stabil dari 45% menjadi 45,09%. Kontroler PID berhasil meredam osilasi transien sepenuhnya dalam durasi 3 detik pertama, di mana arus mantap (steady-state) berhasil dikendalikan secara stabil pada nilai rata-rata sekitar -15 A, dan tegangan baterai mampu dipertahankan secara konstan pada nilai referensi aman sebesar 25,98 V. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan kontrol PID pada Bidirectional Converter efektif dalam meningkatkan regulasi tegangan, menghilangkan steady-state error, serta mengoptimalkan manajemen pengisian daya pada sistem penyimpanan energi berbasis baterai.
NGAU
2026 · Thesis · Open Access
Kebutuhan akan sistem penyimpanan energi yang efisien semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi energi terbarukan. Baterai sebagai media penyimpanan memerlukan perangkat converter yang mampu mengatur aliran daya dua arah (pengisian dan pengosongan). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mensimulasikan bidirectional DC-DC converter tipe buck-boost yang mampu menstabilkan proses pengisian (charging) dan pengosongan (discharging) baterai. Untuk mencapai performa yang optimal, sistem ini menggunakan metode kontrol arus Proportional Integral (PI) guna meminimalkan kesalahan (error) pada kondisi tunak dan mempercepat respon sistem terhadap perubahan beban. Simulasi sistem dirancang dan diuji menggunakan perangkat lunak MATLAB/Simulink dengan variasi nilai arus referensi sebesar 5 A, 15 A, 25 A, dan 30 A untuk mode charging, serta -5 A, -15 A, -25 A, dan -30 A untuk mode discharging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidirectional converter yang dirancang mampu beroperasi dengan baik pada kedua mode operasi tersebut. Pengujian kontrol PI menunjukkan kinerja yang stabil dalam menjejaki arus referensi dengan (settling time) sebesar 29,54 A pada mode (charging) dan -30,5 A pada mode (discharging). Selain itu, sistem kontrol PI berhasil menekan nilai (steady-state error) hingga mencapai 50% serta menjaga riak (ripple) arus baterai tetap berada dalam batas aman. Penelitian ini membuktikan efektivitas kontrol PI dalam menjaga kestabilan parameter elektrik pada sistem manajemen pengisian dan pelepasan energi baterai.
HASLINA
2026 · Thesis · Open Access
Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim serta penerapan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kabupaten Nunukan berdasarkan Putusan No.58/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smr. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim telah mencakup aspek yuridis dan non-yuridis, dengan mendasarkan putusan pada alat bukti, keterangan saksi, dan ketentuan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasann Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan BLUD, yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2,5 miliar. Namun demikian, dalam analisis peulis, pertimbangan hakim belum sepenuhnya menggali aspek kesalahan (mens rea), karena perbuatan terdakwa yang dilakukan secara sistematis lebih tepat dikaulifikasikan sebagai kesengajaan (dolus eventualis) daripada kelalaian. Penerapan sanksi pidana dinilai telah sesuai normatif, tetapi belum penuhnya mencerminkan keadilan substantif dan kemanfaatan hukum, mengingat dampak korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga terganggunya pelayanan kesehatan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih progresif dan restoratif dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.
INDRIA ARDHANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis di kalangan siswa, yang terlihat dari ketergantungan pada guru, masalah dalam analisis, serta urangnya keberanian untuk mengajukan pendapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis para siswa yang terlibat dalam ekstrakurikuler pramuka di SMPN 4 Tarakan. Metode yang dipakai adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pembina pramuka dan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler pramuka, yang dipilih dengan cara purposive sampling. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa tergolong baik dalam enam indikator, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Siswa menunjukkan kemampuan untuk memahami informasi melalui rangkuman dan pertanyaan, menganalisis masalah melalui diskusi, dan mengevaluasi informasi dengan cara melakukan verifikasi. Temuan baru menunjukkan bahwa kegiatan pramuka yang berfokus pada pengalaman nyata sangat efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa ekstrakurikuler pramuka dapat dijadikan pilihan strategi pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara kontekstual dan praktis.
WULAN AYU PUSPA NUGRAHENI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 14 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 128 siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan, dengan sampel sebanyak delapan siswa yang dipilih secara acak dengan bantuan aplikasi wheel of names. Instrumen yang digunakan yaitu angket perencanaan karir yang disusun menggunakan skala likert dengan empat indikator perencanaan karir menurut Hamzah (dalam Krisphianti & Nurwulansari, 2022) yaitu: 1) menyadari wawasan dan kesiapan karir; 2) memahami pertimbangan alternatif karir; 3) memiliki perencanaan karir di masa depan; dan 4) membangun kesiapan karir. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan bantuan software IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 137,00 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata posttest menjadi 158,38 setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan media vision board. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa indikator yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu membangun kesiapan diri. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.
SITTI AMINAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Penelitian ini didasarkan pada kondisi anak-anak di Kelurahan Selumit Pantai yang menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya semangat belajar, kurangnya perhatian dan dukungan keluarga, serta pengaruh tempat tinggal yang kurang kondusif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penentuan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak empat orang yang terdiri dari dua relawan dan dua anak binaan komunitas WPP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semistruktur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi Nvivo. Hasil penelitian menujukkan bahwa komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) memiliki peran penting terhadap motivasi belajar anak di Kelurahan Selumit Pantai. Peran komunitas terlihat sebagai tempat coming out dan tempat saling menguatkan bagi anak-anak. Melalui kegiatan pendampingan belajar, bermain sambil belajar, pemberian motivasi, serta suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan, anak-anak menjadi lebih berani mengekpresikan diri, lebih percaya diri, dan lebih semangat mengikuti kegiatan belajar. Peran tersebut juga berdampak terhadap pelajaran, semangat dalam mengerjakan tugas, rasa tanggung jawab, keaktifan dalam belajar, serta muncul rasa senang dan puas selama mengikuti kegiatan pembelajaran di komunitas.
TARISAH
2026 · Thesis · Open Access
Kecurangan laporan keuangan (Financial Statement Fraud) merupakan masalah serius yang dapat merugikan investor dan pengguna laporan keuangan. Seiring perkembangan teknologi, metode konvensional dinilai belum optimal sehingga diperlukan pendekatan Machine Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Random Forest dalam mendeteksi Financial Statement Fraud serta mengidentifikasi variabel yang paling berkontribusi berdasarkan Fraud Triangle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri atas 73 perusahaan dengan 292 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Deteksi fraud dilakukan menggunakan Beneish M-Score dengan variabel Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, dan Change in Auditor. Data diolah melalui pre-processing, SMOTE, dan pemodelan Random Forest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest mampu mendeteksi fraud dengan nilai accuracy sebesar 0,7627. Variabel yang paling dominan adalah Nature of Industry, diikuti Financial Target dan External Pressure, sedangkan Change in Auditor memiliki kontribusi paling kecil. Kesimpulannya, Random Forest dapat digunakan sebagai metode dalam mendeteksi Financial Statement Fraud, meskipun masih perlu pengembangan lebih lanjut. Financial statement fraud is a serious issue that can harm investors and users of financial statements. By advancement of technology, conventional methods are considered suboptimal, necessitating a Machine Learning approach. This study aims to determine the ability of Random Forest to detect financial statement fraud and to identify the variables that contribute most significantly based on the Fraud Triangle. This study employed a quantitative approach on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2024. The research sample consisted of 73 companies with 292 observations selected using purposive sampling. Fraud detection was performed using the Beneish M-Score with the variables Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, and Change in Auditor. The data was processed through pre-processing, SMOTE, and Random Forest modeling. The results showed that Random Forest is capable of detecting fraud with an accuracy of 0.7627. The most dominant variable is Nature of Industry, followed by Financial Target and External Pressure, while Change in Auditor has the smallest contribution. In conclusion, Random Forest can be used as a method for detecting Financial Statement Fraud, although further development is still needed.
SAHARIA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsionalitas penjatuhan sanksi pidana pada pemberatan pidana concursus realis dalam tindak pidana penipuan arisan online ditinjau dari aspek kesalahan terdakwa, serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam mengonstruksikan perbuatan terdakwa sebagai perbarengan tindak pidana (concursus realis) pada Putusan Nomor 199/Pid.Sus/2024/PN Tgt. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dalam putusan tersebut belum sepenuhnya proporsional jika ditinjau dari aspek kesalahan terdakwa. Penilaian ini didasarkan pada kenyataan bahwa terdakwa melakukan perbuatan secara sadar dan berulang terhadap enam orang korban, menimbulkan kerugian nyata, menggunakan media elektronik sebagai sarana utama, serta tidak menggunakan uang yang diterima sebagaimana mestinya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam mengonstruksikan perbuatan terdakwa sebagai concursus realis pada dasarnya sudah tepat, karena perbuatan dilakukan terhadap korban yang berbeda, pada waktu yang berbeda, dan masing-masing berdiri sendiri. Ketepatan tersebut belum diikuti oleh uraian pertimbangan yang utuh, sebab tidak seluruh korban dipertimbangkan secara tegas dalam pembahasan unsur perbarengan dan tidak dipertimbangkan penerapan ketentuan yang lebih khusus, padahal fakta persidangan menunjukkan bahwa media elektronik merupakan cara utama terdakwa menjalankan perbuatannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proporsionalitas pidana dalam perkara tersebut belum terpenuhi sepenuhnya, baik dari segi kesalahan terdakwa maupun dari segi pilihan norma yang digunakan dalam pertimbangan hukum.
WULAN AYU PUSPA NUGRAHENI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 14 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 128 siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan, dengan sampel sebanyak delapan siswa yang dipilih secara acak dengan bantuan aplikasi wheel of names. Instrumen yang digunakan yaitu angket perencanaan karir yang disusun menggunakan skala likert dengan empat indikator perencanaan karir menurut Hamzah (dalam Krisphianti & Nurwulansari, 2022) yaitu: 1) menyadari wawasan dan kesiapan karir; 2) memahami pertimbangan alternatif karir; 3) memiliki perencanaan karir di masa depan; dan 4) membangun kesiapan karir. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan bantuan software IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 137,00 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata posttest menjadi 158,38 setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan media vision board. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa indikator yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu membangun kesiapan diri. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.
ISNAYNI AYSA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.