HADIJA
2020 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari keefektifan dari menggunakan metode field trip untuk meningkatkan pemahaman mendengarkan siswa kelas delapan di SMPN 9 Tarakan. Penelitian ini berbentuk percobaan (Pra-eksperiment). Peneliti mencari perbedaan dari pencapaian siswa dikelas sebelum dan setelah diajarkan menggunakan metode field trip.Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas 8.4 yang terdiri 22 siswa SMPN 9 Tarakan pada tahun pembelajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan berupa tes menulis pra tes dan pos tes.Disamping itu, peneliti menggunakan deskriptif analisis untuk menganalisis data dan SPSS 22.0 digunakan untuk analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan skor rata-rata antara pretest dan posttest.Hal ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa.Skor mereka adalah 61.59 di pretest dan 72.50 di posttest.Artinya, peningkatan nilai rata-rata siswa adalah 10.909.Dapat dilihat bahwa peningkatan nilai rata-rata siswa pada posttest lebih tinggi daripada pretest dan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan dari nilai mendengarkan siswa antara pretest dan posttest. Hasil dari paired sample test menunjukkan bahwa t-test adalah 12.000 lebih tinggi dari t-tabel (2.080). Sehingga 12.000 > 2.080 jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil lain dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari percobaan menggunakan metode field trip dimana metode ini mampu meningkatkan semangat belajar siswa, mengurangi kebosanan serta membantu siswa dalam menguasai kosa kata baru dengan proses melihat objek secara langsung. Kemudian dapat disimpulkan bahwa metode field trip terbukti efektif meningkatkan pemahaman menulis siswa kelas delapan di SMPN 9 Tarakan.
INDRIANI
2020 · Thesis · Open Access
INDRIANI. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Pada Materi Bakteri dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian (mengukur aspek sikap dan keterampilan) serta tes hasil belajar dan lembar kerja siswa (Mengukur aspek pengetahuan). Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa secara klasikal nilai siswa dari siklus I ke siklus II terdapat penigkatan pada ketiga aspek yang diukur yaitu, aspek pengetahuan pada siklus I yaitu 64% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 76%. Pada aspek sikap persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 57% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 94%. Sedangkan aspek keterampilan, persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 51% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 100%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I 78,07% dengan kategori baik, siklus II 94,73% dengan kategori sangat baik dan hasil aktivitas siswa siklus I 75% dengan kategori baik, siklus II 85% berkategori sangat baik.
NOVA MARTINA ELPERIDA
2020 · Thesis · Open Access
Mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove. Kerapatan mangrove sangat dipengaruhi oleh jenis substrat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara jenis substrat terhadap kerapatan pohon Rhizophora sp di hutan mangrove Kota Tarakan dengan membandingkan jenis substrat terhadap kerapatan spesies tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019 metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan di 3 stasiun yaitu daerah Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) dan Kawasan Konservasi Mangrove Mamburungan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian terdapat 3 jenis substrat yaitu lempung liat berdebu, lempung berdebu dan liat berdebu. Terdapat 3 jenis vegetasi Rhizophora sp yaitu Rhizophora Apiculata, Rhizophora Mucronata dan Rhizophora Stylosa.
SIPRIANUS RON
2020 · Thesis · Open Access
Perairan mangrove memiliki potensi sumberdaya perairan yang sangat berlimpah. Salah satunya adalah zooplankton sebagai rantai makanan biota perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di kawasan tambak dan hutan mangrove Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan serta kondisi kualitas air pada lokasi pengambilan sampel zooplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis yang dilakukan dengan menghitung kelimpahan zooplankton, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian ini didapatkan zooplankton dari filum arthropoda kelas crustacea dengan jumlah 6 spesies. Kondisi zooplankton pada stasiun tambak dengan 4 ulangan diperoleh jumlah kelimpahan pada ulangan I-IV secara berturut-turut sebanyak 33 ind/L, 44 ind/L, 166 ind/L dan 289 ind/L, sedangkan kondisi zooplankton pada stasiun mangrove dengan 4 ulangan didapatkan jumlah total kelimpahan dari ulangan I-IV sebanyak 22 ind/L, 77 ind/L, 199 ind/L, dan 1345 ind/L. 2. Kondisi kualitas perairan yang ada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan baik, untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan zooplankton. Nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi yang berada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan sedang.
CHIKARENA MALLINDA
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Pertimbangan Hakim Pada Putusan Pelaku Residivis Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian. (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor : 24/Pid.Sus- Anak/2017/PN.Tar). “Arif Rohman, S.HI.L.L., M dan Mawardi Khairi, S.H., M.H. Anak sebagai pelaku tindak pidana memerlukan perhatian yang khusus dari semua pihak, mengingat anak adalah aset bangsa dan perkembangan masa depannya masih panjang. Kenakalan anak dapat di artikan sebagai perbuatan melanggar norma hukum dan norma. Salah satu bentuk perbuatan yang terjadi selama ini adalah tindak pidana pencurian berulang kali.. Pada hakekatnya, segala bentuk penanganan terhadap anak yang melanggar hukum harus memprioritaskan kepentingan terbaik untuk anak. Oleh karena itu, keputusan yang diambil hakim harus adil dan proporsional, serta tidak semata-mata dilakukan atas pertimbangan hukum, tapi juga mempertimbangkan faktor lain, seperti kondisi lingkungan sekitar anak, status sosial anak, dan keadaan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, yaitu mengkaji undang-undang dan peraturan serta teori-teori hukum yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian dan pelaku. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-Undang, pendekatan konseptual , dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa aspek yang dijadikan pertimbangan oleh hakim diantaranya : Pertama, aspek sosial yaitu tidak adanya lembaga-lembaga pendukung untuk anak tersebut. Kedua, asas kemanfatan apakah anak tersebut apabila di penjara akan menjadi lebih baik lagi atau sebaliknya. Putusan Nomor: 24 / Pid.Sus-Anak / 2017 / PN.Tar, terdakwa sebelumnya telah melakukan pencurian dan sedang menjalani hukuman 10 bulan dari kasus sebelumnya 1 tahun 6 bulan Putusan: 4 / Pid.Sus-Anak / 2017 / PN.Tar. karena dalam satu kasus tidak mungkin ada dua keputusan maka kasus baru dibuka dari pengembangan pengungkapan fakta persidangan dalam keputusan sebelumnya. Anak itu berasal dari keluarga yang broken home, di luar rumah anak tersebut bergabung dalam plot seseorang yang suka mencuri. Dalam persidangan hakim sebenarnya tidak ingin anak tersebut dipenjara karena hakim sangat mempertimbangkan perkembangan anak jika anak tersebut dipenjara di lembaga pemasyarakatan. Kata kunci: pencurian, anak, pertimbangan hakim
PRAYOGO PANGESTU
2020 · Thesis · Open Access
Limbah Budidaya yang berasal dari sisa pakan yang terbuang dapat mengalami penurunan, penumpukan bahan organik dan anorganik dapat mengakibatkan peningkatan kandungan amonia, maka diperlukan dengan memanfaatkan tanaman air H. verticilata. Pada dasarnya penelitian ini akan membantu pengelolaan kualitas air, pengelolaan limbah secara biologi dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman air H. verticilata. H. verticilata merupakan tanaman air yang hidup di kolam dan terdapat di perairan tergenang. Fitoremediasi merupakan penggunaan tanaman dalam menyerap, mendegradasi, menstabilkan lingkungan yang terkontaminasi. Tujuan Dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan H. verticilata dalam mengubah konsentrasi kadar amonia pada perairan budiadaya air tawar yang tercemar amonia. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan dengan lokasi pengambilan sampel yaitu di Usaha Perikanan Rakyat (UPR PROGO SARI) dan lokasi penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mini Hatchery dan Laboratorium Kualitas air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Adanya perubahan dalam mengamati kadar amonia pada perlakuan 200 gram menunjukkan nilai amonia 0,069 mg/L disusul perlakuan 150 gram dengan nilai amonia 0,069 mg/L, kemudian pada Perlakuan Kontrol dengan nilai amonia 1,662 mg/L, dan perlakuan 250 gram dengan nilai amonia 3,183 mg/L.
ANJELINA BIRING
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk kamus anak bahasa Toraja Indonesia sekaligus untuk mengetahui keefektifan produk kamus anak bahasa Toraja Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pengembangan. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pelita Kristen Juata Tarakan dengan jumlah siswa 31 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi dan angket atau kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik analisis data kebutuhan, teknik analisis data penilaian guru dan ahli dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbentuk kamus anak bahasa Toraja Indonesia digunakan untuk memperkenalkan budaya Toraja pada anak di usia dini khususnya pada anak suku Toraja dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa, selain pengembangan kamus ini dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 96%, kemudian dikatakan layak berdasarkan validasi ahli desain dengan persentase 79% kemudian dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli bahasa Indonesia dengan persentase 79% dan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli bahasa Toraja dengan persentase 100%. Adapun kepraktisan media kamus diperoleh dari respon guru kelas dengan persentase 96% yang berarti sangat praktis dan keefektifan media kamus diperoleh dari respon siswa kelas B1 dan B2 dengan persentase 95% yang berarti sangat efektif.
MUHAMMAD RIZKY PURWANTO
2020 · Thesis · Open Access
NILAI BUDAYA DALAM BUKU PAGUNTAKA NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG KARYA EVA APRIANI DAN SITI SULISTYANI PAMUJI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemakaian nilai budaya yang terdapat pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu analisis nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, maka jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif etnografi. Artinya, prosedur penelitian ini merupakan penelitian yang menghasilkan kata-kata secara tertulis dari lirik lagu yang analisis menggunakan kajian sosiologi sastra. Etnografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang kebudayaan. Sehingga pada penelitian kali ini peneliti akan menjelaskan tentang nilai budaya yang terdapat dalam lirik lagu kebudayaan masyarakat suku Tidung. Penelitian kualitatif etnografi merupakan penelitian yang menganalisis sebuah data-data baik tertulis maupun lisan dari sebuah kebudayaan. Lirik nyanyian yang diteliti dalam gaya bahasa pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, yaitu: 1) Usak Amad Tantu, 2) Pagun Bakin Banta, 3) Beladaw, 4) Dindang pagun, 5) Belimpung Taka Tagas dan 6) Bebilin. Data dalam penelitian ini adalah berupa bait atau lirik nyanyian yang mengandung nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil beberapa judul nyanyian dari sederetan nyanyian rakyat suku Tidung. Dari 6 lirik nyanyian yang telah dianalisis dengan kajian sosiologi sastra dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan data yang didapatkan yaitu nilai budaya terdapat 33 data lirik lagu. Nilai budaya paling dominan yang terdapat dalam lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara yaitu mata pencaharian suku rakyat Tidung, interaksi sosial. Kata kunci: Nilai Budaya, Nyanyian Rakyat Suku Tidung, Sosiologi Sastra.
DECO AJIE NUGROHO
2020 · Thesis · Open Access
Deco Ajie Nugroho, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, NPM.15501010036, dengan Judul “Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Pidana Pembunuhan Berencana Sebagai Disparitas Pada Kasus Sejenis”,dengan Pembimbing I yaitu, Mansyur,S.H.,M.H dan Pembimbing II yaitu Inggit Akim,S.H.,M.H Latar belakang yang penulis tuangkan dalam skripsi ini adalah, pembunuhan berencana sering dijadikan bahan perdebatan dimasyarakat, berkaitan dengan terjadinya perbedaan pidana dalam suatu putusan terhadap kasus yang sejenis. Penulis memilih untuk melakukan kajian terhadap pemidanaan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan yang memeriksa dan memutus perkara pembunuhan berencana, yang secara khusus penulis akan mendalami pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan dalam putusannya, sehingga akhirnya sampai pada amar putusan berbebntuk pemidanaan terhadap pelaku kejahatan pembunuhan berencana. Rumusan masalah penulis yang pertama adalah, apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam pemidanaan yang berbeda terhadap Putusan Nomor; 380/Pid.B/2015/PN.Tar dan Putusan 323/Pid.B/2015/PN.Tar sedangkan Rumusan masalah yang kedua adalah, apakah pemidanaan yang berbeda terhadap beberapa tindak pidana pembunuhan berencana tersebut telah memenuhi rasa keadilan bagi terpidana. Metode peneletian pulis adalah Normatif, Pendekatan Masalah, Pendekatan Konseptual, Pendekatan Historis, Pendekatan Perbandingan serta Bahan Hukum Primer.Kesimpulan dan saran penulis adalah, dalam dua kasus yang tuntutan dan ancaman pasal dan pemidanaannya sama Majelis Hakim telah memutus perkara dengan hasil yang berbeda sehingga muncul disparitas dalam putusan tersebut, hal ini menjadi acuan bagi penulis untuk lebih mendalamai dasar pertimbangan hakim tersebut dan apakah dari putusan yang telah dijatuhkan kepada terdakwa sudah mencerminkan keadilan bagi mereka.
DZULKIFLI
2020 · Thesis · Open Access
ABSTRAK DZULKIFLI. Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Naskah Pidato Joko Widodo Kajian Stilistika. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumalasari, M.Pd. Pembimbing Anggota Eva Apriani, M.Pd Kata kunci: Gaya Bahasa Retoris, Stilistika, Naskah, Pidato. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gaya Bahasa Retoris dalam Naskah Pidato Joko Widodo melalui Kajian Stilistika. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan dengan menggunakan huruf, bukan dalam bentuk angka, dan metode penelitian ini disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau apapun dalam bentuk paragraf. Data penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, maupun paragraf dalam naskah pidato Joko Widodo, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang gaya bahasa retoris. Sumber data penelitian adalah 6 naskah pidato Joko Widodo yang disimpan oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada periode 2017-2019 yang diakses melalui internet. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa retoris dan dikaji menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian pada naskah pidato Joko Widodo menunjukkan bahwa Joko Widodo sering menggunakan gaya bahasa retoris. Gaya bahasa retoris yang digunakan Joko Widodo antara lain asonansi 2 data, asindeton 8 data, polisindeton 12 data, paradoks 1 data, erotesis atau pertanyaan retoris 1 data, eufimismus 1 data, hiperbola 2 data, elipsis 2 data, prolepsis atau antisipasi 2 data, dan pleonasme 1 data. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, gaya bahasa retoris yang menonjol dan mendominasi adalah polisidenton, dari 30 data yang ada gaya bahasa retoris jenis polisidenton paling mendominasi dengan data sebanyak 12 data yang terdapat dalam kumpulan pidato Joko Widodo yang tersimpan dalam Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
FENITA LARAS SAKTI
2020 · Thesis · Open Access
Fenita Laras Sakti, NPM: 16.405010.94, dengan judul Skripsi “Upaya yang dilakukan Masyarakat untuk memperoleh Kepastian Hukum atas Penguasaan Fisik Tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT PERTAMINA EP di Kota Tarakan” di bawah bimbingan, Dosen Pembimbing I Dr. Marthen B Salinding, S.H., M.H dan Dosen Pembimbing II Dr. Basri, S.H., M.Kn. Masalah penguasaan tanah fisik, tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) itu suatu masalah yang sangat kompleks sekali, khususnya untuk wilayah di Kota Tarakan ini yang mana memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang sangat pesat dan tidak di imbangi dengan ketersediaan akan wilayah. Dari pihak PT PERTAMINA EP bahwa jumlah persengketaan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) yang ada di wilayah Kota Tarakan ini sangatlah banyak dalam tiap tahunnya saja terus meningkat cukup pesat, maka di kemudian hari akan terus bersengketa antara PT PERTAMINA EP dengan masyarakat, dikarenakan tanah WKP tersebut hak pakai oleh PT PERTAMINA EP menurut Kontrak Kerjasama dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Metode yang digunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti. Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach) dan Pendekatan konseptual (Conseptual Approach). Status Kepemilikan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) di Kota Tarakan belum dapat diterbitkan sebuah sertifikat sampai adanya kejelasan antara pihak PT Pertamina EP sendiri dengan Pemerintah Kota mana saja yang merupakan asset mereka yang mereka kuasai dan mereka akui di pencatatan BUMN tersebut dan Kepastian Hukum atas penguasaan tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP), statusnya hanya menunggu kepastian pelepasan dari PT Pertamina EP atau persetujuan pelepasan dari Kementerian Keuangan, karena tanah WKP merupakan asset Negera.
MARIO. M
2020 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini dilakukan karena ingin mengembangkan bahasa daerah khususnya kata sapaan bahasa Dayak Agabag. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan hubungan keluarga, kata sapaan menurut jenis kelamin, kata sapaan berdasarkan usia, dan kata sapaan menurut kedudukannya. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. yaitu penelitian yang berguna untuk mendokumentasikan kata sapaan bahasa Dayak Agabag yang pada saat sekarang masih dipakai oleh masyarakat penuturnya dalam hubungan komunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teknik observasi, simak, cakap (catat dan wawancara) dan alat perekam. Teknik analisis data yaitu menerjemahkan sapaan tersebut sesuai dengan hasil wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian Bentuk Kata Sapaan Dalam Bahasa Dayak Agabag di Desa Tujung Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan ini yaitu menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk kata sapaan menurut (1) hubungan keluarga contohnya anak dengan saudara-saudara dari ayah atau ibu, (2) menurut jenis kelamin berupa kata sapaan untuk laki-laki (Ama) dan untuk perempuan (Ina), (3) menurut usia contohnya Aka (orang yang dianggap lebih tua,/kakak), (4) menurut kedudukannya Ama (bapak) sebagai kepala keluarga, dan Abuk (anak) sebagai anggota keluarga. Fungsi dari sapaan dalam bentuk kata sapaan dalam bahasa Dayak Agabag menurut hubungan keluarga, jenis kelamin, usia, dan kedudukan harus mengikuti pola sapaan di masyarakat Dayak Agabag.
DWI AHMAD EFENDI
2020 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk lebih memahami makna simbol yang terdapat pada Analisis Makna Simbol Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan kajian semiotik. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa data yang berisi tentang analisis makna simbol tarian rampok barong turonggo seto yang diperoleh melalui observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel yang terdapat makna simbol. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan analisis terhadap makna yang terdapat dalam sebuah simbol, karena makna dan simbol ialah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hasil penelitian ini ialah berupa Makna Simbol yang terdapat dalam Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hal yang ditemukan dalam penyajian data pada tabel pembahasan terdapat 6 data yang termasuk kedalam alat musik, 14 data yang termasuk kedalam benda, dan 12 data yang termasuk kedalam sajen, jumlah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 32 data. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya kesuatu makna tertentu atau makna yang ada dalam pikiran seseorang tentang objek yang dirujuk kesebuah tanda. Semua data-data tersebut akan diketahui maknanya jika dikaji menggunakan teori segitiga makna.
ROHMAD OKTARIO PRIANTO
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti korelasi antara penguasaan kosakata dan kemampuan menulis bahasa inggris siswa dikelas sepuluh, siswa SMA Negeri 3 Tarakan. In adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi adalah siswa kelas sepuluh dari SMA Negeri 3 Tarakan. Menggunakan teknik cluster random sampling, 59 dari 288 siswa kelas X MIA 2 dan X IIS 1 diambil sebagai sampel penilitian.Data dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalasis secara statistic menggunakan Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi signifikan antara penguasaan kosakata dan kemampuan menulis siswa di kelas sepuluh siswa SMA Negeri 3 Tarakan seperti yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0.006 0.05 dan nilai r yang dihitung lebih besar dari nilai r kritis (0.354 > 0.256).
ETRISA ARDELLA
2020 · Thesis · Open Access
Vocabulary is a crucial thing to learn in language learning. This research objective was to find out whether there was any significant difference in students vocabulary achievement before and after using picture series at seventh grade SMPN 11 Tarakan. This research was an experimental research and used pre experimental one group pretest-posttest design. The population in this research was all of the seventh grade students at SMPN 11 Tarakan. The number of the sample in this research was 32 students. The sample was chosen by using purposive sampling technique. Class for treatment was VII-1. It consisted of 32 students. In analyzing the data the researcher was use paired sample t-test in SPSS 22.0. The research result showed that there was different mean score between pretest and posttest. It was proven by the result of the students’ mean score from pretest was 59.47 and 76.41 in the posttest. It means that the improvement of the students’ mean was 16.93. It showed that the improvement of the students mean score in the posttest was higher than pretest. The result of paired sample (2 tailed) 0.000 is lower than 0.05, it means that the picture series can give any contribution to the students’ vocabulary achievement. It can be concluded that using picture series is effective in teaching vocabulary.
YOHANA MARSIANA
2020 · Thesis · Open Access
PEDAGOGICAL COMPETENCE OF THE ENGLISH TEACHERS AT PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN TARAKAN Abstract This research aimed to describe pedagogical competence of English teachers at public junior high schools in Tarakan and students’ perception towards the pedagogical competence of the English teachers at public junior high schools in Tarakan. This study used a survey method and a quantitative approach. The research population was the English teachers and all students of public junior high schools in Tarakan. The sample of this study was 12 English teachers and 338 students taken using a stratified random sampling technique. The instruments used in this study were questionnaire and interviews. The students and the teachers were asked to fill out the questionnaires distributed by the researcher, after which the researcher conducted interviews with the English teachers related to their pedagogical competence. The result showed that the average score of the teacher’s pedagogical competence was 155.58 (very good category) while the average score of students’ perceptions towards the English teacher’s pedagogical competence was 150.24 (good category). The result of the interviews with the teachers showed that the teachers had different ways of mastering pedagogical competence.
TIO VANI SIMORANGKIR
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengetahui miskonsepsi siswa kelas XIIMIASMA Negeri 3 Tarakan dengan menggunakan metode Certainty Of Response Index (CRI). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Probability samping yaitu seluruh siswa XII MIA. Pengumulan data mengunakan instrumen tes berbentuk pilihanberalasan terbuka disertai kolom CRI. Berdasarkan hasil penelitian kelas XII SMA Negeri 3 Tarakan siswa mengalami miskonsepsi dengan persentase rata-rata 37,32%. Miskonsepsi tertinggi terdapat pada butir soal 19 dengan persentase 60% dan miskonsepsi terendah terdapat pada butir soal 10 dengan persentase 22,96%.
SARIFAH SABARIA
2020 · Thesis · Open Access
Syarifah Sabaria, 2020. Tujuan penelitian untuk menghasilkan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang layak digunakan dan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) melalui enam tahapan pengembangan yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, dan Testing. Sampel yang diambil adalah kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Hasil validasi kelayakan media menunjukan kriteria layak dengan persentase ahli media 85% kriteria layak, ahli materi 82% kriteria layak, ahli praktisi 80% kriteria layak dan hasil uji coba respon siswa menunjukan media pembelajaran Biologi yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 93% dan dapat digunakan pada proses pembelajaran.
MEYSSI ARSISKA
2020 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi jenis ikan di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung serta untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 7 spesies yang termasuk ke dalam 7 genus yang berbeda yaitu Arius maculatus, Hemigabrus capitulum, Kryptoterus cryptoterus, Toxotes jaculatrix, Glossogobius giuris, Puntius javanicusdan Johnius trachycephalus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung adalah jenis Toxotes jaculatrix dengan indeks kelimpahan 32,0% yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Johnius trachycephalus dengan indeks kelimpahan 1,3% yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung yaitu spesies Toxotes jaculatrix dengan indeks dmoninansi sebesar 0,10 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dan Johnius trachycephalus dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces.
BAGUS SATRIA MADANI S
2020 · Thesis · Open Access
Penerapan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Pidana Di Kepolisian Dibawah bimbingan Dr.Syafruddin, S.H.,M.Hum selaku pembimbing I dan Mansyur S.H.,M.H. selaku pembimbing II. Permasalahan dalam penegakan hukum di Indonesia seperti penumpukan perkara dan kelebihan tahanan dapat diatasi dengan Restorative Justice. Restorative Justice bertujuan untuk mengalihkan proses peradilan pidana dari pola menghukum secara pidana ke pola pemulihan. Apabila diterapkan maka secara berangsur-angsur penumpukan perkara dan kelebihan tahanan akan berkurang karena terlebih dahulu diselesaikan dengan Restorative Justice. Permasalahan kemudian muncul yaitu tidak adanya hukum yang mengatur tentang penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian perkara pidana, padahal apabila dilihat Restorative Justice dapat menjadi obat atas berbagai permasalahan penegakan hukum di Indonesia. Atas pertimbangan tersebut, maka kepolisian terdorong menggunakan kewenangan yang diberikan oleh negara yaitu diskresi untuk memperbolehkan penyelesaian perkara pidana dengan Restorative Justice, sehingga atas dasar diskresi ini, perkara pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice. Dalam penerapan Restorative Justice kepolisian memberikan batasan dalam bentuk persyaratan yang harus dipenuhi oleh semua pihak yang terkait, sehingga dengan adanya persyaratan ini membuat tidak semua bentuk tindak pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice karena terdapat pembatasan. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk menjawab permasalahan diatas adalah yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang penerapan Restorative Justice melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian penulis menunjukkan bahwa perkara pidana di kepolisian dapat diselesaikan dengan Restorative Justice dan tidak semua bentuk tindak pidana dapat diselesaikan dengan Restorative Justice karena dalam penerapannya kepolisian membuat persyaratan-persyaratan yang harus terpenuhi.