Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 315 dari 338

PROSES METAKOGNISI DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PECAHAN BERDASARKAN GAYA BERPIKIR MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

ANGGIA PUTRI PUSPITA SARI
2021 · Thesis · Open Access

Jenis penelitian ini Aadalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses metakognisi mahasiswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan gaya berpikir pada mahasiswa PGSD UBT. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah konsep bilangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah, angket, wawancara, dan dokumen. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya berpikir sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, dan acak abstrak melalui semua tahapan metakognisi yaitu engagement, transformulation-formulation, implementation, evaluation, dan internalization secara berulang. Partisipan gaya berpikir sekuensial konkret mampu menyerap informasi apa adanya dan mengalami hambatan dalam menyelesaikan masalah. Partisipan gaya berpikir sekuensial abstrak dapat berpikir secara konsep dan menganalisis informasi penting. Partisipan gaya berpikir acak konkret memiliki dorongan yang kuat untuk mencari strategi baru, akan selalu mencoba untuk mendapatkan hasil yang tepat, dan menggunakan gambar untuk menyelesaikan masalah. Partisipan gaya berpikir acak abstrak akan melihat soal secara utuh, menggunakan strategi pemisalan dalam menyelesaikan masalah, menyelesaikan masalah tersebut secara keseluruhan, dan akan merefleksikan masalahnya untuk menemukan ide baru ketika mengalami hambatan.

IMPLEMENTASI SURAT EDARAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 391 MENGENAI LANGKAH STRATEGIS DAN KONKRET PENYEDERHANAAN BIROKRASI DI KOTA TARAKAN

YULI REFANY ADE SAFITRI
2021 · Thesis · Open Access

Presiden Republik Indonesia menyampaikan perlunya dilakukan penyederhanaan birokrasi menjadi hanya 2 (dua) level dan mengganti/mengalihkan jabatan tersebut dengan jabatan fungsional yang berbasis keahlian/keterampilan dan kompetensi tertentu. Kota Tarakan sebagai salah satu daerah di Indonesia juga melaksanakan penyederhanaan Birokrasi yang terlah diatur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dalam surat edaran nomor 384, 390, dan 391 mengenai Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu metode penelitian yang bersifat normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pelaksanaan penyederhanaan birokrasi masih tidak sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang masih memiliki tiga lapis jabatan dan tidak adanya pembahasan mengenai pengalihan jabatan eselon. Penyederhanaan birokrasi di Tarakan baru dilasanakan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dimana pemangkasan juga hanya akan dilakukan kepada pemangku jabatan eselon 4 yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Menteri Nomor 391 mengenai Langkah Strategis Dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi.

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN

INDAH SALIANI DEWI
2021 · Thesis · Open Access

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait efektivitas komunikasi penyuluh pertanian. Pertama, bagaimana pola komunikasi yang dilakukan penyuluh pertanian di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan? kedua, bagaimana tingkat efektivitas komunikasi penyuluh petani di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan? ketiga, bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi penyuluh pertanian di kelompok tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan?. Skripsi ini menggunakan metode penentuan sampel menggunakan Metode Purposive Sampling dengan karakteristik: 1) Kelompok tani yang aktif. 2) Pengurus kelompok tani ( ketua, sekretaris, dan bendahara). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer merupakan data yang didapatkan dari sumber informasi pertama yaitu individu atau perseorangan seperti hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Data sekunder dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, didalam proses komunikasi yang dilakukan penyuluh pertanian di kecamatan tarakan timur kota tarakan mereka menggunakan pola komunnikasi satu arah, dua arah dan multi arah untuk mencapai efektif. Kedua, dari keseluruhan data yang diolah adalah mencapai angka 66% adalah tinggi dan dapat di katakan efektif. Ketiga, Hasil yang diperoleh bahwa faktor yang berpengaruh terhadap Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian Di Kelompok Tani kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan adalah intensitas komunikasi dengan sig 0.039, ketepatan media dengan sig 0.012. kesimpulan berdasarkan hasil penelitian persamaan regresi berganda Y=0. 35.386 - 0. 406 - 0.559 + 0.413 + e. Sedangkan uji F menunjukkan bahwa Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian Di Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan signifikan 0.005 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa faktor intensitas komunikasi, ketepatan media, dan partisifasi petani berpengaruh terhadap efektivitas komunikasi penyuluh pertanian. Efektivitas Komunikasi Penyuluh Pertanian R2 sebesar 23.9%%, sedangkan sisanya 76.1% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: Efektivitas, Komunikasi, Penyuluh Pertanian  

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG SCRAPBOOK TEMA 7 SUBTEMA 3 INDAHNYA PERSATUAN DAN KESATUAN DINEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SD PATRA DHARMA TARAKAN

LILI RAHMAWATI
2021 · Thesis · Open Access

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG SCRAPBOOK TEMA 7 SUBTEMA 3 INDAHNYA PERSATUAN DAN KESATUAN DINEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SD PATRA DHARMA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran big scrapbook dan mengetahui kelayakan dan tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran tematik tema 7 subtema 3 indahnya persatuan dan kesatuan dinegeriku pada kelas IV SD Patra Dharma Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan menghasilkan produk dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE menurut Ary Gumanti dkk dalam Ningrum (2018:4) yang salah satu model yang desain pembelajarannya terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, lembar angket data awal siswa, lembar validasi, angket ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran dan dokumentasi. Produk media Big Scrapbook yang dihasilkan berukuran kertas ukuran kertas A3 (29 x 42 cm), yang terbuat dari kertas art paper, kertas cover warna-warni dan kertas origami bermotif dengan berjumlah 22 lembar dan 42 halaman. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 84%, ahli materi 100% dan praktisi 94%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba produk awal sebesar 91,33% dan uji coba pemakaian sebesar 93,2%. Hasil validasi ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran big scrapbook sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran big scrapbook sangat tertarik. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Big Scrapbook.

PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI CAISIM (BRASSICA JUNCEAE L.)

STEPANUS
2021 · Thesis · Open Access

Sawi merupakan tanaman hortikultura yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki kandungan gizi dan manfaat bagi kesehatan. Sawi ini banyak diusahakan para petani karena mempunyai banyak potensi untuk terus dikembangkan dan mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomis tinggi, dari daun hingga batangnya. Beberapa faktor penunjang keberhasilan budidaya tanaman sawi salah satunya adalah ketersedian unsur hara yang cukup bagi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi tersebut. Upaya yang biasa dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan budidaya tanaman sawi yaitu, menggunakan pupuk dengan dosis yang tepat. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yaitu cangkang telur ayam. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki keadaan dan kandungan hara tanah sehingga dapat mengembalikan kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian tepung cangkang telur ayam pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim Brassica junceae L dan mengetahui dosis tepung cangkang telur ayam yang optimal pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim Brassica junceae L. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2019 di Asrama St. Eugenius Demazenod Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari lima perlakuan, P0 (0 g), P1(10 g), P2 (20 g), P3 (30 g), P4 (40 g). dan lima ulangan. Parameter pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, panjang daun, dan berat basah. Hasil dari penelitian ini menunjukan Pemberian pupuk cangkang telur ayam mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi pada 7, 14, dan 21 hst serta hasil tanaman sawi pada 24 hst Pemberian pupuk tepung cangkang telur ayam dengan dosis 40 g (P4) mampu memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman 14 hst (26.81 cm), 21 hst (40.34 cm), lebar daun 14 hst (10.79 cm) dan jumlah daun 14 hst (7.04 cm), 21 hst (12.68 cm), panjang daun 24 hst (22.88 cm ) dan berat basah 24 hst (175.03 g ).

ANALISIS PENENTU DAN INSENTIF PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN SUB SEKTOR PERTANIANTANAMAN PANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

MARLIANA
2021 · Thesis · Open Access

Pada Undang-Undang No 32 Tahun 2004 dijelaskan bahwa pembangunaan daerah sangat memegang peran penting dalam pembangunan nasional. Satu diantara beberapa tujuan dari pembangunan daerah yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan nasional. Salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan nasional khususnya di Provinsi Kalimantan Utara yaitu sub sektor tanaman pangan. melihat potensi lahan yang besar yang ada di Provinsi Kaltara dan memiliki nilai ekonomis dan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas lainnya menjadikan tanaman pangan sangat familiar dan banyak dibudidayakan masyarakat petani di Kaltara. Penelitian ini dilatar belakangi atas keinginanan menjawab dua pertanyaan terkait komoditas unggulan dan prioritas insentif pertanian, Pertama komoditas tamanan pangan apa yang menjadi komoditas unggulan dan kedua menentukan urutan prioritas insentif pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Kaltara pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) menggunakan data primer dan data sekunder penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisis Location Quotient, Metode Perbandingan Ekponensial, dan Interpretative Structural Modelling. Hasil dari penelitian ini Pertama komoditas basis tanaman pangan di Provinsi Kaltara urutan 1 Ubi Kayu, 2 Padi, 3 Kedelai dan komoditas unggulan tanaman pangan di Provinsi Kaltara urutan 1 Padi, 2 Ubi Kayu, 3 Kedelai. Kedua, urutan prioritas insentif pertanian terbagi menjadi dua level, Level 1 terdiri atas: (1) Keringanan Pajak Bumi dan Bangunan; (2) Pengembangan Infranstruktur Pertanian; (3) Pembiayaan Penelitian dan Pengembangan Benih dan Varietas Unggul; (4) Kemudahan Dalam Mengakses Informasi dan Teknologi; (5) Penyediaan Sarana dan Prasarana Budidaya Pertanian; (6) Jaminan Penerbitan Sertifikat Bidang Tanah Pertanian Pangan Melalui Pendaftaran Tanah Secara Sporadik dan Sistematik; (7) Penyediaan Bantuan Modal atau Kredit Usaha dan Bimbingan atau Pendampingan Usaha Budidaya Pertanian. Level 2 Penghargaan bagi Petani Berprestasi Tinggi. Kata Kunci: Komoditas Unggulan,Insentif Pertanian,LQ,MPE,ISM

ANALISIS TREND DAN STRATEGI PEMASARAN RUMPUT LAUT ( EUCHEUMA COTTONII ) DI KOTA TARAKAN

ARNI
2021 · Thesis · Open Access

Budidaya rumput laut jenis Eucheuma cottoni banyak dilakukan oleh petani di Kota Tarakan dengan didukung karakteristik wilayah yang sesuai yaitu sebagai kota pulau. Trend produksi dan pemasaran rumput laut diperkirakan terus meningkat seiring dengan meningkatkannya permintaan pasar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui trend pemasaran rumput laut di Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir (2) Mengetahui peramalan pemasaran rumput laut pada tahun 2020 hingga tahun 2024 di Kota Tarakan (3) Mengetahui strategi pemasaran rumput laut di Kota Tarakan. Lokasi penelitian di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, penentuan responden menggunakan key informan sebanyak 20 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu kuadrat terkecil (Least Square Method) dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pemasaran rumput laut di Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir menunjukkan garis trend yang meningkat secara signifikan. (2) Pemasaran rumput laut Kota Tarakan dalam 5 tahun kedepan diramalkan mengalami peningkatan setiap tahunya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan garis persamaan trend yaitu Y = 1,508,345.67 + 138,690.26X. (3) Berdasarkan hasil analisis SWOT berada pada kuadran II strategi ST (Strength - Threats) atau strategi diversifikasi, yaitu meningkatkan kualitas SDM dibidang rumput laut Kota Tarakan agar dapat memproduksi rumput laut yang berkualitas dan melakukan diversifikasi produk olahan rumput laut yang berdaya saing dan menghasilkan nilai tambah. Berdasarkan strategi tersebut dibuatlah strategi bauran pemasaran untuk meningkatkan pemasaran rumput laut Kota Tarakan yaitu meningkatkan kualitas rumput laut sesuai standar pasar dan diversifikasi produk olahan rumput laut, meningkatkan peran pemerintah daerah dalam menata distribusi pemasaran, fokus pada pasar yang sudah ada dan memperluas jaringan pasar serta memaksimalkan keberadaan pabrik rumput laut di Kota Tarakan, meningkatkan promosi melalui berbagai media dengan melibatkan stakeholder terkait.

ANALISIS BANGUNAN PELIMPAH TIPE SALURAN TERBUKA PADA EMBUNG BINALATUNG KOTA TARAKAN

SINARNO
2021 · Thesis · Open Access

.Di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Utara sering terjadi pemasalahaan kelangkaan air, salah satunya, terjadi di Kota Tarakan, terutama saat memasuki musim kemarau, oleh karena itu salah satu upaya menyediakan kebutuhan air di Kota Tarakan dengan memanfaatkan curah hujan dengan membangun embung sebagai wadah penampungan. Kapasitas embung sangat ditentukan oleh kapasitas bagunan pelimpah (Spillway). Bagunan pelimpah adalah bagunan yang bertujuan mengalirkan debit banjir yang masuk ke dalam embung agar tidak membahayakan keamanan embung. Pada penelitian ini, embung yang menjadi objek penelitian iyalah embung Binalatung yang terletak di kampung satu Tarakan Tengah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Bagunan Pelimpah (Spillway) dan Saluran Pengarah Pelimpah yang dapat mengalirkan debit banjir rencana hasil analisis Metode Nakayasu dengan periode ulang 100 tahun. Dari hasil analisis perhitungan diperoleh debit banjir rencana metode Nakayasu, dengan periode ulang 100 tahun (Q100) sebesar 20.047 m3/detik. Dengan debit tersebut, diperoleh bentuk Bagunan Pelimpah (Spillway) dengan tinggi bagunan (H) = 1.002 m, dengan tinggi jagaan (W) = 1 m, dan lebar bawah saluran (B) = 10 m. Serta bentuk Saluran Pengarah Pelimpah dengan kedalaman saluran (h) = 0.542 m, dengan tinggi jagaan (W) = 1 m dan lebar bawah (B) = 4 m.

ANALISA UMUR SISA JALAN TERHADAP BEBAN BERLEBIH (OVERLOADING) DAN METODE PERBAIKAN JALAN DI GUNUNG SELATAN KOTA TARAKAN

SANTI OKTAVIA
2021 · Thesis · Open Access

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar distribusi jasa dan barang dalam kegiatan perekonomian, dan memperlancar konektivitas antar kawasan. Jaringan jalan yang dilalui volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang, dapat menurunkan kualitas dari permukaan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis umur sisa jalan terhadap beban berlebih (Overloading) serta metode perbaikan jalan. Pada perhitungan ini akan didapat perhitungan umur sisa (Remaining Life) pada ruas jalan, menganalisis umur rencana perkerasan berdasarkan hasil kumulatif ESAL pada masing-masing beban kendaraan serta perhitungan perbaikan jalan menggunakan metode Analisa Komponen dan ASSTHO 1993. Berdasarkan hasil perhitungan umur sisa (remaining life) menunjukkan bahwa setiap tahunnya mengalami penurunan umur rencana yang mana pada kondisi normal umur sisa perkerasan yang direncanakan sejak jalan dibuka hingga tahun ke 5 setelah jalan dibuka adalah sebesar 29,42%. Untuk kondisi alternatif penambahan beban 10%, umur sisa perkerasan mengalami penurunan dari kondisi normal terjadi pada tahun ke empat yang menunjukkan umur sisa bernilai negatif hasil yaitu sebesar – 4,01% . Dari kondisi tersebut diketahui bahwa kosntruksi perkerasan tidak mampu menampung beban berlebih (overloading) sampai dengan umur rencana perkerasan selama 10 tahun. Kebutuhan tebal perkerasan untuk perbaikan (overlay) pada jalan Gunung Selatan dengan menggunakan metode analisa komponen didapat hasil yaitu sebesar 3 cm sedangkan menggunakan AASHTO 1993 didapat hasil yaitu sebesar 3 cm untuk 10 tahun kedepan dengan menggunakan material Laston MS.744. Dari kedua hasil tersebut memperlihatkan bahwa tebal perkerasan yang direncanakan memberikan hasil yang relatif sama, hal ini disebabkan karena metode Analisa Komponen adalah metode AASHTO 1993 yang telah dimodifikasi.

STUDI POTENSI TERJADINYA PELUAPAN ALIRAN PADA SUNGAI KAMPUNG BUGIS DAN SUNGAI MAHAKAM KAMPUNG EMPAT KOTA TARAKAN

MUHAMMAD RAMADHAN
2021 · Thesis · Open Access

Sungai-sungai yang ada di wilayah Tarakan saat musim penghujan tiba di beberapa titik mengalami peluapan aliran, dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi, limbah rumah tangga dan pendangkalan sungai (Sedimentasi). Pada Sungai Kampung Bugis dan Sungai Mahakam Kampung Empat saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi serta durasi waktu yang cukup lama, pada kedua sungai ini sering terjadi peluapan aliran. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi terjadinya peluapan aliran dan faktor penyebab terjadinya peluapan aliran pada Sungai Kampung Bugis dan Sungai Mahakam Kampung Empat dengan menggunakan software HEC-RAS. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi dengan software HEC-RAS di sungai Mahakam Kampung Empat pada 10 Stasiun (STA) yang dianalisis diperoleh debit maksimum dengan nilai (QAliran+Q100th) = 34,18 m3/dtk dan (QSaluran) = 92,89 m3/dtk. Dari hasil tersebut didapatkan perbandingan bahwa (QAliran+Q100th) (QSaluran) yang berarti saluran dapat menampung debit yang mengalir, tetapi masih terjadi potensi peluapan aliran pada waktu pasang dan hujan. Sedangkan di sungai Kampung Bugis pada 10 Stasiun (STA) yang dianalisis diperoleh debit maksimum dengan nilai (QAliran+Q100th) = 51,44 m3/dtk dan (QSaluran) = 41,58 m3/dtk. Dari hasil tersebut didapatkan perbandingan bahwa (QAliran+Q100th) > (QSaluran) yang berarti saluran tidak dapat menampung debit yang mengalir. Adapun faktor terjadi peluapan aliran dikarenakan adanya sedimentasi di sepanjang alur sungai dan curah hujan yang cukup tinggi.

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PEMAHAMAN KARIER SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 7 TARAKAN

DARMAWAN
2021 · Thesis · Open Access

Darmawan. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok terhadap pemahaman karier siswa kelas VIII di Smp Negeri 7 Tarakan. Pemahaman karier merupakan tahapan yang dilalui seseorang yang berlangsung sepanjang hidupannya sebagai upaya untuk mengembangkan tingkat penguasaannya, pengenalannya, serta kemajuan dalam kehidupannya khususnya mengenai dunia karier. Bimbingan kelompok merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan guru bimbingan dan konseling di sekolah dalam meningkatkan tingkat pemahaman karier siswa, terutama ditujukan pada siswa yang memiliki pemahaman karier rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen model one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Smp Negeri 7 Tarakan tahun pembelajaran 2020/2021 dengan jumlah 217 siswa. Peneliti menggunakan skala pemahaman karier siswa dengan skala likert. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS 20.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan hasil rata-rata skor pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest sesudah diberikan perlakuan, hasil uji paired sampel T test juga diperoleh nilai Sig 2 Tailed = 0.000 nilai α = 0.05 maka hasil dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh bimbingan kelompok terhadap pemahaman karier siswa kelas VIII di Smp Negeri 7 Tarakan. Sehinggah dapat dikatakan bahwa bimbingan kelompok dapat digunakan untuk meningkatkan tingkat pemahaman karier siswa.

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN JARAK TANAM PADA TANAMAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA L. MERR)

NUR LAILIYA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk memudahkan pengembangan bawang dayak sebagai obat tradisional dengan teknik budidaya yang sesuai. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil bawang dayak adalah dengan menggunakan media tanam yang tepat, yaitu media tanam yang mempunyai sifat fisik tanah yang ringan, gembur dan subur serta memiliki kandungan bahan organik yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman bawang dayak dengan memodifikasi dosis komposisi media tanam dan jarak tanam. Penelitian ini dilaksanakan dilahan yang berada didekat rumah peneliti Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor 1 komposisi media tanam dengan 4 taraf dan faktor 2 jarak tanam dengan 3 taraf diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis komposisi media tanam berpengaruh nyata pada komposisi media tanam terbaik perlakuan M4 (Tanah+PKA(pupuk kandang ayam)+mulsa) pada parameter pertumbuhan tinggi tanaman setinggi 128.31 cm, jumlah daun sebesar 24.33 helai daun, panjang daun sepanjang 144.85 cm, jumlah akar sebanyak 196.78 helai akar, jumlah umbi sebesar 30.88 umbi, berat akar seberat 19.41 g dan berat umbi seberat 90.93 g, dan pada perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata pada perlakuan terbaik J2 (15x20 cm) pada parameter tinggi tanaman setinggi 131.39 cm, jumlah daun sebesar 22.75 helai daun, panjang daun sepanjang 115.25 cm, jumlah akar sebanyak 209.33 helai akar, jumlah umbi sebesar 35.38 umbi, berat akar seberat 20.07 g dan berat umbi seberat 105.13 g. Interaksi perlakuan terbaik pada M4J2 (Tanah+PKA(pupuk kandang ayam)+mulsa dengan jarak tanam 15x20cm) yang diaplikasikan memberikan pengaruh nyata pada semua perlakuan.

ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SEBATIK BARAT KABUPATEN NUNUKAN

NURAINA
2021 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani padi sawah berdasarkan lima dimensi keberlanjutan, yaitu ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan, dan untuk mengetahui atribut yang sensitif dalam dimensi keberlanjutan usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data skunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data skunder diperoleh dari jurnal, artikel dan data – data dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik ordinasi RAP-FARM melalui Multi Dimensional Scaling (MDS) untuk menilai indeks dan status keberlanjutan padi sawah. Penelitian ini juga mengidentifikasi atribut sensitif yang mempengaruhi indeks keberlanjutan masing – masing dimensi melalui analisis leverage. Hasil analisis menunjukkan bahwa penilaian RAP-FARM dari usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan memiliki nilai indeks keberlanjutan 48,98 yang dikategorikan ke dalam kategori kurang berkelanjutan. Dimensi ekologi memiliki status berkelanjutan, dimensi ekonomi, sosial dan teknologi memiliki status kurang berkelanjutan, sementara dimensi kelembagaan memiliki status cukup berkelanjutan. Analisi leverage menunjukkan bahwa ada 11 atribut dari 22 atribut yang sensitif berpengaruh atau perlu dipertahankan untuk meningkatkan status keberlanjutan usahatani padi sawah di Kecamatan Sebatik Barat Kabupaten Nunukan.

DAYA PIKAT TANAMAN REFUGIA DAN GULMA TERHADAP MUSUH ALAMI DI AREAL BUDIDAYA TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS)

ANDI IHZAN HIDAYAH
2021 · Thesis · Open Access

Pemanfaatan tumbuhan berbunga (refugia) dalam rangka memikat musuh alami hadir di areal budidaya, merupakan bagian dari pendekatan pengendalian hayati secara konservasi. Potensi gulma berbunga pada areal budidaya tanaman kelapa sawit, serta penanaman refugia, merupakan upaya rekayasa meningkatkan keberlanjutan musuh alami di areal tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan komposisi musuh alami pada areal budidaya tanaman kelapa sawit yang ditanami refugia dan hanya ditumbuhi oleh gulma. Penelitian survey dengan melakukan sampel musuh alami pada petak gulma tanpa tanaman refugia (GO), Gulma dan tanaman kenikir (GT), Gulma dan tanaman bunga matahari (GM), dan Gulma, tanaman kenikir dan tanaman bunga kertas (GMT). Jumlah petak pengamatan masing-masing sebanyak 4 kali. Pengambilan data utama utama berupa jenis dan jumlah (komposisi) arthropoda menggunakan jaring ayun selama 4 kali pengambilan. Selain itu, dilakukan analisis nilai SDR gulma, jumlah bunga, dan warna pada masing-masing unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, dengan membandingkan rata-rata antar variabel, serta hubungan antara variabel jumlah bunga dan jumlah individu musuh alami menggunakan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan Komposisi spesies musuh alami pada areal tumuhan gulma dan tambahan tumbuhan refugia terdiri dari 5 Ordo, 11 Famili, dan 14 Spesies. Spesies Bathyphantes nigrinus merupakan predator yang dominan dari kelompok laba-laba dan dari kelompok insekta dari spesies Cosmolestes picticep. Terdapat perbedaan rata-rata jumlah dan individu spesies musuh alami pada areal budidaya tanaman kelapa sawit yang hanya ditumbuhi gulma dan tambahan tanaman refugia, dan petak yang terdapat tambahan tanaman refugia memiliki jumlah individu musuh alami lebih tinggi. Selanjutnya, terdapat hubungan positif dan nyata antara jumlah bunga dan jumlah individu musuh alami.

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 TARAKAN

HERIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika dan pada setiap indikatornya ditinjau dari disposisi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tarakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 180 siswa kelas IX yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa tes dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan disposisi matematis tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika tinggi dengan nilai rata-rata 77,99. Rincian untuk setiap indikator memperoleh nilai rata-rata 89,58 yang tergolong tinggi pada indikator memahami masalah, 92,71 yang tergolong tinggi pada indikator meyusun rencana, 97,40 yang tergolong tinggi pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian, dan 32,29 yang tergolong rendah pada indikator memeriksa kembali. Siswa dengan disposisi matematis sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika rendah dengan nilai rata-rata 52,13. Rincian untuk setiap indikator memperoleh nilai rata-rata 50,00 yang tergolong kategori rendah pada indikator memahami masalah, 60,44 yang tergolong sedang pada indikator meyusun rencana, 81,61 yang tergolong tinggi pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian, dan 16,48 yan tergolong rendah pada indikator memeriksa kembali. Siswa dengan disposisi matematis rendah memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika rendah dengan nilai rata-rata 40,69. Rincian untuk setiap indikator memperoleh nilai rata-rata 31,93 yang tergolong rendah pada indikator memahami masalah, 48,05 yang tergolong rendah pada indikator meyusun rencana, 71,21 yang tergolong sedang pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian, dan 11,58 yang tergolong rendah pada indikator memeriksa kembali.

ANALISIS BIAYA LINGKUNGAN (SOSIAL DAN FISIK) LIMBAH PETERNAKAN AYAM RAS DI KOTA TARAKAN

SEPTWINDA TASIA RANTI
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan terkait biaya lingkungan yang harus dianggarkan oleh pemilik peternakan (peternak) ayam ras di Kota Tarakan. Pertama, berapa besar nilai biaya lingkungan (sosial dan fisik) dengan cara kompensasi menggunakan metode willingness to pay (WTP) dan willingness to accept (WTA). Kedua, berapa besar persentase biaya lingkungan (sosial dan fisik) terhadap struktur biaya total usaha peternakan ayam ras. Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kompensasi sosial (biaya lingkungan sosial) menurut willingness to accept dari penduduk. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis biaya lingkungan fisik dan sosial dengan pendekatan contingent valuation method (CVM) menggunakan konsep willingness to pay dan willingness to accept, analisis persentase biaya lingkungan pada struktur biaya total dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total usaha peternakan ayam ras pedaging dalam satu periode di Kota Tarakan sebesar Rp. 181.027.573,94. Biaya lingkungan dikategorikan menjadi dua yaitu biaya lingkungan fisik menurut WTP peternak Rp. 3.103.300 (1,65% dari biaya total) dan biaya lingkungan sosial (kompensasi sosial) Rp. 4.200.000 (2,23% dari biaya total). Nilai kompensasi sosial yang diinginkan penduduk sekitar (WTA) Rp. 4.078.001,10 (2,17% dari biaya total). Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai WTA penduduk sekitar peternakan yaitu usia, pendidikan, pengetahuan, dan jumlah anggota keluarga.

PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET BERBASIS KELIMPAHAN DAN DOMINANSI KELAS PISCES DI SUNGAI SEDULUN BAGI KELAS X SMA HANG TUAH TARAKAN

EVA ROSMINAH
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMA Hang Tuah Tarakan Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan booklet berbasis Kelimpahan dan Dominansi yang mengangkat Potensi lokal disungai sedulun sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan, Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Model Borg and Gall terdiri dari sepuluh tahapan yang terdiri dari: potensi dan masalah, pengumpuan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli praktisi (guru yang mengajar). Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada 6 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 36 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk booklet berbasis potensi lokal yakni kelimpahan dan dominansi kelas pisces di sungai sedulun bagi kelas X SMA yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli isi atau materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5%, ahli media memperoleh kategori layak dengan persentase 79,125% dan praktisi dengan kategori sangat layak dengan persentase 90,97%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 81,20% dengan kategori sangat Layak. Karena telah memenuhi syarat layak yang terdiri dari aspek kelayakan isi atau materi, kelayakan media, dan kelayakan respon pengguna maka Booklet Berbasis Kelimpahan dan Dominansi Kelas Pisces di Sungai Sedulun Bagi Kelas X Sma Hang Tuah Tarakan layak digunakan.

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH KELAS VIII SMP NEGERI 3 MALINAU KOTA TAHUN AJARAN 2020/2021

RITHA NIA JAYANTI
2021 · Thesis · Open Access

Hasil observasi yang dilakukan ditemukan beberapa faktor yang memicu siswa mengalami miskonsepsi diantaranya adalah minat belajar siswa yang rendah, kurang efektifnya pengajaran, serta media pembelajaran yang masih terbatas, terlebih lagi materi sistem peredaran darah merupakan materi yang berpotensi untuk terjadinya miskonsepsi karena materi ini masih bersifat abstrak dan tidak dapat dilihat secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Malinau Kota mengalami miskonsepsi pada materi sistem peredaran darah atau tidak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampling jenuh dimana teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal pilihan ganda beralasan terbuka disertai kolom tingkat keyakinan siswa/Certainty of Response Index (CRI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 41,11% siswa yang mengalami miskonsepsi, 31,33% siswa yang paham konsep dan 14,67% siswa yang tidak paham konsep. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi lebih banyak dibandingkan pada kategori-kategori lainnya. Miskonsepsi yang dialami oleh siswa banyak terjadi pada beberapa konsep mengenai mekanisme sistem peredaran darah dan gangguan atau kelainan pada sistem peredaran darah manusia.

DESKRIPSI KEMAMPUAN GURU DALAM MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SESUAI KURIKULUM 2013 DI KELAS IV SD CITRA BANGSA TARAKAN

MELDA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan yang terkait dengan kemampuan guru dalam menerapkan Kurikulum 2013. Pertama, bagaimana kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran matematika sesuai kurikulum 2013 dikelas IV SD Citra Bangsa Tarakan?. Kedua, bagaimana kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika sesuai kurikulum 2013 dikelas IV SD Citra Bangsa Tarakan?. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Citra Bangsa Tarakan. Fokus penelitian ini adalah kemampuan guru dalam merencanakaan dan melaksanakan pembelajaran Matematika dikelas IV SD Citra Bangsa Tarakan. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru kelas IV B dan siswa kelas IV B. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa guru kelas IVB SD Citra Bangsa Tarakan telah mampu merencanakan pembelajaran dengan memperhatikan prinsip-prinsip penyusunan RPP yang ada. Namun guru perlu mencantumkan media pembelajaran pada RPP serta masih perlu melakukan pengembangan dalam menyusun instrumen penilaian sesuai Kurikulum 2013. Kemudian, dalam melaksanakan pembelajaran guru juga telah mampu melaksanakan pembelajaran sesuai kurikulum 2013. Namun, ada beberapa kegiatan yang belum tercapai yaitu guru belum menyampaikan manfaat pembelajaran, guru belum menggunakan metode dan strategi pembelajaran yang tercantum pada RPP, kegiatan mengumpulkan informasi pada pendekatan saintifik tidak terlaksana sesuai RPP, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran.

STUDI PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SKORING DAN PEMBOBOTAN PADA DAERAH KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN

KURNIAWAN HASBUDY
2021 · Thesis · Open Access

.Banjir merupakan salah satu dari bencana alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Kota Tarakan salah satu daerah di wilayah provinsi Kalimantan Utara yang beberapa daerahnya masuk dalam kategori rawan bencana, terutama bencana banjir. Daerah rawan banjir tersebut antara lain di Kecamatan Tarakan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan daerah yang terdampak rawan banjir dan mengetahui pemetaan daerah rawan banjir dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan antara parameter-parameter faktor kerawanan banjir. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan pemberian bobot dan skor sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing, yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta rawan banjir dimana daerah rawan banjir tejadi di hampir seluruh bagian barat daerah kecamatan Tarakan Barat dengan rincian 0.229 km2 (30%) kategori sangat rawan, 0.132 km2 (17%) kategori rawan, 0.146 km2 (19%) kategori cukup rawan, dan 0.253 km2 (33%) kategori tidak rawan. Pemetaan dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh maka didapatkan faktor utama yang menjadi penyebab kerawanan banjir. Karena selain memiliki bobot yang besar, sebaran kemiringan mencapai 0–3% kategori datar dan 3-8% kategori berombak yang sebagian besar adalah dataran rendah.